Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia
Finna Prima Handayani

Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia

1 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Industri kecantikan dan fashion Indonesia menunjukkan potensi besar untuk terus berkembang. Apalagi didukung adanya inovasi teknologi, perubahan perilaku konsumen, serta tingkat kesadaran khalayak pada brand kecantikan dan fashion yang semakin tumbuh.

Di sisi lain, pasar kecantikan dan fashion saat ini sangat kompetitif, terlebih dengan hadirnya produk-produk baru yang terus bermunculan. Keberadaan poduk baru tersebut semakin memperketat persaingan antara brand lokal dan internasional.

Brand internasional memang lebih mendominasi di industri kecantikan dan fashion. Namun, nyatanya kini brand lokal pun tidak kalah saing.

Berdasarkan hasil riset Populix, menunjukkan tren yang semakin meningkat di mana konsumen Indonesia mulai lebih memilih produk lokal. Penasarankah seperti apakah hasil studi terkait industri kecantikan dan fashion tersebut?

Preferensi Brand Kecantikan dan Fashion di Indonesia

kecantikan dan fashion
Source: Freepik

Di antara merek lokal dan internasional, baik di sektor skincare maupun fashion, menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap produk dalam negeri yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Merek Skincara Paling Disukai:

  • Merek Lokal: 76%
  • Merek Internasional: 24%

Merek Fashion Paling Disukai:

  • Merek Lokal: 80%
  • Merek Internasional: 20%

Faktor utama yang memengaruhi pemilihan skincare adalah kesesuaian produk dengan jenis kulit masing-masing.

Selain itu, izin dari BPOM juga menjadi faktor penting, mencerminkan kekhawatiran yang kuat terkait keamanan dan keabsahan produk.

Baca juga: Survei Populix: Preferensi Pembeli Saat Grocery Shopping

Alasan Memilih Merek Kecantikan dan Fashion

5 Alasan Utama Memilih Merek Skincare

  • 67% cocok dengan jenis kulit
  • 52% memiliki izin edar dari BPOM
  • 49% harga terjangkau
  • 47% harga sesuai kualitas
  • 47% kualitas barang yang baik

Sementara itu, faktor utama yang memengaruhi pemilihan merek fashion adalah harga yang terjangkau, reputasi merek yang kuat, dan kualitas produk yang tinggi.

5 Alasan Utama Memilih Merek Fashion

  • 60% nilai sepadan dengan harga
  • 43% harga terjangkau
  • 42% merek tepercaya
  • 39% ukuran produk sesuai
  • 38% produk tahan lama

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren terbaru dalam industri beauty dan fashion di Indonesia, Anda bisa langsung unduh report Market Insights and Strategic Opportunities for Beauty and Fashion Brands in Indonesia.”

Sementara itu, jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail terkait bisnis kecantikan dan fashion, ataupun hal lainnya, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Perspektif Pasar soal Electric Vehicle atau Kendaraan Listrik

Tags:
Artikel Terkait
Hasil Survei: Program Makan Bergizi Gratis Raih Respons Baik
Program makan bergizi gratis (MBG) mulai dijalankan pada Senin, 6 Januari 2025. Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jika para siswa sekolah menjadi prioritas pertama pemberian MBG pada Januari 2025. Program Presiden Prabowo Subianto ini menyasar sekitar 600.000 anak sekolah di 26 provinsi di Indonesia. Mengutip situs Tempo, pelaksanaan program makan bergizi gratis menelan anggaran Rp71 […]
9 Cara Menyusun Demografi Responden Penelitian yang Tepat
Dalam dunia penelitian, baik akademik maupun bisnis, kualitas data yang dikumpulkan sangat bergantung pada karakteristik responden. Salah satu kunci untuk mendapatkan data akurat dan representatif adalah dengan menyusun demografi responden dengan tepat. Data demografi penting karena membantu peneliti memahami siapa responden mereka, memastikan bahwa sampel penelitian representatif, dan memungkinkan analisis lebih mendalam berdasarkan kelompok tertentu. […]
Apa itu Roadmap? Ini Pengertian dan Cara Membuat untuk Bisnis
Secara umum, road map adalah peta untuk menunjukkan arah jalan. Namun, dalam dunia bisnis, roadmap diartikan sebagai dokumen yang menjelaskan rencana atau strategi bisnis secara rinci untuk dijadikan acuan dalam menjalankan program. Roadmap tidak hanya digunakan dalam dunia bisnis, melainkan juga dalam penelitian dan reformasi birokrasi. Untuk memahaminya lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini. […]