{"id":46383,"date":"2025-05-16T07:13:22","date_gmt":"2025-05-16T07:13:22","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/?p=46383"},"modified":"2025-05-19T08:36:19","modified_gmt":"2025-05-19T08:36:19","slug":"tren-skincare-gen-z-dan-milenial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/tren-skincare-gen-z-dan-milenial","title":{"rendered":"Populix Ungkap Tren Skincare Gen Z dan Milenial: Meskipun Dibanjiri Produk Luar, Skincare Lokal Masih Juara"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta, 16 Mei 2025<\/strong> &#8211; <strong>Populix<\/strong>, perusahaan riset berbasis teknologi asal Indonesia, menemukan bahwa meskipun dibanjiri produk luar, 87% generasi milenial dan Z masih menggunakan produk perawatan kulit (<em>skincare) <\/em>lokal asal Indonesia. Meskipun begitu, apabila ditanya tren <em>skincare <\/em>dari negara mana yang jadi rujukan, mayoritas masih menjawab produk <em>skincare <\/em>asal Korea Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Temuan ini didapatkan dalam penelitian terbaru Populix bertajuk <strong>\u201c<em>Millennials &amp; Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts<\/em>\u201d <\/strong>yang didapatkan melalui survei kepada 1.100 orang milenial dan Gen Z di seluruh Indonesia. Jumlah responden pria dan wanita seimbang, dan didominasi kalangan menengah ke atas yang sudah bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ditanya asal produk perawatan kulit yang mereka gunakan, mayoritas responden mengaku menggunakan merek lokal. Hal ini berbanding jauh dengan produk Korea Selatan yang hanya digunakan 31% responden, disusul Jepang dengan 16%, Amerika dengan 5%, Perancis di 3%, lalu Australia di 2%.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Indah Tanip, VP of Research Populix<\/strong>, mengungkapkan, \u201cTemuan ini cukup menarik, karena meskipun produk yang digunakan mayoritas dari Indonesia, 72% responden menobatkan Korea Selatan sebagai kiblat produk dan inovasi <em>skincare <\/em>mereka. Bahkan angkanya terpaut cukup jauh dari produk Indonesia (27%) dan produk Jepang (23%) sebagai rujukan kedua dan ketiga.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih jauh lagi Populix mempelajari alasan para konsumen muda ini tertarik dengan produk luar negeri. Dua alasan paling utama adalah persepsi publik tentang inovasi dan teknologi yang lebih maju (56%) dan bahan baku yang lebih bagus (48%). Disusul pengaruh rekomendasi dari <em>influencer <\/em>maupun ahli kecantikan (22%), kecocokan pada jenis kulit pengguna (14%), harga yang cenderung lebih kompetitif (11%), dan kemasan yang lebih menarik dan <em>aesthetic <\/em>(10%).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTemuan ini menunjukkan masih adanya peluang pengembangan industri <em>skincare <\/em>lokal, khususnya dari sisi inovasi dan pemilihan bahan baku. Apabila para pelaku industri jeli, keunggulan produk mancanegara ini bisa diterapkan pada produk lokal. Terlebih pada dasarnya mereka masih unggul dari sisi pangsa pasar dan jangkauan,\u201d tegas Indah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tren Penggunaan Produk Perawatan Kulit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada penelitian ini Populix juga mengungkap tren penggunaan produk <em>skincare <\/em>di kalangan milenial dan Gen Z.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"948\" height=\"533\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Beauty-2-1.png\" alt=\"tren skincare gen z dan milenial\" class=\"wp-image-46386\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Beauty-2-1.png 948w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Beauty-2-1-300x169.png 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Beauty-2-1-768x432.png 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Beauty-2-1-200x112.png 200w\" sizes=\"(max-width: 948px) 100vw, 948px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Populix<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga dari lima (59%) konsumen muda membeli <em>skincare <\/em>satu hingga tiga bulan sekali. Kemudian, 15% di antaranya akan membeli ketika produk perawatan sudah habis, dan sekitar 6% mengaku terdorong untuk melakukan pembelian ketika ada promosi maupun potongan harga besar. Meskipun begitu 13% mengaku tidak menggunakan produk perawatan kulit sama sekali. Hal ini menunjukkan adanya <em>untapped market <\/em>yang sebenarnya masih bisa digali oleh para pelaku industri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dari sisi produk, produk <em>skincare <\/em>yang paling sering dibeli adalah <em>cleanser <\/em>atau pembersih wajah (63%). Disusul produk <em>sunscreen <\/em>atau tabir surya (54%) yang didominasi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">oleh Gen Z, <em>moisturizer <\/em>atau pelembab (51%), lalu produk serum (33%) yang didominasi oleh generasi milenial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dilihat dari sumber informasi mengenai tren perawatan wajah, 65% responden mengaku terinspirasi dari sosial media seperti Instagram, TikTok, juga YouTube. Kemudian disusul <em>review <\/em>atau ulasan di <em>marketplace <\/em>atau <em>e-commerce <\/em>(27%), rekomendasi dari teman atau keluarga (23%), lalu rekomendasi dari <em>influencer <\/em>atau KOL kecantikan (19%). Promosi melalui iklan digital maupun televisi dinilai lebih menarik perhatian milenial ketimbang Gen Z.