Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini
Populix

Survei Populix: Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja Saat Ini

9 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini telah menunjukkan kemajuan. Namun, kondisi tersebut bukan berarti jauh dari berbagai tantangan, terutama di Indonesia.

Tantangan seperti diskriminasi, kesenjangan partisipasi, dan upah tampaknya masih perlu diatasi. Selain itu, perbedaan dalam peran dan prospek pertumbuhan karier pun kerap hadir di dunia kerja Indonesia.

Oleh karena itu, langkah seperti adanya perubahan budaya kerja yang inklusif sangat penting untuk mendorong kesetaraan perempuan yang lebih besar dalam dunia kerja Indonesia.

Baca juga: Tren Bekerja di Luar Negeri, Apa yang Jadi Motivasi Khalayak?

Sejauh Apa Kesetaraan Perempuan di Dunia Kerja?

kesetaraan perempuan
Source: Freepik

Berbicara soal kesetaraan perempuan, Populix menghadirkan report yang berjudul “Women’s Equality in the Workplace” untuk mengetahui kondisi kesetaraan gender di dunia kerja saat ini.

Dari hasil survei Populix, data menunjukkan adanya ketimpangan dalam distribusi peran kepemimpinan, dengan jumlah atasan laki-laki yang lebih dominan.

Sebagian orang melihat memang sudah ada kesetaraan gender dalam posisi kepemimpinan, tetapi yang lain justru menyadari bahwa laki-laki masih banyak mengisi peran tersebut.

Meski begitu, mayoritas responden tetap percaya bahwa proses promosi berlangsung secara adil dan semua orang memiliki peluang yang sama, tanpa memandang jenis kelamin.

kesetaraan perempuan
N Total: 424 (Source: Populix)

Survei tersebut menyoroti dukungan yang kuat terhadap inisiatif kesetaraan gender di dalam perusahaan, di mana para responden mendorong adanya dukungan dan kesempatan pengembangan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan dalam posisi kepemimpinan.

Baca juga: Job Mismatch: Permasalahan Serius yang Perlu Diperhatikan

Diskriminasi Masih Terjadi

Kesetaraan gender di dunia kerja memang telah digaungkan, tetapi tantangan seperti diskriminasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya ternyata masih ada.

Parahnya lagi, ternyata diskrimnasi itu hadir dari rekan kerja wanita. Meeskipun ini jarang terjadi.

kesetaraan perempuan
Source: Populix

Dari kasus diskriminasi dari rekan kerja perempuan ini menandakan perlunya interaksi yang saling menghormati di tempat kerja.

***

Itulah sedikit gambaran dari reportWomen’s Equality in the Workplace” Populix.

Untuk mengetahui kondisi kesetaraan perempuan di dunia kerja saat ini dari hasil report tersebut, Anda dapat mengunduhnya secara gratis. Sedangkan jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Minat Asuransi Kesehatan Swasta di Khalayak Cukup Tinggi

Tags:
Artikel Terkait
17 Cara Mendapatkan Uang dari Internet untuk Pemula, Mudah!
Di era serba digital saat ini, ada banyak sekali cara mendapatkan uang dari internet. Tanpa adanya batasan ruang maupun waktu, Anda dapat memperoleh keuntungan kapan dan di mana saja. Tak dapat dipungkiri, perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat segala aktivitas manusia menjadi lebih mudah dan cepat. Sehingga, jika ingin memiliki usaha sampingan dari rumah, Anda […]
Populix
26 Nov 2024
10 Manfaat Journaling, Benarkah Mampu Redakan Stres?
Journaling adalah salah satu kegiatan bermanfaat yang bisa Anda lakukan dikala waktu luang. Misalnya, saat libur sekolah atau bekerja. Journaling dapat membantu Anda mengeksplorasi pikiran, emosi dan perasaan. Sehingga, sering dikatakan bahwa kegiatan ini mampu meredakan burnout ataupun stres. Lantas, benarkah journaling bermanfaat untuk mengurangi stres? Yuk temukan jawabannya dalam pembahasan berikut ini. Tidak hanya […]
Riset Iklan: Kunci agar Pesan Kampanye Tepat Sasaran
Dalam dunia pemasaran yang kompetitif, riset iklan bukan lagi pilihan tambahan, melainkan langkah strategis yang wajib dilakukan sebelum dan sesudah kampanye berjalan. Tanpa riset yang matang, sebuah iklan berisiko tidak relevan dengan audiens, membuang anggaran, dan gagal mencapai tujuan komunikasi merek. Melalui riset yang tepat, brand dapat memahami bagaimana pesan iklan diterima, apakah visual dan […]