{"id":1426,"date":"2023-12-22T10:31:18","date_gmt":"2023-12-22T10:31:18","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=1426"},"modified":"2026-03-11T07:41:45","modified_gmt":"2026-03-11T07:41:45","slug":"apa-itu-marketplace","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/apa-itu-marketplace","title":{"rendered":"Apa Itu Marketplace? Pengertian, Jenis, Contoh Lengkapnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7j0gr\">Apa itu <em>marketplace<\/em>? <em>Marketplace<\/em> merupakan istilah yang cukup populer di kalangan masyarakat. Dilihat dari arti katanya, <em>marketplace<\/em> adalah tempat serupa pasar di mana seseorang bisa membeli barang ataupun <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-jualan-online\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><u><strong>jualan online<\/strong><\/u><\/a>. Namun, benarkah begitu?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-b7akq\">Ya, <em>marketplace <\/em>adalah sebuah platform<em> online <\/em>yang berperan sebagai perantara atau pihak ketiga antara penjual dan pembeli. Anda pun dapat menemukan bermacam-macam barang di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-ahjvq\">Lantas, jika sama-sama beroperasi secara <em>online<\/em>, apa yang menjadi perbedaan<em> e-commerce<\/em> dan <em>marketplace<\/em>? Yuk, temukan jawabanya melalui artikel berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-1sklf\"><strong>Apa Itu Marketplace?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-afngr\"><em>Marketplace<\/em> adalah istilah dari Bahasa Inggris yang berarti pasar. Namun seiring berjalannya waktu, kini arti <em>marketplace<\/em> berkembang menjadi lebih spesifik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-afngr\"><em>Marketplace<\/em> adalah<em> website<\/em> yang dapat menghubungkan penjual dengan pembeli dalam satu tempat melalui internet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a6gbr\">Singkatnya, penjual dan pembeli akan bertemu secara <em>online<\/em> di dalam <em>website<\/em> yang telah disediakan oleh pemilik <em>marketplace<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a6gbr\">Setelah <em>deal,<\/em> pembeli akan melakukan pembayaran lalu barang akan dikemas dan dikirim oleh penjual.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-7knpc\"><strong>Pengertian Marketplace Menurut Ahli<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-d8a9r\">Dari banyaknya opini yang berkembang, setidaknya ada 3 pengertian <em>marketplace <\/em>menurut para ahli berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-36mbb\"><strong>1. Strauss<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-4orp6\"><em>Marketplace<\/em> adalah pemakaian data elektronik serta aplikasi perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, harga sebuah ide, distribusi barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang sesuai dengan tujuan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-1veo2\"><strong>2. Smith dkk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-8s8f3\"><em>Online marketplace<\/em> adalah penerapan teknologi digital sebagai sarana untuk mencapai <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/strategi-pemasaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">tujuan pemasaran<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-2jf8g\"><strong>3. Opiida<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-2la2a\">Menurut Opiida, pengertian <em>online marketplace <\/em>adalah media <em>online <\/em>berbasis internet yang digunakan sebagai tempat transaksi bisnis, di mana pembeli bisa mencari penjual sebanyak mungkin sesuai kriteria dengan harga pasar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-84o8e\"><strong>Jenis Marketplace<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/parcel-paper-cartons-with-shopping-cart-logo-trolley-laptop-keyboard.jpg\" alt=\"apa itu marketplace\" class=\"wp-image-39206\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/parcel-paper-cartons-with-shopping-cart-logo-trolley-laptop-keyboard.jpg 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/parcel-paper-cartons-with-shopping-cart-logo-trolley-laptop-keyboard-300x200.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/parcel-paper-cartons-with-shopping-cart-logo-trolley-laptop-keyboard-768x512.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/parcel-paper-cartons-with-shopping-cart-logo-trolley-laptop-keyboard-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-9ia0e\"><em>Marketplace<\/em> sendiri terbagi dalam beberapa jenis baik berdasarkan tipe kesepakatan kerjasama maupun jenis produk yang ditawarkan. Berikut penjelasan mengenai 5 jenis <em>marketplace<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-ftf01\"><strong>1. Marketplace Murni<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-3k9b4\">Apa itu <em>marketplace<\/em> murni? Berdasarkan konsep ini, <em>marketplace<\/em> adalah tempat atau sarana yang disediakan bagi penjual untuk mengiklankan barangnya dengan menyediakan foto produk dan deskripsinya secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-386mq\"><em>Online marketplace <\/em>murni memberi lebih banyak keleluasaan bagi penjual dibandingkan konsinyasi. Dalam jenis <em>marketplace<\/em> murni, penjual dan pembeli dapat saling menerima penawaran harga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-386mq\">Sehingga saat melakukan pembayaran ke rekening <em>online marketplace<\/em>, kedua belah pihak telah sepakat akan satu harga yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-8jbit\">Ada beberapa brand ternama yang menerapkan jenis ini, contoh marketplace adalah berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bukalapak<\/li>\n\n\n\n<li>Tokopedia<\/li>\n\n\n\n<li>Lazada<\/li>\n\n\n\n<li>Shopee<\/li>\n\n\n\n<li>Blibli<\/li>\n\n\n\n<li>Amazon<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-jualan-di-tokopedia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Cara Jualan di Tokopedia Dari Awal agar Dapat Pelanggan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-btr93\"><strong>2. Marketplace Konsinyasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-2shmc\">Berbeda dengan jenis<em> marketplace<\/em> murni, jenis kerja sama yang ditawarkan konsinyasi menggunakan sistem titip barang. Dengan konsep konsinyasi, contoh <em>marketplace<\/em> adalah Zalora dan Sociolla.