Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia
Finna Prima Handayani

Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia

11 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Industri kecantikan dan fashion Indonesia menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang. Apalagi didukung adanya inovasi teknologi, perubahan perilaku konsumen, serta tingkat kesadaran khalayak pada brand kecantikan dan fashion yang semakin tumbuh.

Di sisi lain, pasar kecantikan dan fashion saat ini sangat kompetitif, terlebih dengan hadirnya produk-produk baru yang terus bermunculan. Keberadaan poduk baru tersebut semakin memperketat persaingan antara brand lokal dan internasional.

Brand internasional memang lebih mendominasi di industri kecantikan dan fashion. Namun, nyatanya kini brand lokal pun tidak kalah saing.

Berdasarkan hasil riset Populix, menunjukkan tren yang semakin meningkat di mana konsumen Indonesia mulai lebih memilih produk lokal. Penasarankah seperti apakah hasil studi terkait industri kecantikan dan fashion tersebut?

Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia

kecantikan dan fashion
Source: Freepik

Di antara merek lokal dan internasional, baik di sektor skincare maupun fashion, menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap produk dalam negeri yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Merek Skincara Paling Disukai:

  • Merek Lokal: 76%
  • Merek Internasional: 24%

Merek Fashion Paling Disukai:

  • Merek Lokal: 80%
  • Merek Internasional: 20%

Faktor utama yang memengaruhi pemilihan skincare adalah kesesuaian produk dengan jenis kulit masing-masing.

Selain itu, izin dari BPOM juga menjadi faktor penting, mencerminkan kekhawatiran yang kuat terkait keamanan dan keabsahan produk.

Baca juga: Survei Populix: Preferensi Pembeli Saat Grocery Shopping

Alasan Memilih Merek Kecantikan dan Fashion

5 Alasan Utama Memilih Merek Skincare

  • 67% cocok dengan jenis kulit
  • 52% memiliki izin edar dari BPOM
  • 49% harga terjangkau
  • 47% harga sesuai kualitas
  • 47% kualitas barang yang baik

Sementara itu, faktor utama yang memengaruhi pemilihan merek fashion adalah harga yang terjangkau, reputasi merek yang kuat, dan kualitas produk yang tinggi.

5 Alasan Utama Memilih Merek Fashion

  • 60% nilai sepadan dengan harga
  • 43% harga terjangkau
  • 42% merek tepercaya
  • 39% ukuran produk sesuai
  • 38% produk tahan lama

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren terbaru dalam industri beauty dan fashion di Indonesia, Anda bisa langsung unduh report Market Insights and Strategic Opportunities for Beauty and Fashion Brands in Indonesia.”

Sementara itu, jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail terkait bisnis kecantikan dan fashion, ataupun hal lainnya, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Perspektif Pasar soal Electric Vehicle atau Kendaraan Listrik

Tags:
Artikel Terkait
10 Faktor Menentukan Kampus S2 yang Patut Dipertimbangkan
Menentukan kampus S2 merupakan salah satu langkah krusial yang dapat memengaruhi arah karier, pengembangan diri, dan masa depan akademik seseorang. Keputusan itu tidak bisa diambil secara sembarangan, apalagi bagi mereka yang ingin melanjutkan studi sambil tetap bekerja atau punya target karier tertentu. Tidak sedikit mahasiswa yang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk riset kampus, membandingkan program studi, […]
Survei Online Berbayar: Kumpulkan Data Cepat dan Terukur
Survei online berbayar menjadi salah satu metode paling efektif untuk membantu perusahaan memahami perilaku, preferensi, dan kebutuhan konsumen secara cepat dan akurat. Banyak bisnis masih menghadapi tantangan dalam mengumpulkan data karena proses manual cenderung memakan waktu dan tidak selalu mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Dengan hadirnya survei online berbayar, proses pengumpulan data kini dapat dilakukan […]
Perbandingan Metode Pengumpulan Data di Penelitian Akademik
Pengumpulan data merupakan salah satu aspek krusial dalam penelitian akademik. Adapun dua metode pengumpulan data yang kerap digunakan yaitu survei online dan survei tradisional. Survei online adalah pengumpulan data yang memanfaatkan platform digital, memungkinkan peneliti mengumpulkan data secara efisien dan dari berbagai lokasi geografis. Sedangkan survei tradisional adalah metode pengumpulan data di mana kuesioner disebarkan […]