{"id":6550,"date":"2022-10-17T11:54:09","date_gmt":"2022-10-17T04:54:09","guid":{"rendered":"https:\/\/info.populix.co\/?p=6550"},"modified":"2022-10-17T11:54:43","modified_gmt":"2022-10-17T04:54:43","slug":"industri-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/industri-adalah","title":{"rendered":"Industri: Pengertian, Jenis, Contoh &#038; Tujuan Pembangunannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama ini, Anda mungkin mengira bahwa industri adalah sebuah <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/kegiatan-produksi-adalah\/\"><strong>kegiatan produksi<\/strong><\/a> barang yang dilakukan oleh pabrik-pabrik besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses tersebut, biasanya terdapat banyak buruh dan beragam macam mesin. <em>Well<\/em>, meski tidak salah sepenuhnya, namun ternyata pengertian industri jauh lebih kompleks, <em>lho<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Yup<\/em>, terdapat jenis-jenis industri lain yang tidak hanya terbatas pada produksi barang semata, melainkan juga jasa seperti layanan kesehatan, <em>travel<\/em>, dan lain-lain.<br><br>Nah, untuk mengetahui lebih jelas apa yang dimaksud dengan industri, Anda bisa simak uraiannya di artikel berikut ini. <em>Check it out!<\/em><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Industri<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang dimaksud dengan industri? Secara sederhana, pengertian industri adalah pengolahan produk mentah atau setengah jadi agar bisa dikonsumsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nantinya produk tersebut akan memiliki nilai tambah yang bisa memberikan keuntungan bagi <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/produsen-adalah\/\"><strong>produsen<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Undang-undang No. 5 Tahun 1984 tentang perindustrian, industri adalah kegiatan perekonomian yang dilakukan melalui pengolahan bahan baku, mentah, setengah jadi, maupun sudah jadi agar memiliki nilai penggunaan lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hal ini, yang masih termasuk dalam kegiatan tersebut, yaitu rancang bangun dan rekayasa industri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, industri adalah kegiatan untuk memproses maupun mengolah barang menggunakan sarana dan peralatan tertentu, misalnya mesin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengertian lain juga dikemukakan oleh Badan Pusat Statistik bahwa industri adalah kesatuan dari sebuah unit usaha yang menjalankan perekonomian dengan tujuan menghasilkan barang ataupun jasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Unit usaha tersebut berlokasi di tempat tertentu serta memiliki catatan tersendiri secara administratif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tujuan Pembangunan Industri<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah menjelaskan bahwa kegiatan industri akan terus dilaksanakan. Sebab, dampak positif pembangunan industri adalah memperlancar perekonomian negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembangunan industri adalah kegiatan yang dilakukan dengan berlandaskan atas aspek ekonomi, sosial, serta lingkungan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di dalam Undang-undang Perindustrian Pasal 2 juga dijelaskan bahwa pembangunan industri ini dengan berlandaskan pada kepercayaan akan kemampuan serta kekuatan diri sendiri, manfaat, dan kelestarian lingkungan hidup.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun beberapa tujuan pembangunan industri adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Meningkatkan Peran Serta Masyarakat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan pertama dari pembangunan industri adalah untuk membantu meningkatkan peran serta masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hal ini, misalnya pada industri kecil atau rumah tangga yang melibatkan peran masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wirausaha-kerajinan-bahan-limbah-adalah\/\"><strong>Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah, Pengertian dan Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan berikutnya dari pembangunan industri adalah untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini dilakukan agar mendukung terwujudnya perubahan struktur ekonomi yang lebih maju, baik, seimbang, dan sehat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dilaksanakan dengan sistem yang tepat, dampak positif pembangunan industri adalah bisa membantu masyarakat hidup lebih sejahtera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya untuk kegiatan industri harus memperhatikan keseimbangan maupun kelestarian hidup serta bisa memberikan hasil yang adil dan merata untuk masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Membuka Lapangan Pekerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan selanjutnya dari pembangunan industri adalah mendorong pemerataan kesempatan kerja bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyaknya bidang industri yang beroperasi berarti meningkat juga peluang kerja untuk masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mengembangkan Pusat Pertumbuhan Industri<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak daerah di Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan&nbsp; menjadi pusat lokasi industri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan strategi yang tepat, daerah tersebut juga dapat berkembang baik sebagai pusat industri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Mendorong Perkembangan Teknologi&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan lainnya dari pelaksanaan pembangunan industri adalah untuk mendorong berkembangnya teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hal ini, teknologi yang tercipta bisa tepat guna dan dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap kemampuan dunia usaha nasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Meningkatkan Penerimaan Devisa<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seluruh bentuk industri yang berjalan harapannya bisa membantu mendatangkan devisa untuk meningkatkan perekonomian negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peningkatan ini dapat diwujudkan melalui <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/ekspor-adalah\/\"><strong>kegiatan ekspor<\/strong><\/a> hasil produksi nasional berkualitas yang diimbangi dengan penggunaan produk dalam negeri untuk penghematan devisa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/apa-itu-technopreneurship\/\"><strong>Apa itu Technopreneurship? Simak Tujuan, Alasan, dan Contoh<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Menunjang Stabilitas Nasional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan dari pembangunan