Cara Membuat Kuesioner di Google Form, Gratis dan Mudah!
Populix

Cara Membuat Kuesioner di Google Form, Gratis dan Mudah!

4 tahun yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Pembuatan kuesioner di masa sekarang tidak hanya digunakan dalam dunia pendidikan, melainkan juga di perusahaan. Mereka membutuhkan hasil survei untuk berbagai keperluan masing-masing. Sehingga, penting untuk mengetahui cara membuat kuesioner online yang dapat dikerjakan melalui Google Form.

Melalui form online yang dapat dibuat di Google dengan gratis, mahasiswa maupun pengusaha dapat menyebarkan kuesionernya secara luas. Yuk simak caranya di sini.

Cara membuat kuesioner di Google Form

Sebelum memulai langkah atau cara membuat kuesioner di Google Form, pastikan pertanyaan survei Anda sudah siap. Jika sudah, ikuti cara berikut ini.

  1. Buka Google Forms di laman forms.google.com dan kerangka kuesioner pun akan muncul.
  2. Isi judul kuesioner, tipe kuesioner, dan beberapa opsi lainnya yang diperlukan. Jika Anda membutuhkan pertanyaan baru, klik menu ‘Add Item’ dan isi pilihan yang ditampilkan. Jenis pertanyaan yang bisa dibuat di Google Form berupa teks, paragraf, pilihan ganda, pilihan centang, dan pilih dari daftar.
  3. Form juga bisa didesain lebih menarik dengan mengubah tema melalui fitur Change Theme. Adapun cara membuat kuesioner dengan tema pilihan sendiri yaitu dengan klik ‘Customize’ di bagian header. Ubah jenis dan ukuran huruf dan lihat hasilnya melalui menu View live form.
  4. Setelah selesai, Anda dapat membagikan kuesioner yang telah dibuat melalui Send form, Download as, dan Embed melalui menu yang tersedia.
  5. Untuk melihat jawaban responden, Anda dapat melihatnya melalui menu View responses dengan masuk kembali ke link form yang Anda buat. Untuk mewajibkan responden mengisi pertanyaan penting, Anda dapat menghidupkan pilihan Required. Klik tombol + jika Anda membutuhkan pilihan ini untuk pertanyaan lainnya.

Alternatif cara membuat kuesioner online di Google Form

Selain cara di atas, ada dua alternatif cara membuat kuesioner online di Google Form yang bisa ditempuh.

Pertama yaitu cara membuat kuesioner online di Google Form melalui Google Drive. Buka aplikasi Google Drive, lalu klik ‘New’ di bagian kiri atas halaman tersebut. Pada beberapa layanan yang muncul, pilih ‘Google Form’ dan buat kuesioner sesuai kebutuhan Anda.

Yang kedua yaitu cara membuat kuesioner penelitian melalui Google Docs di link docs.google.com. Pilih menu Google Forms dan pilih formulir kosong untuk membuat atau mengedit formulir. Anda juga bisa menggunakan template yang disediakan Google di sana.

Baca juga: Populasi dan Sampel Penelitian: Definisi, Teknik Pengambilan

Kelebihan dan kekurangan Google Form

Terdapat beberapa kelebihan dari cara membuat kuesioner di Google Form. Salah satu kelebihannya tentu saja gratis, tanpa dipungut biaya apa pun. Selain itu, kelebihan lainnya antara lain:

  1. Fitur lengkap dan mudah digunakan.
  2. Data responden terintegrasi dengan Google Sheets sehingga mudah untuk melihatnya dalam berbagai model grafik dan diagram.
  3. Hasil kuesioner bersifat real time.
  4. Mudah untuk menyebarkan kuesioner online serta pengecekan hasilnya.

Meskipun memiliki sejumlah kelebihan, namun ada pula kekurangan dari cara membuat kuesioner online di Google Form. Salah satunya, keterbatasan dalam hal desain dan opsi ekspor. Berikut kekurangan lainnya:

  1. Sistem notifikasi jika ada responden yang mengisi kuesioner perlu diatur secara manual.
  2. Tidak ada riwayat pengeditan.
  3. Jenis survei yang disediakan hanya skala linier dengan 10 batasan.
  4. Belum tersedia equation atau simbol matematika secara langsung.

Cara membuat kuesioner penelitian

Anda telah mengetahui cara membuat kuesioner online di Google Form. Dengan pengetahuan tersebut, Anda bisa mulai membuat kuesioner penelitian secara online untuk berbagai kepentingan. Adapun cara membuat kuesioner yang baik harus melalui tahapan-tahapan berikut.

