{"id":44034,"date":"2024-11-20T07:38:46","date_gmt":"2024-11-20T07:38:46","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/?p=44034"},"modified":"2024-11-20T07:38:46","modified_gmt":"2024-11-20T07:38:46","slug":"masyarakat-lebih-mewajarkan-politik-dinasti-ketimbang-politik-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/masyarakat-lebih-mewajarkan-politik-dinasti-ketimbang-politik-uang","title":{"rendered":"Temuan Populix Jelang Pilkada 2024: Masyarakat Lebih Mewajarkan Politik Dinasti Ketimbang\u00a0 Politik Uang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta, 20 November 2024 <\/strong>&#8211; <strong>Populix<\/strong> meluncurkan sebuah laporan bertajuk <strong>Partisipasi dan Opini Publik Menjelang Pilkada 2024:<\/strong> <strong>Politik Dinasti dan Politik Uang<\/strong>. Dalam laporan ini Populix menemukan bahwa sebagian besar calon pemilih cenderung mewajarkan praktik politik dinasti. Sedangkan pada praktik politik uang, mayoritas mengaku akan menolak dan cenderung siap melaporkan praktik tersebut. Kesimpulan ini didapatkan melalui survei kepada 962 responden yang didominasi Gen-Z dan Milenial.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hampir Dua Pertiga Responden Wajarkan Politik Dinasti<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Politik dinasti merujuk pada kekuasaan di bidang politik yang dikuasai oleh sekelompok orang yang masih terikat hubungan keluarga. Meskipun tidak serta merta melanggar demokrasi, pola politik ini cenderung bertentangan dan mengancam konsep desentralisasi kekuasaan yang menjadi landasan sistem demokrasi. Pasalnya dalam sebuah dinasti, keputusan publik cenderung diabaikan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"455\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142008.png\" alt=\"politik dinasti\" class=\"wp-image-44040\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142008.png 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142008-300x171.png 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142008-768x437.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142008-200x114.png 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Populix<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Populix menemukan bahwa 65% responden cenderung mewajarkan politik dinasti. Bahkan lebih dari seperlima (21%) responden menyatakan bisa menerima politik dinasti. Sedangkan yang benar-benar menolak hanya sekitar 10% dari total responden.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Manajer Riset Sosial Populix, Nazmi Haddyat Tamara <\/strong>menjelaskan, \u201cPewajaran ini bukan tanpa alasan. 74% responden yang mewajarkan politik dinasti beralasan bahwa mereka tidak masalah selama kandidat memiliki kompetensi yang baik. Temuan ini senada dengan hasil penelitian kami sebelumya tentang kriteria calon pemimpin daerah. Di mana publik kini cenderung lebih berfokus pada sosok calon pemimpin daerah, dengan rekam jejak dan visi-misi sebagai kriteria utama.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"455\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142035.png\" alt=\"politik dinasti\" class=\"wp-image-44039\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142035.png 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142035-300x171.png 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142035-768x437.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142035-200x114.png 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Populix<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSelain kompetensi kandidat, proses pemilihan umum secara langsung menjadi alasan 54% responden menerima politik dinasti. Hal ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap integritas proses pemilihan umum di Indonesia.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemudian lebih dari sepertiga responden percaya, keberlanjutan dinasti akan menjamin keberlanjutan kebijakan dari periode sebelumnya. Alasan ini mungkin mewakili keresahan publik terhadap perubahan kebijakan yang terjadi setiap pergantian kepemimpinan,\u201d tambah Nazmi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Politik Uang Sasar Calon Pemilih Tanpa Pandang Bulu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain politik dinasti, isu lain yang sering muncul selama Pilkada adalah politik uang. Politik uang merujuk kepada praktik pemberian atau janji menyuap agar mereka tidak memilih atau memilih sesuai arahan dari si pemberi suap. Aksi ini biasa dilakukan menjelang hari pemilihan, atau bahkan di pagi hari sebelum pemilihan yang biasa disebut \u201cserangan fajar\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nazmi mengungkapkan, \u201cMenurut survei Populix, 50% responden mengaku pernah ditawari uang atau hadiah saat akan mencoblos. Berbeda dari asumsi bahwa politik uang cenderung terjadi di kalangan menengah ke bawah, 47% responden dari kalangan atas mengaku pernah ditawari suap.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"453\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142058.png\" alt=\"politik uang\" class=\"wp-image-44038\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142058.png 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142058-300x170.png 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142058-768x435.