{"id":32826,"date":"2023-07-25T17:17:55","date_gmt":"2023-07-25T10:17:55","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=32826"},"modified":"2024-01-04T05:03:44","modified_gmt":"2024-01-04T05:03:44","slug":"footnote-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/footnote-adalah","title":{"rendered":"Footnote: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam jurnal ataupun karya tulis lainnya tentu Anda pernah menemukan <em>footnote <\/em>atau catatan kaki. <em>Footnote <\/em>adalah referensi, penjelasan, atau komentar yang ditempatkan di bawah teks utama pada beragam karya tulis. Catatan kaki diidentifikasi dalam teks dengan angka atau simbol. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut pemaparan Dr. Richard Nordquist, English &amp; Rhetoric Professor di University of Georgia, pada laman <em><a href=\"https:\/\/www.thoughtco.com\/footnote-research-term-1690866\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">ThoughtCo<\/a><\/em>, dalam makalah penelitian ataupun laporan, catatan kaki umumnya menyebutkan sumber fakta dan kutipan yang muncul dalam teks. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, seperti apa bentuk catatan kaki atau <em>footnote <\/em>dalam penelitian? Bagaimana pula cara membuatnya yang tepat? Simak terus artikel ini untuk informasi selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Footnote?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171412.png\" alt=\"footnote adalah\" class=\"wp-image-32839\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171412.png 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171412-325x217.png 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171412-768x512.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171412-200x133.png 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, <em>foot note <\/em>adalah catatan kaki atau referensi yang tercantum di bagian bawah halaman esai penelitian yang mendokumentasikan sumber atau memberikan informasi tambahan kepada pembaca. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip laman <em><a href=\"https:\/\/www.trentu.ca\/history\/footnotes-and-bibliographies\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Trent University,<\/a> <\/em>catatan ini dapat memberi tahu pembaca tentang sumber Anda menemukan informasi, dan memungkinkan pembaca untuk mengeksplorasi ide-ide Anda secara lebih mendalam. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak mengakui kata-kata atau ide orang lain, serta meninggalkan kesan bahwa itu milik Anda sendiri, adalah pelanggaran yang sangat serius. Oleh karena itu, keberadaan <em>footnote <\/em>ini amatlah penting. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut catatan sumber pada karya tulis Anda, termasuk dalam esai penelitian, untuk hal berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kutipan, parafrase, argumen, dan ide-ide unik. <\/li>\n\n\n\n<li>Informasi statistik atau informasi spesifik lainnya yang tidak umum diketahui.<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi kontroversial atau diperdebatkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mencantumkan sumber, catatan termasuk <em>footnote<\/em> juga dapat berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan informasi pelengkap yang tidak sesuai dalam teks utama esai Anda, atau dapat mengalihkan perhatian pembaca dari argumen utama Anda. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/grounded-theory-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Grounded Theory Adalah: Pengertian, Jenis, Cara Melakukan, Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Footnote atau Catatan Kaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan tujuan penggunaannya, ada dua jenis <em>footnote<\/em>, yakni catatan kaki konten dan catatan kaki izin hak cipta. Berikut ini penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Catatan Kaki Konten<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis ini dikenal juga sebagai kutipan bibliografi. Memberikan informasi tambahan tentang ide dan topik yang Anda jelajahi di bagian utama tulisan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Catatan Kaki Izin Hak Cipta<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Footnote <\/em>ini menunjukkan kutipan atau teks yang Anda gunakan dengan izin dari penerbit atau sumber asli. Jenis catatan kaki ini diperlukan jika Anda memproduksi teks dan kutipan yang panjang serta memiliki hak cipta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/fenomenologi-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fenomenologi Adalah: Pengertian, Metode Pendekatan, Contoh<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menulis Footnote atau Catatan Kaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171241.jpg\" alt=\"cara menulis footnote\" class=\"wp-image-32842\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171241.jpg 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171241-325x217.jpg 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171241-768x512.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171241-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip laman <em><a href=\"https:\/\/uk.indeed.com\/career-advice\/career-development\/how-to-do-footnotes#:~:text=Types%20of%20footnotes,use%20both%20types%20of%20footnotes.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Indeed<\/a><\/em>, inilah cara-cara yang perlu Anda perhatikan saat membuat catatan kaki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Periksa Apakah Pembaca Perlu Footnote atau Endnote<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda menulis makalah akademis atau artikel untuk dipublikasikan, tinjau panduan atau saran editorial yang menyatakan jenis kutipan yang akan digunakan dan formatnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembaca sering lebih suka catatan kaki daripada catatan akhir karena informasi tambahan ada di halaman yang sama. Dengan catatan akhir, Anda membuat bagian terpisah untuk dokumen Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Identifikasi Potongan Informasi yang Ingin Anda Kutip<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah Anda memiliki <em>draft<\/em> tulisan, bacalah untuk mengidentifikasi topik, ide, atau kutipan yang memerlukan catatan kaki. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikan definisi atau latar belakang dari satu kata atau tambahkan lebih banyak informasi tentang konsep yang dieksplorasi kalimat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, tempatkan nomor catatan kaki Anda secara berurutan tepat setelah kata atau pernyataan yang ingin Anda uraikan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Masukkan Nomor Superskrip ke Dalam Teks<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angka superskrip lebih kecil, duduk di atas garis dan muncul tepat sebelum atau sesudah titik akhir kalimat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan nomor yang sesuai dari setiap entri catatan kaki untuk memberi tahu pembaca di mana mencari informasi tambahan atau kutipan yang Anda sajikan di bagian bawah halaman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tambahkan nomor superskrip dengan menggunakan pengaturan pemformatan program pengolah kata Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Buat Entri Catatan Kaki Bernomor Urut di Bagian Bawah Halaman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap nomor superskrip dalam teks sesuai dengan entri catatan kaki di bagian bawah halaman. Anda dapat menggunakan <em>footer <\/em>halaman untuk memisahkan catatan kaki dari badan teks. