Kelola Bisnis Lebih Efisien dengan Omnichannel Marketplace
Populix

Kelola Bisnis Lebih Efisien dengan Omnichannel Marketplace

4 bulan yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Dalam mengelola bisnis online, kita tidak hanya dapat menunggu pembeli untuk datang membeli. Dengan adanya marketplace, seller akan semakin mudah dalam berjualan dengan memanfaatkan marketplace sebagai platform.

Akan tetapi, di balik kemudahan, selalu ada tantangan yang menghampiri, contohnya seperti kelola stok antar toko, mengatur pesanan saat musim belanja.

Namun, seller tak perlu khawatir karena kini omnichannel marketplace hadir diantara seller online sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah dalam bisnis online

Omnichannel Marketplace

Omnichannel marketplace merupakan sistem untuk mengelola banyak toko online di banyak marketplace sekaligus. Sistem ini memungkinkan seller online untuk mengelola pesanan secara otomatis, manajemen stok hingga data laporan penjualan.

Omnichannel marketplace menjadi pondasi bagi para seller online untuk menjalankan banyak toko online sekaligus di beberapa platform marketplace

Penggunaan sistem ini sangat mudah, Anda hanya perlu melakukan integrasi sistem dengan platform marketplace. Selanjutnya, Anda dapat mengelola semua toko secara terpusat hanya dengan melalui sistem tersebut.

Baca juga: 7 Faktor Customer Experience yang Paling Pengaruhi Pelanggan

Keuntungan Menggunakan Omnichannel Marketplace

omnichannel marketplace
Source: Freepik

1. Sistem Terpusat

    Omnichannel marketplace memungkinkan Anda menggunakan sistem yang terpusat di mana semua aktivitas dapat dilakukan dengan menggunakan satu tempat.

    Mulai dari mengelola pesanan, pengiriman, perhitungan stok, pembuatan kampanye, hingga laporan dapat dilihat dalam satu sistem tanpa harus membuka banyak aplikasi.

    2. Pelayanan Pelanggan 

      Pelayanan pelanggan merupakan poin penting yang perlu dimiliki setiap toko online. Untuk meningkatkan pelayanan pelanggan, seller dapat menggunakan fitur di omnichannel untuk mengatur balasan otomatis. 

      Jadi, apabila terdapat pertanyaan umum melalui chat atau review produk dari pengguna, maka semua akan terbalas secara otomatis melalui sistem yang sudah diatur.

      Jika pembeli memiliki pertanyaan spesifik, maka sistem akan langsung mengarahkan pesan tersebut ke seller untuk ditangani secara khusus.

      3. Sinkronisasi Stok

        Seller yang memiliki toko di setiap marketplace sering mengalami masalah update stok atau stok yang tidak sinkron antara toko dengan stok gudang.

        Namun, jika Anda menggunakan sistem omnichannel, maka tidak perlu khawatir karena sistem akan melakukan sinkronisasi secara otomatis untuk setiap produk yang terjual.

        4. Pengelolaan Pesanan Otomatis

          Sistem omnichannel memungkinkan seller untuk mengelola toko jauh lebih mudah dengan adanya pengelolaan pesanan otomatis.

          Ketika pesanan masuk, Anda tidak perlu membuka banyak aplikasi atau situs marketplace karena proses pesanan dapat dilakukan otomatis dari sistem. Mulai dari penerimaan pesanan hingga pengiriman dapat dijadwalkan secara otomatis dengan sistem.

          5. Analisis Penjualan

            Untuk membuat strategi penjualan yang efektif, Anda perlu menganalisis data penjualan sebelumnya. Dengan omnichannel, Anda dapat menentukan strategi penjualan berdasarkan data penjualan harian, bulanan hingga tahunan. Bahkan, Anda juga dapat melihat data penjualan pada masa kampanye. 

            Di era digital saat ini, mengelola bisnis online semakin mudah apalagi jika menggunakan sistem omnichannel marketplace seperti BigSeller.

            BigSeller merupakan solusi cerdas untuk membantu proses penjualan online jauh lebih mudah dengan berbagai fitur menarik. Mulai dari proses pesanan otomatis, sinkronisasi stok secara real-time, salin toko hingga laporan penjualan, semua dapat dilihat melalui satu sistem yang terpadu.

            *Artikel ini adalah bentuk kerja sama antara BigSeller & Populix

            download report populix

            Baca juga: 8 Alasan Net Promoter Score untuk Mengukur Pertumbuhan Brand

            Tags:
            Artikel Terkait
            10 Cara Meningkatkan Retensi Pelanggan, Pebisnis Wajib Tahu!
            Retensi pelanggan adalah metrik yang mengukur loyalitas pelanggan, atau kemampuan organisasi untuk mempertahankan pelanggannya dari waktu ke waktu. Setiap bisnis perlu memahami cara meningkatkan retensi pelanggan. Selain mengidentifikasi jumlah pelanggan setia, retensi pelanggan atau customer retention pun dapat mencerminkan atau memprediksi kepuasan pelanggan, perilaku pembelian kembali, keterlibatan pelanggan, dan ikatan emosional terhadap suatu merek. Fokus […]
            Resto All You Can Eat (AYCE) Favorit Khalayak, Ini Datanya!
            Restoran all you can eat (AYCE) menjadi pilihan yang tepat ketika Anda ingin makan sepuasnya tanpa khawatir melihat bill pesanan yang membengkak harganya karena telalu banyak memesan makanan. Seperti yang sudah diketahui, konsep makan di resto AYCE ini kita sudah diberi tahu sejak awal terkait paket makan yang kita pilih beserta harganya. Namun, kita bisa […]
            AI Solution for Smarter Market Expansion in Southeast Asia
            The business environment across Southeast Asia has changed significantly in recent years. Many businesses start to adopt AI solutions for their strategic planning, especially in market expansion. For companies looking to expand into Indonesia, using AI solutions isn’t just a nice-to-have anymore. It’s becoming essential for building strong entry strategies and achieving long-term success. AI […]