100 Hari Kerja Prabowo dan Gibran, Apakah Sudah Cukup Baik?
Populix

100 Hari Kerja Prabowo dan Gibran, Apakah Sudah Cukup Baik?

1 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah genap 100 hari kerja. Selama 100 hari kerja Prabowo dan Gibran, berbagai program dan kebijakan sudah mereka jalankan demi membangun Indonesia lebih maju.

Salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo dan Gibran yang sudah dijalankan yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MGB). Adapun tujuan dari program MGB ini yaitu memastikan anak-anak mendapat asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Berkaitan dengan 100 hari kerja Prabowo dan Gibran, Populix melakukan penelitian ke sejumlah responden untuk menganalisis tiga hal utama, yaitu menentukan arah kebijakan, menentukan prioritas strategis, dan membangun kepercayaan publik, yang dibangun di awal pemerintahan.

Baca juga: Tren Olahraga di Indonesia Berkembang Jadi Tren Gaya Hidup

Seperti Apa Persepsi Publik terhadap 100 Hari Kerja Prabowo dan Gibran?

100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum krusial untuk menunjukkan arah kebijakan, prioritas strategis, dan membangun kepercayaan publik melalui berbagai langkah konkret.

Berdasarkan hasil riset Populix yang terdapat dalam report Persepsi Publik terhadap 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran” ternyata secara umum responden menganggap kebijakan pemerintah sudah jelas.

100 hari kerja prabowo
Source: Populix

Kemudian, kalau dari sisi sektor prioritas pemerintah, secara umum responden melihat pemerintahan Prabowo dan Gibran fokus kepada sektor ekonomi. Disusul dengan pemberantasan korupsi dan pendidikan.

100 hari kerja prabowo
Source: Populix

Baca juga: Apa Itu YONO, Seberapa Jauh Khalayak Paham Gaya Hidup YONO?

Kepercayaan Responden terhadap Kepemimpinan Prabowo dan Gibran

Di masa 100 hari Prabowo dan Gibran itu pun tentu saja berpengaruh terhadap kepercayaan publik terhadap kepemimpinan mereka seperti apa.

Berdasarkan hasil riset Populix, nyatanya para responden lebih percaya kepada Presiden Prabowo dibandingkan pihak lainnya.

100 hari kerja prabowo
Source: Populix

***

Demikian gambaran terkait hasil riset Populix yang tertuang di dalam report Persepsi Publik terhadap 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran“.

Untuk mengetahui lebih lengkap hasil riset Populix terkait 100 hari kerja Prabowo dan Gibran, Anda dapat mengunduh report secara gratis. Pun jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

download report populix

Baca juga: Rencana Batasan Usia Pengguna Media Sosial, Khalayak Setuju?

Tags:
Artikel Terkait
This Is How AI Accelerates Your Market Insights
You have dedicated three weeks to researching the Indonesian market. You have analyzed numerous reports, statistics, and industry publications, yet the market insight you’ve gathered still leaves you uncertain about your launch strategy. This scenario reflects a common challenge in traditional market research, especially when you are targeting a fast-paced industry in Indonesia. Indonesia presents […]
Hipotesis Alternatif: Pengertian, Jenis, Contoh
Terdapat dua jenis hipotesis dalam penelitian, salah satunya yaitu hipotesis alternatif. Mengutip laman Research Connections, hipotesis alternatif adalah hipotesis eksperimental yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan nyata antara dua kelompok atau lebih. Hipotesis alternatif sering kali bertentangan dengan hipotesis nol. Misalnya jika hipotesis nol memperkirakan sesuatu benar, maka hipotesis alternatif memperkirakan sesuatu itu salah. Pahamil lebih […]
Memandang New Normal dari Kacamata Pekerja
Pandemi Covid-19 saat ini masih mewabah di Indonesia. Angka kasus positif Covid-19 pun terus bermunculan setiap harinya. Pandemi ini pula yang ‘memukul’ perekonomian Indonesia. Setelah pembatasan sosial diberlakukan pemerintah selama lebih dari dua bulan, Indonesia akan menyambut new normal. New normal atau kebiasaan baru ini telah dicanangkan pemerintah agar masyarakat dapat beraktivitas kembali, namun dengan […]