Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini
Populix

Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini

10 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini telah menunjukkan kemajuan. Namun, kondisi tersebut bukan berarti jauh dari berbagai tantangan, terutama di Indonesia.

Tantangan seperti diskriminasi, kesenjangan partisipasi, dan upah tampaknya masih perlu diatasi. Selain itu, perbedaan dalam peran dan prospek pertumbuhan karier pun kerap hadir di dunia kerja Indonesia.

Oleh karena itu, langkah seperti adanya perubahan budaya kerja yang inklusif sangat penting untuk mendorong kesetaraan perempuan yang lebih besar dalam dunia kerja Indonesia.

Baca juga: Tren Bekerja di Luar Negeri, Apa yang Jadi Motivasi Khalayak?

Sejauh Apa Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja?

kesetaraan perempuan
Source: Freepik

Berbicara soal kesetaraan perempuan, Populix menghadirkan report yang berjudul “Women’s Equality in the Workplace” untuk mengetahui kondisi kesetaraan gender di dunia kerja saat ini.

Dari hasil survei Populix, data menunjukkan adanya ketimpangan dalam distribusi peran kepemimpinan, dengan jumlah atasan laki-laki yang lebih dominan.

Sebagian orang melihat memang sudah ada kesetaraan gender dalam posisi kepemimpinan, tetapi yang lain justru menyadari bahwa laki-laki masih banyak mengisi peran tersebut.

Meski begitu, mayoritas responden tetap percaya bahwa proses promosi berlangsung secara adil dan semua orang memiliki peluang yang sama, tanpa memandang jenis kelamin.

kesetaraan perempuan
N Total: 424 (Source: Populix)

Survei tersebut menyoroti dukungan yang kuat terhadap inisiatif kesetaraan gender di dalam perusahaan, di mana para responden mendorong adanya dukungan dan kesempatan pengembangan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan dalam posisi kepemimpinan.

Baca juga: Job Mismatch: Permasalahan Serius yang Perlu Diperhatikan

Diskriminasi Masih Terjadi

Kesetaraan gender di dunia kerja memang telah digaungkan, tetapi tantangan seperti diskriminasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya ternyata masih ada.

Parahnya lagi, ternyata diskrimnasi itu hadir dari rekan kerja wanita. Meeskipun ini jarang terjadi.

kesetaraan perempuan
Source: Populix

Dari kasus diskriminasi dari rekan kerja perempuan ini menandakan perlunya interaksi yang saling menghormati di tempat kerja.

***

Itulah sedikit gambaran dari reportWomen’s Equality in the Workplace” Populix.

Untuk mengetahui kondisi kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini dari hasil report tersebut, Anda dapat mengunduhnya secara gratis. Sedangkan jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Minat Asuransi Kesehatan Swasta di Khalayak Cukup Tinggi

Tags:
Artikel Terkait
100 Hari Kerja Prabowo dan Gibran, Apakah Sudah Cukup Baik?
Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah genap 100 hari kerja. Selama 100 hari kerja Prabowo dan Gibran, berbagai program dan kebijakan sudah mereka jalankan demi membangun Indonesia lebih maju. Salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo dan Gibran yang sudah dijalankan yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MGB). Adapun tujuan dari program […]
Validitas: Definisi, Jenis, Contoh pada Penelitian
Validitas adalah sebuah istiah yang telah lazim diketahui. Definisi validitas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu sifat benar menurut bahan bukti yang ada, logika berpikir, atau kekuatan hukum; sifat valid; kesahihan. Sementara itu, mengutip laman Research Connections, validitas atau keabsahan adalah sejauh mana data dan hasil mencerminkan realitas secara akurat. Validitas mengacu pada konsep […]
Menghadapi New Normal dengan Riset Pasar
Pandemi yang mulai merebak pada bulan maret 2020, telah mengubah banyak hal. Banyak negara memberlakukan aturan yang membatasi mobilitas warganya guna memutus rantai penyebaran virus. Akibat dari pembatasan secara masif dalam skala global memberikan dampak signifikan pada perekonomian. Bahkan beberapa sektor yang tampak stabil dan menjanjikan mampu runtuh hanya dalam hitungan minggu. Kita telah memasuki […]