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan bahwa informasi yang diberikan dalam entri catatan kaki berlaku untuk topik yang benar atau kata-kata yang dijabarkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Tambahkan Informasi yang Ingin Anda Masukkan ke Footnote<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tambahkan informasi yang ingin Anda bagikan di sebelah catatan kaki bernomor sesuai dengan apakah catatan kaki tersebut adalah catatan kaki konten atau catatan kaki izin hak cipta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat teks sesingkat mungkin. Anda dapat menambahkan informasi atau referensi dengan mengikuti gaya penulisan yang Anda gunakan untuk dokumen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/hipotesis-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Hipotesis Adalah: Pengertian, Jenis, Cara Menulisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Catatan Kaki atau Footnote<\/strong> <strong>dalam Penelitian<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171314.jpg\" alt=\"contoh footnote atau catatan kaki\" class=\"wp-image-32841\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171314.jpg 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171314-325x217.jpg 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171314-768x512.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/capture-20230725-171314-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Judul Penelitian: Minat Beli Produk Kecantikan di Kalangan Remaja<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>I. Pendahuluan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat beli produk kecantikan di kalangan remaja. <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/data-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Data-data<\/a><\/strong> yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif untuk target pasar ini.\u00b9<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>II. Metode Penelitian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Survei dilakukan terhadap 300 responden remaja usia 15-19 tahun di berbagai wilayah kota besar.\u00b2<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>III. Hasil Penelitian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>1. Persepsi terhadap Produk Kecantikan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mayoritas <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/responden-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">responden<\/a><\/strong> (68%) menyatakan bahwa produk kecantikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan diri mereka.\u00b3<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Tabel 1: Persepsi terhadap Produk Kecantikan<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><thead><tr><th>Persepsi<\/th><th>Persentase<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Meningkatkan kepercayaan diri<\/td><td>68%<\/td><\/tr><tr><td>Tidak terlalu penting<\/td><td>22%<\/td><\/tr><tr><td>Tidak mempengaruhi kepercayaan diri<\/td><td>10%<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Beli<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">a. <strong>Harga Produk<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebanyak 42% responden menyatakan bahwa harga produk menjadi faktor utama yang memengaruhi minat beli mereka.\u2074<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>IV. Kesimpulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk kecantikan memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja, dan harga produk merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi minat beli mereka. Perusahaan dapat menggunakan temuan ini sebagai dasar untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.\u2075<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Catatan Kaki:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00b9 Nama Penulis, &#8220;Judul Jurnal atau Laporan Penelitian,&#8221; Nama Jurnal atau Institusi, Tahun Terbit, Halaman-halaman yang Ditulis.<br>\u00b2 Nama Penulis, &#8220;Judul Jurnal atau Laporan Penelitian,&#8221; Nama Jurnal atau Institusi, Tahun Terbit, Halaman-halaman yang Ditulis.<br>\u00b3 Nama Penulis, &#8220;Judul Jurnal atau Laporan Penelitian,&#8221; Nama Jurnal atau Institusi, Tahun Terbit, Halaman-halaman yang Ditulis.<br>\u2074 Nama Penulis, &#8220;Judul Jurnal atau Laporan Penelitian,&#8221; Nama Jurnal atau Institusi, Tahun Terbit, Halaman-halaman yang Ditulis.<br>\u2075 Nama Penulis, &#8220;Judul Jurnal atau Laporan Penelitian,&#8221; Nama Jurnal atau Institusi, Tahun Terbit, Halaman-halaman yang Ditulis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulisan<em> footnote <\/em>dapat disesuaikan dengan format yang diminta oleh lembaga atau penerbit yang menerima laporan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">***<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian penjelasan terkait catatan kaki atau <em>footnote <\/em>yang perlu Anda pahami. Simak terus artikel Populix untuk mendapatkan informasi bermanfaat lainnya. Tak luput, Populix pun memiliki layanan riset pasar <strong><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blogEnterprise\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Populix for Enterprise<\/a><\/strong> yang dapat membantu Anda dalam melakukan penelitian untuk mengembangkan bisnis. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blogEnterprise\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1400\" height=\"321\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-1400x321.jpg\" alt=\"riset pasar Populix for Enterprise\" class=\"wp-image-16888\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-1400x321.jpg 1400w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-325x75.jpg 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-768x176.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-1536x352.jpg 1536w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1-200x46.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Ppx-Enterprise-1.jpg 1823w\" sizes=\"(max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/elemen-penelitian-adalah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Elemen Penelitian Adalah: Pengertian, Contoh, dan Pentingnya<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam jurnal ataupun karya tulis lainnya tentu Anda pernah menemukan footnote atau catatan kaki. Footnote adalah referensi, penjelasan, atau komentar yang ditempatkan di bawah teks utama pada beragam karya tulis. Catatan kaki diidentifikasi dalam teks dengan angka atau simbol. Menurut pemaparan Dr. Richard Nordquist, English &amp; Rhetoric Professor di University of Georgia, pada laman ThoughtCo, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":37597,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[324],"tags":[342],"class_list":["post-32826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kamus-riset","tag-kamus-riset-id"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32826"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39497,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32826\/revisions\/39497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}