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-96d2i\">Perbedaannya terletak pada peran penjual dan alur transaksinya. Di sini, penjual hanya perlu menyediakan produk beserta deskripsinya. Setelahnya, <em>marketplace <\/em>adalah pihak yang akan mengurus penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-6eba9\">Mulai dari foto produk, penyediaan gudang, pengemasan dan pengiriman barang hingga fasilitas pembayaran. Sehingga, seluruh alur transaksi ditangani langsung oleh pihak <em>online marketplace<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-6ksm9\"><strong>3. Marketplace Horizontal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a6j3g\">Horizontal <em>marketplace<\/em> adalah<em> website <\/em>dan aplikasi yang menjual berbagai barang dan jasa dari beragam kategori. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a6j3g\">Biasanya, <em>marketplace<\/em> horizontal melabeli dirinya sebagai toko serba ada dengan mengandalkan kenyamanan sebagai nilai jual utamanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7gi0a\">Jenis ini menyediakan beraneka macam barang, mulai dari kosmetik, pakaian, makanan, minuman, elektronik, buku hingga perabot kebutuhan rumah tangga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-7gi0a\">Contoh <em>marketplace <\/em>horizontal buatan anak bangsa yang terkenal adalah Tokopedia dan Bukalapak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-32urj\"><strong>4. Marketplace Vertikal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-bibph\">Berbeda dengan jenis horizontal yang menawarkan berbagai macam produk, konsep vertikal <em>marketplace <\/em>adalah situs dengan spesialisasi<strong> <\/strong>tersendiri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-bibph\"><em>Marketplace <\/em>vertikal hanya akan memasarkan produk dari satu kategori tertentu saja melalui situs webnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-8p88c\">Mengangkat konsep vertikal, salah satu contoh <em>marketplace<\/em> adalah Sociolla yang berfokus pada produk kosmetik dan perawatan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-82l16\"><strong>5. Marketplace Global<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-5igno\">Apa itu <em>marketplace <\/em>global? Sesuai namanya, global <em>marketplace<\/em> adalah <em>website <\/em>yang dapat menjadi tempat transaksi jual beli beragam jenis produk dari banyak sumber di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-6eonv\">Tipe ini merupakan jenis yang paling banyak diketahui oleh masyarakat. Contoh global <em>marketplace <\/em>adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Shopee (Southeast Asia)<\/li>\n\n\n\n<li>Etsy<\/li>\n\n\n\n<li>Amazon<\/li>\n\n\n\n<li>eBay.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-jualan-di-shopee\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Cara Jualan di Shopee agar Cepat Laku &amp; Dapat Pesanan!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-2if4d\"><strong>Perbedaan Ecommerce dan Marketplace<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-5im6j\">Berbeda dengan <em>marketplace<\/em> yang hanya menyediakan tempat untuk transaksi, <em>ecommerce<\/em> lebih berfokus pada penjualan produk di brand itu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-5im6j\">Berikut beberapa perbedaan <em>e-commerce<\/em> dan <em>marketplace <\/em>yang perlu diketahui.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-8ab3a\"><strong>1. Teknik Marketing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a03ap\"><em>E-commerce <\/em>dan <em>marketplace<\/em> punya cara berbeda dalam mendapatkan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-a03ap\"><em>E-commerce<\/em> bergantung pada <em>traffic website<\/em>, sebab transaksi hanya bisa terjadi saat pelanggan menemukan <em>website <\/em>tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-78lv6\">Sedangkan ketika Anda menggunakan <em>marketplace<\/em> yang telah memiliki nama, Anda hanya perlu berfokus pada bagaimana cara memenangkan kompetisi dengan toko lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, bagi pelaku usaha yang ingin mengelola banyak <em>marketplace<\/em> sekaligus secara efisien, penggunaan <em><strong><a href=\"https:\/\/desty.mekari.com\/fitur\/integrasi-platform\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">software omnichannel marketplace<\/a><\/strong><\/em> dapat membantu menyatukan pengelolaan produk, stok, pesanan, dan laporan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satunya adalah<strong> <a href=\"https:\/\/desty.mekari.