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142058-200x113.png 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Populix<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut hasil penelusuran Populix, tim sukses kampanye menjadi agen politik uang yang paling sering ditemukan di lapangan, disusul dengan pengurus partai politik. Tak hanya \u201corang partai\u201d, teman atau tetangga sekitar juga ketua RT maupun RW juga ditunjuk sebagai perantara suap demi memuluskan kemenangan para bakal calon pemimpin daerah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mayoritas Tolak Politik Uang<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun gencar dilakukan, hanya 35% responden yang mewajarkan praktik politik uang. Selebihnya dengan tegas menolak praktik suap ini. Bahkan 77% dari orang yang menolak politik uang cenderung akan melaporkan pelanggaran ini kepada panitia pemilihan umum maupun pihak berwajib lainnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"456\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142123.png\" alt=\"politik uang\" class=\"wp-image-44037\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142123.png 800w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142123-300x171.png 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142123-768x438.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Screenshot-2024-11-20-142123-200x114.png 200w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Populix<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengumpulan data survei ini dilakukan pada 23-26 Mei 2024, dengan melibatkan 962 responden secara online dari seluruh wilayah Indonesia. Kriteria responden terdiri dari laki-laki dan perempuan, dengan beragam latar belakang pendidikan, mulai dari SMP hingga S2. Selain itu para responden juga mewakili tiga status sosial-ekonomi, mulai dari tingkat bawah (18%), menengah (43%), juga atas (38%).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengunduh laporan<strong> \u201cPartisipasi dan Opini Publik Menjelang Pilkada 2024: Politik Dinasti dan Politik Uang\u201d<\/strong>, silakan mengunjungi <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/reports\/partisipasi-dan-opini-publik-menjelang-pilkada-2024-politik-dinasti-dan-politik-uang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">tautan berikut ini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">**<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tentang Populix&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Populix adalah perusahaan riset yang menghubungkan bisnis, institusi, dan individu dengan responden berkualitas, beragam, dan tepat sasaran di seluruh Indonesia. Mulai dari penelitian pasar, penelitian sosial, survei singkat, hingga <em>media engagement<\/em> dan <em>brand activation<\/em>, Populix memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan proses pengumpulan data yang komprehensif dan memberikan insight mendalam. Lebih dari sekadar analisis, Populix membantu klien dan mitra menyampaikan pesan yang kuat dan tepat sasaran kepada audiens relevan, mendukung penyusunan rencana strategis dan pengambilan keputusan yang lebih terinformasi. Untuk berlangganan informasi terkait studi-studi terbaru dari Populix, silakan mengunjungi <a href=\"http:\/\/info.populix.co\">info.populix.co<\/a>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Patricia Saputra<\/strong><br>Marketing &amp; PR<br>0812 9106 8322<br><a href=\"mailto:patricia.s@populix.co\">patricia.s@populix.co<\/a>\u00a0<\/td><td><strong>Admin support Populix<\/strong><br>0812 2175 5951<br><a href=\"mailto:support@populix.co\">support@populix.co<\/a><br><a href=\"http:\/\/info.populix.co\">info.populix.co<\/a><strong>\u00a0<\/strong><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/bit.ly\/3SAVQQv\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"235\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-1024x235.jpg\" alt=\"download report populix\" class=\"wp-image-42225\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-1024x235.jpg 1024w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-300x69.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-768x176.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-1536x352.jpg 1536w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS-200x46.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Dapatkan-Laporan_ARTICLE-BANNER_19-JUL_DOWNLOAD-REPORTS.jpg 1823w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/calon-kepala-daerah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Temuan Populix tentang Pilkada 2024: Calon Pemilih Lebih Pentingkan Sosok Calon Kepala Daerah ketimbang Partai Pengusung<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 20 November 2024 &#8211; Populix meluncurkan sebuah laporan bertajuk Partisipasi dan Opini Publik Menjelang Pilkada 2024: Politik Dinasti dan Politik Uang. Dalam laporan ini Populix menemukan bahwa sebagian besar calon pemilih cenderung mewajarkan praktik politik dinasti. Sedangkan pada praktik politik uang, mayoritas mengaku akan menolak dan cenderung siap melaporkan praktik tersebut. Kesimpulan ini didapatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[264],"tags":[368],"class_list":["post-44034","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-press-release","tag-siaran-pers-id"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44034"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44034\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44043,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44034\/revisions\/44043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}