{"id":40745,"date":"2024-03-22T04:34:38","date_gmt":"2024-03-22T04:34:38","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/?p=40745"},"modified":"2024-03-22T04:34:43","modified_gmt":"2024-03-22T04:34:43","slug":"ciri-ciri-uang-palsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/ciri-ciri-uang-palsu","title":{"rendered":"7 Ciri-Ciri Uang Palsu, Waspadai Peredarannya!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu hal perlu diwaspadai menjelang <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/ide-hampers-lebaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">lebaran<\/a><\/strong> yaitu adanya peredaran uang palsu. Sebagai masyarakat, kita perlu mengetahui ciri-ciri uang palsu agar tidak menjadi korbannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip dari situs Bank Indonesia, peredaran uang palsu biasanya dilakukan di pasar tradisional atau toko-toko kecil dengan cara yang dibelanjakan pada saat ramai pengunjung atau pembeli. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alasan sering terjadi di kondisi tersebut karena pedagang pada umumnya tidak meluangkan waktu untuk memeriksa uang yang diterima. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun cara mudah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendeteksi uang palsu yaitu dengan melakukan 3D, dilihat, diraba, diterawang. Cara ini pun sudah berkali-kali disosialisasikan oleh BI. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menggunakan 3D untuk mendeteksi uang palsu, Anda pun harus mengetahui ciri-ciri uang palsu. Nah, ini Anda memang harus lebih detail mengeceknya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/baju-lebaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">52,4% Responden Masih Minat Beli Baju Lebaran, Ini Datanya!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-Ciri Uang Palsu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/fifty-thousand-rupiah-money-rp-50000-lima-puluh-ribu-rupiah-indonesian-currency-cash-payment-concept.jpg\" alt=\"ciri-ciri uang palsu\" class=\"wp-image-40756\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/fifty-thousand-rupiah-money-rp-50000-lima-puluh-ribu-rupiah-indonesian-currency-cash-payment-concept.jpg 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/fifty-thousand-rupiah-money-rp-50000-lima-puluh-ribu-rupiah-indonesian-currency-cash-payment-concept-300x200.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/fifty-thousand-rupiah-money-rp-50000-lima-puluh-ribu-rupiah-indonesian-currency-cash-payment-concept-768x512.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/fifty-thousand-rupiah-money-rp-50000-lima-puluh-ribu-rupiah-indonesian-currency-cash-payment-concept-200x133.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa ciri-ciri uang palsu yang kerap muncul menjelang lebaran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><b>1<\/b>. Kualitas Lebih Buruk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uang palsu sering kali memiliki kualitas cetakan yang kurang tajam atau tidak jelas jika dibandingkan dengan uang asli. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Berbeda Ukuran atau Ketebalan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri lain yaitu uang palsu mungkin saja memiliki ukuran atau ketebalan yang berbeda dengan uang asli. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kualitas Kertas yang Berbeda<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kertas yang digunakan untuk uang palsu bisa terasa lebih kasar atau lebih halus dibandingkan dengan kertas uang asli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Tinta Mudah Luntur<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tinta yang digunakan pada uang palsu bisa luntur atau pudar jika terkena air atau cairan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Tidak Ada Fitur Keamanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uang asli biasanya dilengkapi dengan fitur keamanan seperti hologram, tinta yang berubah warna, atau serat kertas yang terlihat ketika dilihat melalui cahaya. Uang palsu sering tidak memiliki fitur-fitur tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Tanda Negara Tidak Sesuai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada uang palsu, tanda-tanda seperti lambang negara atau cap resmi bisa terlihat tidak sesuai atau kurang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Tidak Merespons Alat Deteksi Uang Palsu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alat deteksi uang palsu seperti detektor UV atau detektor magnetik mungkin tidak memberikan respons pada uang palsu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/pencairan-thr-2024\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Pencairan THR 2024 Harus Dibayar Penuh, Tak Boleh Dicicil<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghindari Menerima Uang Palsu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengutip situs <em>Indonesia.go.id<\/em>, Anda perlu melakukan cara-cara ini agar tidak tertipu uang palsu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meluangkan waktu untuk meneliti uang yang diterima dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)<\/li>\n\n\n\n<li>Transaksi di tempat pencahayaan yang baik<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan penukaran uang di tempat yang resmi<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan pembayaran secara nontunai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa yang Harus Dilakukan Ketika Menerima Uang Palsu atau Uang yang Diragukan Keasliannya?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika menerima uang palsu, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak membelanjakan uang palsu yang diterima.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyampaikan uang palsu yang diterima kepada kantor bank terdekat untuk dimintakan klarifikasi kepada Bank Indonesia atau mengajukan permohonan klarifikasi ke kantor Bank Indonesia terdekat.<\/li>\n\n\n\n<li>Melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan uang kepada kantor polisi terdekat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui berbagai ciri-ciri uang palsu berserta langkah untuk mengeceknya, semoga Anda dapat terhindar dari uang palsu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">***<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian informasi terkait ciri-ciri uang palsu, baca <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">artikel Populix<\/a><\/strong> lainnya untuk menambah wawasan Anda, serta jangan lupa unduh <strong><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">aplikasi Populix<\/a><\/strong> untuk melakukan berbagai aktivitas seru di sana dan mendapat reward menarik. Anda pun bisa bergabung menjadi responden Populix dengan mendaftarkan diri melalui <strong><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">aplikasi Populix<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/populix.onelink.me\/iAix\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1400\" height=\"321\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1400x321.jpg\" alt=\"Aplikasi Populix\" class=\"wp-image-15637\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1400x321.jpg 1400w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-325x75.jpg 325w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-768x176.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-1536x352.jpg 1536w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2-200x46.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Banner-Website_for-Article_Populix2.jpg 1823w\" sizes=\"(max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/mudik-gratis-pemprov-dki-jakarta-2024\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2024, Ini Cara Daftarnya!<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu hal perlu diwaspadai menjelang lebaran yaitu adanya peredaran uang palsu. Sebagai masyarakat, kita perlu mengetahui ciri-ciri uang palsu agar tidak menjadi korbannya. Mengutip dari situs Bank Indonesia, peredaran uang palsu biasanya dilakukan di pasar tradisional atau toko-toko kecil dengan cara yang dibelanjakan pada saat ramai pengunjung atau pembeli. Alasan sering terjadi di kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40755,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","postBodyCss":"","postBodyMargin":[],"postBodyPadding":[],"postBodyBackground":{"backgroundType":"classic","gradient":""},"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[43],"tags":[56],"class_list":["post-40745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insights","tag-insight"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40745"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40758,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40745\/revisions\/40758"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}