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk melihat <strong>\u201c<em>Millennials &amp; Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts<\/em>\u201d<\/strong> secara lengkap, silakan mengunjungi tautan <strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/reports\/local-vs-global-skincare-trends-and-market-shifts?utm_source=blog&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=press-release-skincare&amp;utm_id=blog&amp;utm_term=press-release-skincare&amp;utm_content=press-release-skincare\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\"><u>berikut in<\/u>i<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><strong>###Selesai###<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tentang Populix<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Populix adalah perusahaan riset berbasis teknologi yang menghubungkan bisnis, institusi, dan individu dengan responden berkualitas, beragam, dan tepat sasaran di seluruh Indonesia. Dengan pendekatan berbasis data dan dukungan teknologi terkini, Populix menyediakan solusi riset <em>end-to-end<\/em>\u2014mulai dari perencanaan, pengumpulan data, analisis, hingga pelaporan\u2014untuk kebutuhan riset pasar maupun studi kebijakan publik dan sosial. Selain layanan riset kustom, Populix juga mengembangkan platform survei mandiri berbasis online untuk membantu pengguna mengakses <em>insight <\/em>secara cepat dan efisien. Untuk mengunduh studi-studi terbaru dari Populix, silakan mengunjungi <a href=\"http:\/\/info.populix.co\/\"><u>info.populix.co<\/u><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Patricia Saputra <br>Marketing &amp; PR Sr. Manager <br>0812 9106 8322 <br><a href=\"mailto:patricia.s@populix.co\"><u>patricia.s@populix.co<\/u><\/a><\/td><td>Admin Support Populix <br>0812 2175 5951 <br><a href=\"mailto:support@populix.co\"><u>support@populix.co<\/u><\/a> <br><a href=\"http:\/\/info.populix.co\/\"><u>info.populix.co<\/u><\/a><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/reports\/local-vs-global-skincare-trends-and-market-shifts?utm_source=blog&amp;utm_medium=article&amp;utm_campaign=press-release-skincare-banner&amp;utm_id=blog&amp;utm_term=press-release-skincare-banner&amp;utm_content=press-release-skincare-banner\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"303\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1-1024x303.jpg\" alt=\"tren skincare\" class=\"wp-image-46402\" srcset=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1-1024x303.jpg 1024w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1-300x89.jpg 300w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1-768x228.jpg 768w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1-200x59.jpg 200w, https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/13-MAY_SIGNATURE-EMAIL_NEWSLETTER-BEAUTY-1.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 16 Mei 2025 &#8211; Populix, perusahaan riset berbasis teknologi asal Indonesia, menemukan bahwa meskipun dibanjiri produk luar, 87% generasi milenial dan Z masih menggunakan produk perawatan kulit (skincare) lokal asal Indonesia. Meskipun begitu, apabila ditanya tren skincare dari negara mana yang jadi rujukan, mayoritas masih menjawab produk skincare asal Korea Selatan. Temuan ini didapatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":46385,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","postBodyCss":"","postBodyMargin":[],"postBodyPadding":[],"postBodyBackground":{"backgroundType":"classic","gradient":""},"page_builder":"","footnotes":""},"categories":[264],"tags":[368],"class_list":["post-46383","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-press-release","tag-siaran-pers-id"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46383","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46383"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46383\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46405,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46383\/revisions\/46405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46383"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46383"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46383"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}