Tahapan mendesain kuesioner penelitian

Dalam tahapan mendesain kuesioner, di bawah ini merupakan hal-hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Tentukan tujuan pembuatan kuesioner. Pastikan informasi apa saja yang ingin Anda dapat melalui kuesioner tersebut.
  2. Pilih jenis pertanyaan yang akan digunakan. Adapun jenis pertanyaan yang sering digunakan yaitu berbentuk dikotomis (hanya ada jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’), pilihan ganda, pertanyaan terbuka, pertanyaan skala bertingkat, dan sebagainya.
  3. Agar responden tidak bingung menjawab, perhatikan bagaimana pertanyaan Anda. Pertanyaan dari cara membuat kuesioner yang baik harus jelas, lugas, ringkas, serta mudah dimengerti.
  4. Tentukan demografi target responden. Pembatasan demografi target responden tentu berkaitan dengan tujuan penelitian. Misalnya, tujuan penelitian Anda yaitu perempuan dewasa yang tinggal di ibu kota. Anda harus membatasi target responden berdasarkan kriteria tersebut.
  5. Tentukan jenis perlindungan responden. Misalnya, Anda bisa mempertimbangkan anonim dalam pengisian kuesioner online Anda. Jangan lupa untuk menghapus seluruh informasi responden setelah penelitian selesai.

Tahapan pembuatan kuesioner

Selesai dengan tahapan mendesain kuesioner, berikutnya adalah tahap pembuatannya.

  1. Perkenalkan nama dan latar belakang penelitian. Sebutkan juga tujuan pembuatan kuesioner, apakah untuk kepentingan akademis atau perusahaan. Penting untuk menyebutkan lembaga penyelenggara agar responden yakin datanya tidak akan disalahgunakan.
  2. Beri tahu waktu pengisian kuesioner. Sebaiknya Anda menginformasikan kepada calon responden perkiraan waktu tersebut. Misalnya, di awal penelitian, sebutkan perkiraan waktu untuk mengisinya sekitar 5 – 10 menit.
  3. Berikan apresiasi kepada responden. Anda telah meminta waktu responden untuk mengisi kuesioner Anda, tak ada salahnya memberikan apresiasi untuk bantuan tersebut. Tidak harus berupa uang, bentuk apresiasi bisa berupa hadiah sederhana, misalnya pulsa, dan sebagainya.
  4. Tahapan terakhir yang perlu diperhatikan yaitu memastikan kuesioner terlihat profesional. Bagaimana cara membuat kuesioner terlihat demikian? Pastikan Anda menuliskan judul pada kuesioner Anda. Perhatikan penggunaan tanda baca serta ejaan atau diksi yang digunakan dan beri ucapan terima kasih di akhir kuesioner.

Itulah penjelasan cara membuat kuesioner secara online di Google Form. Anda dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan pengumpulan data. Jika Anda membutuhkan pembuatan kuesioner guna kebutuhan survei online, ayo gunakan layanan Poplite dari Populix. Dengan memanfaatkan layanan tersebut, tentunya aktivitas penelitian online menjadi lebih praktis!

Baca juga: 10 Contoh Kuesioner Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Tags:
Artikel Terkait
8 Cara Memulai Bisnis Startup, Simak Tipsnya untuk Pemula!
Dalam beberapa tahun terakhir, startup menjadi salah satu model bisnis yang berkembang cukup pesat di Indonesia. Namun pertanyaannya, bagaimana cara memulai bisnis startup? Well, meskipun tergolong sebagai bisnis rintisan, namun menjalankan startup tentu tidak sama dengan usaha kecil menengah biasa. Pasalnya, startup cenderung bergerak dalam bidang teknologi, sehingga mengandalkan strategi-strategi bersifat digital untuk mencapai skala […]
Mengenal B2B, Contoh Usaha & Perbedaannya dengan B2C
Apa itu B2B? B2B adalah kepanjangan dari business to business. B2B menjalankan transaksi antara sesama pelaku bisnis. Sebagai contoh, perusahaan furniture bekerjasama dengan perusahaan digital marketing untuk membantu memasarkan produk mereka. Lalu, bagaimana dengan B2C? Apa perbedaan B2B dan B2C? Langsung saja baca artikel berikut, ya! Pengertian B2B B2B adalah kependekan dari business to business. […]
Survei: Kualitas Udara di Indonesia Menurun, Apa Dampaknya?
Kualitas udara di Indonesia menjadi salah satu isu yang sangat diperhatikan oleh masyarakat, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Mengutip dari laporan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) pada 2024, dijelaskan jika lebih dari 29 juta orang yang tinggal di daerah Jabodetabek terpapar polusi udara pada tingkat tidak sehat, selama lebih dari separuh […]