{"id":1241,"date":"2020-07-20T09:51:00","date_gmt":"2020-07-20T02:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=1241"},"modified":"2022-08-19T11:49:52","modified_gmt":"2022-08-19T04:49:52","slug":"menyelamatkan-bisnis-start-up-dengan-pivot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/menyelamatkan-bisnis-start-up-dengan-pivot","title":{"rendered":"Pemicu Utama Start Up Melakukan Pivot Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7c89j\">Dunia <em>start up <\/em>bergerak dengan sangat dinamis. Ada <em>start up <\/em>yang mampu menggaet konsumen dalam waktu singkat. Di sisi lain, perjalanan panjang harus ditempuh beberapa <em>start up <\/em>hingga produknya diterima oleh pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7g0lh\">Promosi produk di media sosial, menawarkan potongan harga, dan ratusan strategi lain telah dilakukan. Sayangnya, berbagai upaya tersebut terkadang tidak membuahkan hasil yang signifikan. Meski telah lakukan berbagai cara, sudah saatnya berpikir bahwa ada yang salah dengan bisnis anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-9n5pv\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/post\/penyebab-utama-start-up-bangkrut\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>5 Penyebab Utama Start Up Bangkrut<\/u><\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a6ml5\">Bisnis yang tidak kunjung berkembang jadi indikasi untuk melakukan pivot. Pivot ialah mengubah model bisnis <em>start up <\/em>tanpa mengubah atau mengganti visi bisnis <em>start up <\/em>tersebut. <em>Pivoting<\/em> menjadi solusi menghindari kebangkrutan sebuah <em>start up. <\/em>Beberapa kondisi ini yang menjadi pemicu utama <em>start up <\/em>melakukan pivot.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-95l3k\">Keliru Menganalisis Pasar<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-8.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1243\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-8.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-8-325x183.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-8-200x112.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><figcaption>via <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.freepik.com\/\" target=\"_blank\">Freepik<\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-o9m8\">Sebuah bisnis tentu memiliki target pasarnya tersendiri. Dengan asumsi produknya sangat berguna bagi kalangan tertentu, sebuah <em>start up <\/em>kerap terburu-buru hadirkan sebuah produk. Hal ini lah yang pada akhirnya membuat produk bisnis tidak diterima oleh pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-eaptu\">Kesalahan itu juga yang dialami <em>start up <\/em>asal Kota Yogyakarta Fitiline. <em>Start up <\/em>ini awalnya merupakan <em>platform <\/em>belajar <em>fashion online <\/em>yang menyasar pengrajin pakaian. Namun, pasar yang ditargetkan Fitiline tidak tepat sasaran mengingat masih banyak pengrajin pakaian yang tidak melek teknologi. Sehingga, <em>platform e-learning <\/em>yang diusung Fitiline tidak mampu berkembang<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-d7404\"><a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/id.techinasia.com\/fitinline-perbarui-tampilan-dan-fokus-menjadi-marketplace-b2b\" target=\"_blank\"><u>Fitiline<\/u><\/a> terselamatkan setelah melakukan <em>Pivoting <\/em>dengan berubah menjadi <em>start Up Business To Business (B2B) fashion. <\/em>Tidak berhasil menggaet pengrajin menggunakan <em>e-learning\u00ad-nya, <\/em>Fitilne akhirnya menggandeng pengrajin pakaian tersebut menjadi mitra. Hingga akhirnya, Fitiline menjadi <em>start up <\/em>yang menghubungkan masyarakat yang ingin membuat pakaian seragam dengan pengrajin pakaian pilihannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-b0o8p\">Tidak Mengetahui Keunggulan Produk<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"416\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-8.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1244\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-8.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-8-325x183.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-8-200x112.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><figcaption>via <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.freepik.com\/\" target=\"_blank\">Freepik<\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-1r6op\">Menghadirkan banyak fitur produk tidak selamanya membuahkan hasil maksimal. Dari tujuan menggaet dan memenuhi berbagai kebutuhan konsumen dalam satu produk, strategi ini justru dapat jadi bumerang bagi bisnis anda. Pasalnya, fitur yang terlalu banyak membuat produk menjadi tidak fokus serta berpotensi menutupi keunggulan utama produk tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-dbc00\">Sebelum akhirnya fokus menjadi aplikasi berbagai foto dan video, Instagram sempat kesulitan berkembang akibat terlalu banyak fitur yang dihadirkan. Sebelum berganti nama menjadi Instagram, aplikasi ini sempat dirilis dengan nama Burbn. Namun, Burbn gagal berkembang setelah banyaknya fitur seperti <em>check in <\/em>lokasi, membagikan jadwal dengan pengguna lain, hingga mengunggah gambar tidak diminati pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-aiqus\">Hingga akhirnya, <u>Burbn pivoting<\/u> dengan memfokuskan diri pada lebih sedikit fitur dan menonjolkan keunggulan fitur utama produk tersebut. Hasil dari pivot ini lah yang saat ini melahirkan Instagram, salah satu media sosial paling laris di dunia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-78fa9\">Terdampak Bencana atau Wabah<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"493\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-7.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1245\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-7.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-7-325x217.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-7-200x133.