industri adalah mendukung dan memperkuat stabilitas nasional yang dinamis. Ini akan sangat bermanfaat untuk memperkokoh ketahanan nasional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Industri &amp; Contohnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembagian jenis-jenis industri di Indonesia dapat dilihat dari berbagai perspektif, seperti secara umum, berdasarkan produktivitas perorangan, hingga asal modalnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun penjelasan mengenai jenis-jenis industri adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berdasarkan Jenisnya Secara Umum<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, pembagian jenis-jenis industri adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Industri Ekstraktif<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri ini mencakup berbagai bidang usaha yang memanfaatkan bahan baku secara langsung dari lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh industri ekstraktif adalah perkebunan, pertanian, dan peternakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Industri Non-Ekstraktif<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dari jenis sebelumnya, industri ekstraktif kegiatannya menggunakan bahan baku selain yang bersumber dari alam. Contoh industri ini salah salah satunya di bidang pakaian jadi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Industri Fasilitatif<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan Industri fasilitatif pada dasarnya menawarkan layanan untuk keperluan orang banyak. Contoh industri fasilitatif adalah perdagangan antar negara dan perbankan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembagian jenis-jenis industri berikutnya dilihat dari jumlah tenaga kerja di dalamnya. Adapun beberapa bidang yang termasuk dalam industri ini, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Industri Besar<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri besar berarti memiliki total tenaga kerja mulai dari 100 orang hingga selebihnya. Contoh industri besar seperti lebur besi, semen, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Industri Sedang<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri sedang berarti usaha memiliki tenaga kerja antara 20 sampai dengan 99 orang. Salah satu contohnya, yaitu industri sandal maupun sepatu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Industri Kecil<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang dimaksud dengan industri kecil adalah ketika hanya terdapat 5 hingga 19 orang pekerja. Contoh industri kecil, misalnya seperti kerajinan tangan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Industri Rumah Tangga<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri rumah tangga biasanya hanya terdiri dari satu sampai dengan empat orang pekerja. Adapun contoh industri ini seperti dalam bidang pembuatan makan ringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/makanan-kekinian\/\"><strong>18 Makanan Kekinian 2022 untuk Ide Bisnis, Wajib Dicoba!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berdasarkan Daya Tampung Tenaga Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dilihat dari segi daya tampung tenaga kerja, jenis-jenis industri adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Industri Padat Karya<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri ini membutuhkan tenaga kerja dengan jumlah yang banyak. Contoh industri padat karya di antaranya adalah mebel, pengolahan makanan beku, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Industri Padat Modal<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri padat modal membutuhkan suplai seperti mesin dan uang yang banyak. Salah satu contohnya adalah industri besi baja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berdasarkan Asal Modal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari segi daya asal modalnya, jenis-jenis industri adalah sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Industri Nasional<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri nasional berarti penanaman modalnya bersumber dari dalam negeri dan tidak ada sama sekali investor asing. Contohnya seperti industri mesin Barata.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Industri Swasta Nasional<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri ini berarti penanam modalnya bukan dari pemerintah atau pengusaha dalam negeri. Contoh industri swasta nasional, yaitu Kalbe Farma dan Indofood Sukses Makmur.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Industri Asing<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri ini seluruh modalnya dari pengusaha asing. Meskipun demikian, pelaksanaan industrinya tetap berdasarkan aturan pemerintahan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya yaitu L\u2019Oreal di bidang kosmetik dan kecantikan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Industri Bersama<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Industri bersama penanam modalnya adalah pengusaha dalam negeri maupun pemerintah dengan modal dari pengusaha atau pemerintah asing. Contohnya adalah Kodak Toyota.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, sekarang Anda sudah lebih mengerti apa yang dimaksud dengan industri, kan? Secara umum, industri adalah kegiatan produksi barang maupun jasa yang dilakukan oleh sebuah unit usaha.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembangunannya dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.<br><br>Yuk temukan informasi bermanfaat lainnya seputar bisnis dan teknologi di <a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/\"><strong>blog Populix<\/strong><\/a>!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/5-sektor-industri-prospektif-di-tengah-potensi-resesi-ekonomi-indonesia\/\"><strong>5 Sektor Industri Prospektif di tengah Potensi Resesi Ekonomi Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ini, Anda mungkin mengira bahwa industri adalah sebuah kegiatan produksi barang yang dilakukan oleh pabrik-pabrik besar. Dalam proses tersebut, biasanya terdapat banyak buruh dan beragam macam mesin. Well, meski tidak salah sepenuhnya, namun ternyata pengertian industri jauh lebih kompleks, lho. Yup, terdapat jenis-jenis industri lain yang tidak hanya terbatas pada produksi barang semata, melainkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","page_builder":"","footnotes":""},"categories":[43],"tags":[46],"class_list":["post-6550","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-insights","tag-bisnis"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6550"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6552,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6550\/revisions\/6552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}