{"id":40663,"date":"2024-03-19T05:33:33","date_gmt":"2024-03-19T05:33:33","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/?p=40663"},"modified":"2024-03-19T05:33:37","modified_gmt":"2024-03-19T05:33:37","slug":"pencairan-thr-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/pencairan-thr-2024","title":{"rendered":"Pencairan THR 2024 Harus Dibayar Penuh, Tak Boleh Dicicil"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia telah menerbitkan surat edaran terkait pencairan THR 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menaker Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M\/2\/HK.04\/III\/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan 2024 Bagi Pekerja\/Buruh di Perusahaan. SE yang ditandatangani Ida pada 15 Maret 2024 ini ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam keterangan persnya, Senin (18\/03\/2024), THR keagamaan wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sekali lagi saya pertegas kembali bahwa THR harus dibayar penuh dan tidak boleh dicicil. Saya minta perusahaan agar memberikan perhatian dan taat terhadap ketentuan ini,&#8221; ujar Ida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/thr-untuk-keluarga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">7 Tips Menentukan Besaran THR untuk Keluarga Saat Lebaran<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ketentuan Pencairan THR 2024<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/portrait-smiling-handsome-young-asian-muslim-man-holding-cash-money-rupiah-banknotes-isolated-white-background-people-religious-islamic-lifestyle-concept-1.jpg\" alt=\"pencairan thr 2024\" class=\"wp-image-40671\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/portrait-smiling-handsome-young-asian-muslim-man-holding-cash-money-rupiah-banknotes-isolated-white-background-people-religious-islamic-lifestyle-concept-1.jpg 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/portrait-smiling-handsome-young-asian-muslim-man-holding-cash-money-rupiah-banknotes-isolated-white-background-people-religious-islamic-lifestyle-concept-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/portrait-smiling-handsome-young-asian-muslim-man-holding-cash-money-rupiah-banknotes-isolated-white-background-people-religious-islamic-lifestyle-concept-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/portrait-smiling-handsome-young-asian-muslim-man-holding-cash-money-rupiah-banknotes-isolated-white-background-people-religious-islamic-lifestyle-concept-1-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan <a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/terbitkan-edaran-thr-keagamaan-2024-menaker-thr-harus-dibayar-penuh-tak-boleh-dicicil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Surat Edaran Menaker<\/a> yang dipublikasikan pada 18 Maret 2024, THR keagamaan diberikan kepada pekerja\/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus-menerus atau lebih. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baik itu pekerja yang mempunyai hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), serta termasuk pekerja\/buruh harian lepas yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBagi pekerja\/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih, diberikan THR sebesar 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja\/buruh dengan masa kerja 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja bulan dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah,\u201d jelas Menaker Ida Fauziyah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, pekerja\/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, Ida menyampaikan bahwa bagi pekerja\/buruh dengan masa kerja 12 bulan atau lebih maka upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSedangkan untuk pekerja\/buruh yang menerima upah dengan sistem satuan hasil, maka perhitungan upah 1 bulan didasarkan pada upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ida melanjutkan, bagi perusahaan yang dalam perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP), perjanjian kerja bersama (PKB), atau kebiasaan yang berlaku di perusahaan telah mengatur besaran THR lebih baik dari ketentuan peraturan perundang-undangan, maka THR yang dibayarkan kepada pekerja\/buruh tersebut sesuai dengan PK, PP, PKB, atau kebiasaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBagi perusahaan yang dalam perjanjian kerja\/peraturan perusahaan\/perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang berlaku di perusahaan telah mengatur besaran dari THR lebih baik dari ketentuan peraturan perundangan-undangan maka THR yang dibayarkan kepada pekerja atau buruh tersebut sesuai dengan PK, sesuai dengan PP, sesuai dengan PKB, maupun sesuai dengan kebiasaan yang berlaku di perusahaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/tips-mengelola-uang-thr\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">4 Tips Mengelola Uang THR dengan Baik dan Bijak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Imbauan Menaker Terkait Pembayaran THR 2024<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memastikan pelaksanaan pencairan THR 2024, Menaker meminta gubernur beserta seluruh jajaran setidaknya melakukan 3 hal, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengupayakan agar perusahaan di wilayah provinsi dan kabupaten\/kota membayar THR keagamaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengimbau perusahaan agar membayar THR keagamaan lebih awal sebelum jatuh tempo kewajiban pembayaran THR keagamaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Membentuk Pos Komando Satuan Tugas (Posko Satgas) Ketenagakerjaan Pelayanan Konsultasi dan Penegakan Hukum THR Keagamaan Tahun 2024 di masing-masing wilayah provinsi dan kabupaten\/kota yang terintegrasi melalui website https:\/\/poskothr.kemnaker.go.id.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya juga minta kepada para gubernur\/bupati\/wali kota untuk mengawasi pelaksanaan pemberian THR keagamaan di wilayah masing-masing,\u201d kata Ida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya surat edaran pencairan THR 2024 diharapkan para pekerja atau buruh bisa mendapatkan haknya sesuai ketentuan yang berlaku. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">***<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian kabar Surat Edaran Menaker terkait pencairan THR 2024, baca artikel\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Populix<\/a><\/strong>\u00a0lainnya untuk menambah wawasan Anda, serta jangan lupa unduh\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">aplikasi Populix<\/a><\/strong>\u00a0untuk melakukan berbagai aktivitas seru di sana dan mendapat\u00a0<em>reward\u00a0<\/em>menarik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1400\" height=\"321\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1400x321.jpg\" alt=\"Aplikasi Populix\" class=\"wp-image-15637\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1400x321.jpg 1400w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-325x75.jpg 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-768x176.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1536x352.jpg 1536w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-200x46.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2.jpg 1823w\" sizes=\"(max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/jadwal-cuti-bersama-lebaran-2024\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2024, Siap-Siap Libur Panjang!<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh. Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia telah menerbitkan surat edaran terkait pencairan THR 2024. Menaker Ida Fauziyah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M\/2\/HK.04\/III\/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan 2024 Bagi Pekerja\/Buruh di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","postBodyCss":"","postBodyMargin":[],"postBodyPadding":[],"postBodyBackground":{"backgroundType":"classic","gradient":""},"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[43],"tags":[56],"class_list":["post-40663","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insights","tag-insight"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40663"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40672,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40663\/revisions\/40672"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}