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Mekari Desty<\/a><\/strong>, platform <em>omnichannel marketplace<\/em> yang membantu pebisnis mengelola produk, stok, manajemen gudang dalam satu dasbor terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-105dn\"><strong>2. Pilihan Produk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-3hh7j\">Di <em>marketplace<\/em>, penjual harus mengikuti kategori yang telah dibuat oleh sistem. Sementara <em>e-commerce <\/em>memungkinkan Anda untuk lebih bebas dalam pengkategorian atau <em>setting<\/em> tampilan produk sesuai yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-d6m\"><strong>3. Pengeluaran Uang dan Waktu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-achqb\">Bagi Anda yang masih pemula, menggunakan <em>marketplace<\/em> tentu akan jauh lebih mudah daripada <em>ecommerce<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-achqb\">Mengapa demikian? Sebab, Anda hanya perlu membuat akun toko yang selanjutnya langsung bisa digunakan untuk bertransaksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-6njlp\">Singkatnya, dengan menggunakan <em>marketplace<\/em> Anda hanya menata penjualan tanpa perlu memelihara website.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-d3qsv\">Sedangkan untuk membangun <em>website ecommerce<\/em> perlu proses panjang dan banyak hal yang perlu diperhatikan, seperti perawatan <em>website<\/em>, perihal server, domain dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"viewer-de9k\"><strong>4. Pendekatan Pelanggan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-e3ias\"><em>E-commerce <\/em>dan <em>marketplace <\/em>punya pendekatan berbeda. Untuk<em> e-commerce <\/em>akan lebih fokus pada pengembangan<em> website<\/em> agar tampilan <em>website<\/em> lebih menarik untuk <em>user<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-3uhqk\">Sementara toko-toko di <em>marketplace <\/em>akan saling berlomba untuk mendapatkan ulasan bagus dari para pembeli karena dengan ulasan tersebut, toko Anda akan lebih dipercaya oleh <em>user <\/em>dan<em> marketplace <\/em>itu sendiri<em>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-6sq0\">Walau memiliki banyak perbedaan, <em>ecommerce<\/em> dan <em>marketplace<\/em> adalah dua platform yang kini berkembang menjadi media jual beli<em> online<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-6sq0\">Hanya dengan memanfaatkan kedua platform tersebut, Anda dapat melakukan transaksi tanpa harus bertemu secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">***<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-460mq\">Itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu <em>marketplace <\/em>dan perbedaannya dengan<em> e-commerce.<\/em> Bagi pemilik usaha yang ingin menjual barangnya secara praktis, <em>marketplace<\/em> cocok untuk menjadi pilihan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\" id=\"viewer-460mq\">Namun sebelum itu, kenali target pasar dan kebutuhan konsumen Anda lewat survei <em>online<\/em> <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/product\/poplite?utm_source=blog&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=apa-itu-marketplace&amp;utm_id=blog&amp;utm_term=apa-itu-marketplace&amp;utm_content=apa-itu-marketplace\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">PopSurvey (sebelumnya Poplite)<\/a><\/strong> yang mana datanya dapat diolah menjadi strategi dalam<strong> <\/strong>mendatangkan lebih banyak konsumen.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/product\/poplite?utm_source=blog&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=apa-itu-marketplace-banner&amp;utm_id=blog&amp;utm_term=apa-itu-marketplace-banner&amp;utm_content=apa-itu-marketplace-banner\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"235\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-1024x235.jpg\" alt=\"PopSurvey Populix platform survei online\" class=\"wp-image-45369\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-1024x235.jpg 1024w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-300x69.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-768x176.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-1536x352.jpg 1536w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1-200x46.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/PopSurvey-Populix-1.jpg 1823w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/cara-jualan-di-marketplace-fb\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">11 Cara Jualan di Marketplace FB agar Laris Manis, Mudah!<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu marketplace? Marketplace merupakan istilah yang cukup populer di kalangan masyarakat. Dilihat dari arti katanya, marketplace adalah tempat serupa pasar di mana seseorang bisa membeli barang ataupun jualan online. Namun, benarkah begitu? Ya, marketplace adalah sebuah platform online yang berperan sebagai perantara atau pihak ketiga antara penjual dan pembeli. Anda pun dapat menemukan bermacam-macam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1427,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","postBodyCss":"","postBodyMargin":[],"postBodyPadding":[],"postBodyBackground":{"backgroundType":"classic","gradient":""},"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[46],"class_list":["post-1426","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","tag-bisnis"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1426","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1426"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49561,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1426\/revisions\/49561"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1427"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}