{"id":1330,"date":"2020-09-22T12:14:00","date_gmt":"2020-09-22T05:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=1330"},"modified":"2024-02-21T02:55:23","modified_gmt":"2024-02-21T02:55:23","slug":"10-brand-minuman-kekinian-yang-paling-digemari-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/10-brand-minuman-kekinian-yang-paling-digemari-masyarakat","title":{"rendered":"10 Brand Minuman kekinian yang Paling Digemari Masyarakat"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-foo\">Di tahun ini, masyarakat dibanjiri dengan kedatangan berbagai tren makanan dan minuman. Popularitas makanan dan minuman semakin menanjak karena ditopang oleh konten media di beberapa <em>platform.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-84pj8\">Setiap harinya, kita disuguhi konten, baik dari teman atau pengiklan di berbagai media yang berkaitan dengan tren makanan dan minuman. Masyarakat, secara sadar atau pun tidak menjadi gampang untuk terjun ke dalam tren makanan dan minuman tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-fq4ba\">Terlebih, menurut riset Populix yang melibatkan 961 responden menemukan bahwa, iklan makanan dan minuman menjadi konten yang paling mempersuasi khalayak. Iklan makanan dan minuman bercokol di peringkat pertama sebagai iklan yang paling sukses mencuri hati khalayak dengan persentase mencapai 38%, diikuti oleh produk kesehatan dengan 26% dan produk kecantikan yang mencacatkan raihan 17%.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"419\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1-24.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1331\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1-24.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1-24-325x184.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1-24-200x113.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-co435\">Salah satu tren makanan dan minuman atau <em>food and beverage <\/em>yang paling sering hilir mudik di masyarakat ialah minuman kekinian. Tren minuman kekinian, seperti <em>thai tea, <\/em>es kopi susu, hingga <em>brown sugar milk <\/em>digemari masyarakat pada beberapa tahun ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-1mea6\">Tren ini berkembang pesat dan memiliki pangsa pasar yang luas. Potensi besar pada bisnis minuman kekinian pada akhirnya menjadikan sektor ini memiliki persaingan cukup ketat antar pelaku usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-dclr1\">Populix membingkai tren minuman kekinian ini dalam sebuah riset yang melibatkan 627 responden. Riset ini didominasi oleh kalangan generasi Z dengan tingkat partisipasi mencapai 42%. Populix menemukan setidaknya ada 10 \u2018pemain\u2019 atau <em>brand <\/em>yang paling populer di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-fhhes\">Chatime Paling Digemari<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"539\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-23.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1332\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-23.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-23-325x237.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-23-200x146.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-9njo1\">Tahun 2020 kerap disebut sebagai periode emas para pengusaha kopi. Rupanya, kepopuleran es kopi susu masih belum bisa menggeser produk minuman kekinian berbahan dasar teh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7g4dk\">Pada riset Populix, Chatime menempati posisi tertinggi sebagai minuman kekinian terpopuler. Chatime, dengan produk minuman teh susu mutiara (<em>bubble tea) <\/em>andalannya ini dipilih oleh 83% responden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-2f0a4\">Jaringan kedai minuman asal Taiwan ini telah memiliki lebih dari seribu kedai di 26 negara. Di Indonesia, Chatime merupakan unit bisnis di bawah naungan Kawan Lama (KL) Group Sejak 2011 silam.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/static.wixstatic.com\/media\/a27d24_ab91484f0674420d866b48fdf367cb2c~mv2.jpg\/v1\/fit\/w_750,h_552,al_c,q_20,enc_auto\/file.jpg\" alt=\"riset populix, tren minuman kekinian\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-969qk\">Popularitas Chatime, menurut Riset Populix, tergolong merata di berbagai kalangan umur. <em>Brand <\/em>Chatime mendapat suara hingga 82% oleh generasi z (18-24 tahun) dan milenial (25-29 tahun). Bahkan, tidak terdapat ketimpangan suara pada kalangan usia yang lebih lanjut. Chatime dipilih 76% responden usia 30-34 tahun dan 77% untuk kalangan usia. 35-40 tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-6tnds\">Bisnis Es Kopi Susu Masih Terus Tumbuh<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-f16cu\">Dua <em>brand <\/em>es kopi susu menempati peringkat kedua dan ketiga minuman kekinian paling populer berikutnya. Hanya terdapat selisih 1% suara dalam perolehan kedua <em>brand <\/em>ini. Kopi kenangan unggul dengan 78% suara responden dan Janji Jiwa berada di tempat ketiga dengan 77% suara.