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><figcaption>via <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.freepik.com\/\" target=\"_blank\"><u>Freepik<\/u><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-2k3ii\">Pandemi Covid-19 yang telah mewabah di seluruh dunia membuat pemerintah di setiap Negara membatasi pergerakan masyarakatnya. kebijakan itu diambil karena risiko transmisi virus yang tinggi. Dibatasinya ruang gerak masyarakat untuk bepergian secara langsung membuat <em>start up <\/em>di sektor <em>travel <\/em>langsung terkena imbasnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-clrpu\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/post\/menghadapi-new-normal-dengan-riset-pasar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Menghadapi New Normal dengan Riset Pasar<\/u><\/a><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-bkfdq\">Terganjalnya operasional layanan jadi konsekuensi dasar yang harus dihadapi <em>start up <\/em>tersebut. beberapa diantaranya bahkan harus tumbang. Namun, ada pula yang berhasil mengambil celah tanpa melanggar kebijakan yang diterapkan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-fbpen\">Salah satunya ialah<a href=\"https:\/\/www.techinasia.com\/klook-pivots-adapts-new-normal\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <u>Klook,<\/u><\/a> <em>start up online travel agency <\/em>asal Hongkong yang hadirkan layanan \u201cjalan-jalan\u201d dari rumah. Layanan baru ini diberi nama Klok Home. Beragam aktivitas menyenangkan mulai dari konsultasi kebugaran, kursus keterampilan <em>online, <\/em>hingga bisa memesan jasa perawatan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-egknt\">Upaya pivot ini dilakukan Klook untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Layanan ini pun dapat diakses pengguna Klook di berbagai Negara, termasuk Indonesia. Situasi yang berubah drastis ini berhasil diatasi Klook karena adaptif dan mampu melihat kebutuhan baru pangsa pasarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pangsa Pasar tidak Familiar dengan Model Bisnis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"676\" height=\"410\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-5.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1246\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-5.webp 676w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-5-325x197.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/5-5-200x121.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 676px) 100vw, 676px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-dnvo2\">Setiap pangsa pasar memiliki karakteristiknya masing-masing. Itulah mengapa, model bisnis yang sukses besar di suatu Negara belum tentu bernasib sama bila diterapkan di Negara lain. Sebab, pada akhirnya, pasar lah yang akan mengevaluasi dan menilai model bisnis tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-f5ecg\">Meski model bisnis tidak cocok dengan karakteristik pangsa pasar, bukan berarti <em>start up <\/em>tersebut dipastikan bakal gagal. Pivot dapat menjadi upaya penyelamatan <em>start up. <\/em>Meski tentu, diperlukan riset pasar dan analisis model bisnis yang mendalam agar pivot dapat sukses.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-3ub9a\">Fenomena ini pernah dialami oleh<a href=\"https:\/\/dailysocial.id\/post\/pivot-bisnis-akseleran\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <u>Akseleran<\/u><\/a>, <em>start up P2P Lending <\/em>yang menghubungkan pemberi dan peminjam dana dengan skema pinjaman. Pada awal peluncuran, Akseleran menerapkan skema ekuitas yang terbilang baru di Indonesia. alasan lain menerapkan skema ekuitas juga ialah kesulitan pemilik modal dalam mengakses pasar modal. Berbekal hipotesis tersebut, Akseleran pun resmi diluncurkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-erkdc\">Namun, hipotesis tersebut tidak tepat karena mengabaikan karakteristik pasar Indonesia. Pertumbuhan <em>start up <\/em>ini lambat karena pasar Indonesia masih tidak reseptif terhadap model pendanaan berbasis ekuitas. Model bisnis itu semakin tidak prospektif karena pada masa itu skema ekuitas belum didukung payung hukum dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga akhirnya, aturan soal <em>equity crowdfunding <\/em>tertuang dalam<a href=\"https:\/\/www.ojk.go.id\/id\/regulasi\/Documents\/Pages\/Layanan-Urun-Dana-Melalui-Penawaran-Saham-Berbasis-Teknologi-Informasi-%28Equity-Crowdfunding%29\/POJK%2037%20-%202018.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> <u>Peraturan OJK Nomor 37\/POJK.04\/2018<\/u><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-ehc6c\">Sambutan yang kurang positif itu dihadapi Akseleran dengan merubah model bisnis nya menjadi <em>P2P Lending <\/em>berbasis pinjaman. Setelah enam bulan Pivot, jumlah pinjaman yang berhasil disalurkan Akseleran mengalami lonjakan tinggi dengan menyentuh angka Rp 36 Miliar. Padahal, dalam kurun waktu yang sama namun dengan skema ekuitas, jumlah pinjaman yang tersalurkan hanya mencapai Rp 2 Miliar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-e0827\"><em>Start up <\/em>memang dikenal sebagai bisnis penuh risiko. Maka, bukan fenomena baru apabila produk <em>start up <\/em>tidak disambut baik oleh pasar. Oleh karena itu, bongkar pasang model bisnis baru dapat dilakukan pelaku bisnis ini untuk menghadapi peluang baru ketika kondisi perusahaan mengalami kebuntuan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dunia start up bergerak dengan sangat dinamis. Ada start up yang mampu menggaet konsumen dalam waktu singkat. Di sisi lain, perjalanan panjang harus ditempuh beberapa start up hingga produknya diterima oleh pasar. Promosi produk di media sosial, menawarkan potongan harga, dan ratusan strategi lain telah dilakukan. Sayangnya, berbagai upaya tersebut terkadang tidak membuahkan hasil yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1242,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","page_builder":"","footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-1241","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-management"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1241"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1241\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5113,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1241\/revisions\/5113"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1242"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}