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"539\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-12.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-1333\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-12.webp 740w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-12-325x237.webp 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-12-200x146.webp 200w\" sizes=\"(max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-2kalr\">Kopi Kenangan menjadi perusahaan yang tengah menggenjot bisnisnya setelah mendapat pendanaan dari beberapa investor. Dana tersebut juga menjadi salah satu pemicu penjualan Kopi Kenangan yang mampu mencapai 1 juta gelas per bulan pada 2019 lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-38n4i\">Es Kopi Susu ala Kopi Kenangan paling banyak diminati dengan persentase mencapai 78%. Sementara itu, Janji Jiwa mendapat suara sebesar 79%. Menariknya, popularitas dua <em>brand <\/em>kopi ini masih meninggalkan celah. Pasalnya, terdapat rasio hingga lebih dari 10% dari responden yang hanya mengetahui dan responden yang pernah membeli kopinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-9omh2\">Sebanyak 76% responden riset ini mengaku tahu atau familiar dengan Kopi Kenangan. Namun, responden yang pernah mencoba produk Kopi Kenangan hanya mencapai 60%. Kondisi tidak jauh berbeda dialami oleh Janji Jiwa. Perolehan responden yang familiar dengan <em>brand <\/em>ini berada di angka 76%. Sementara itu, responden yang mengaku pernah mencoba Janji Jiwa masih berada di angka 58%.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-8ccgs\">Pamor <em>Thai Tea <\/em>Meredup<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-4n4s1\">Di awal kemunculannya pada 2018, masyarakat rela mengantre berjam-jam untuk menikmati minuman teh asal Thailand ini. <em>Thai Tea <\/em>awalnya dikuasai oleh waralaba di pusat perbelanjaan saja. Waralaba <em>Thai Tea <\/em>yang bermunculan antara lain Dum Dum, Think Tai, hingga Rachacha Thai Tea. Namun kini, masyarakat biasa telah bisa meracik minuman<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-ef1lh\">ini dengan merek sendiri sehingga pamor <em>brand <\/em>Thai Tea mulai surut di tahun ini<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-beham\">Dalam Riset Populix, hanya ada nama Dum-Dum yang termasuk ke dalam 10 minuman kekinian terpopuler di Indonesia. Dum Dum pun hanya berhasil menempati posisi ke enam dengan total suara mencapai 70%. Dum Dum masih dikalahkan oleh Haus! Dan Xi Bo Ba yang masing-masing mendapat 74% dan 72% suara responden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-1qvsu\">Pangsa pasar yang luas membuat potensi bisnis minuman kekinian begitu besar. Tidak<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-3pgr9\">heran, berbagai <em>brand <\/em>sangat gencar dalam menggaet pasarnya masing-masing. Hal itu membuat persaingan bisnis minuman kekinian sangat ketat dan dinamis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-4cdba\">Ingin membaca report &#8216;Top 10 Minuman Kekinian&#8217; selengkapnya? <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/product\/consumer-trend-report\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><u>Download gratis disini!<\/u><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tahun ini, masyarakat dibanjiri dengan kedatangan berbagai tren makanan dan minuman. Popularitas makanan dan minuman semakin menanjak karena ditopang oleh konten media di beberapa platform. Setiap harinya, kita disuguhi konten, baik dari teman atau pengiklan di berbagai media yang berkaitan dengan tren makanan dan minuman. Masyarakat, secara sadar atau pun tidak menjadi gampang untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1335,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","page_builder":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[10,46,57,77],"class_list":["post-1330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","tag-gaya-hidup","tag-bisnis","tag-riset-populix","tag-riset-pasar"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1330"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40221,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1330\/revisions\/40221"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1335"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}