Arti Produktivitas: Cara Menghitung dan Cara Meningkatkannya
Populix

Arti Produktivitas: Cara Menghitung dan Cara Meningkatkannya

9 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Produktivitas adalah istilah umum yang sering digunakan pada berbagai model bisnis. Dalam hal ini, faktor paling penting untuk menunjang keberhasilan suatu bisnis adalah produktivitas karyawannya. Tanpa adanya produktivitas karyawan, tentu kegiatan operasional perusahaan tidak akan berjalan lancar. Inilah mengapa meningkatkan produktivitas kerja sangatlah penting.

Lantas, apa yang dimaksud dengan produktivitas dan bagaimana cara meningkatkannya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu produktivitas?

Produktivitas adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris productivity. Productivity sendiri merupakan gabungan dari product dan activity. Jadi, apabila diartikan secara menyeluruh pengertian produktivitas adalah kegiatan menghasilkan produk barang atau jasa.

Secara umum, produktivitas adalah kemampuan seseorang, sistem, atau perusahaan untuk menghasilkan sesuatu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien.

Arti produktivitas sendiri masih berkaitan dengan daya produksi dan keproduktifan. Maka dari itu, dalam proses produksi, produktivitas digunakan untuk menilai tingkat efisiensi pabrik, mesin, sistem, atau seseorang dalam mengubah input menjadi output yang diinginkan.

Berdasarkan penjelasan tadi, maka kita bisa memahami bahwa produktivitas terdiri dari tiga unsur penting, yakni efektivitas, efisiensi, dan kualitas.

Efektivitas dijadikan sebagai nilai dari ketepatan dalam pemilihan teknik supaya suatu pekerjaan bisa mencapai target. Lalu efisiensi dijadikan sebagai nilai ketepatan dalam melaksanakan pekerjaan dengan penghematan sumber daya.

Sementara kualitas dijadikan sebagai nilai dari ketepatan untuk menyatakan seberapa jauh tingkat pemenuhan atas berbagai spesifikasi, persyaratan atau harapan pelanggan.

Cara menghitung produktivitas

Produktivitas yang berkaitan dengan daya produksi dan keproduktifan memiliki rumus perhitungan sebagai berikut.

Rumus produktivitas adalah = Output/Input

Contoh produktivitas yang menggunakan rumus di atas, misalnya sebuah perusahaan memproduksi barang jadi sebanyak 100kg menggunakan bahan baku plastik sebanyak 150kg pada bulan pertama. Di bulan kedua, perusahaan itu menggunakan bahan baku dengan jumlah sama namun produk jadi yang dihasilkan sebanyak 145 kg.

Maka, produktivitas perusahaan di bulan pertama:

Produktivitas = 100/150 = 0,67 atau 67%

Sementara produktivitas perusahaan di bulan kedua:

Produktivitas = 145/150 = 0,97 = 97%

Dari contoh di atas maka dapat dilihat bahwa produktivitas perusahaan meningkat dari 67% menjadi 97%. Dengan sumber daya sama, mereka mampu menghasilkan produk yang lebih banyak.

Faktor yang mempengaruhi produktivitas

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi produktivitas, berikut penjelasannya.

1. Faktor teknis

Faktor pertama yang mempengaruhi produktivitas adalah faktor teknis. Dalam hal ini Anda perlu memperhatikan beberapa poin seperti penentuan lokasi, ukuran pabrik, tata letak, mesin produksi, cara menggunakan mesin, pengembangan, dan penerapan komputerisasi.

Perlu diketahui bahwa faktor teknis memiliki pengaruh besar terhadap tingkat produksi suatu bisnis atau perusahaan. Jadi, alangkah baiknya perusahaan menggunakan teknologi terkini yang cepat agar produktivitasnya meningkat.

2. Faktor produksi

Faktor produksi adalah beberapa hal yang termasuk koordinasi, perencanaan, kualitas bahan baku, pengendalian produksi, dan standarisasi proses produksi.

3. Faktor organisasi

Faktor yang juga mempengaruhi produktivitas adalah faktor organisasi. Faktor ini meliputi jenis organisasi yang diterapkan, otoritas dan tanggung jawab individu atau departemen, keahlian pekerjaan, pembagian atau alokasi pekerjaan, serta pendefinisian organisasi.

4. Faktor personal

Faktor personal merupakan faktor yang turut berpengaruh dalam produktivitas bisnis. Meningkatnya produktivitas akan menyebabkan produsen membutuhkan tambahan kerja.

Adapun beberapa poin yang termasuk faktor personal yaitu penempatan posisi, kualitas SDM, pelatihan dan pengembangan SDM, kesempatan berkarir, kesempatan memberikan saran atau pendapat, serta kondisi lingkungan kerja.

5. Faktor finansial

Tak dapat dipungkiri bahwa suatu bisnis dapat berjalan dengan baik jika kondisi finansialnya baik pula. Maka dari itu pengelolaan keuangan haruslah dilakukan sebaik mungkin dan penuh perhitungan. Dengan begitu, tingkat produktivitas perusahaan akan ikut meningkat.

6. Faktor manajemen

Faktor berikut berikutnya yakni manajemen. Sudah menjadi keharusan bagi manajemen perusahaan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia agar mampu menghasilkan sesuatu dengan biaya seminimal mungkin.

Motivasi tinggi terhadap karyawan, lingkungan kerja yang baik dan didukung dengan pemanfaatan teknologi terbaru dalam proses produksi akan secara signifikan meningkatkan kegiatan produktivitas perusahaan.

7. Faktor lokasi

Tingkat produktivitas juga bisa dipengaruhi oleh faktor lokasi. Poin yang termasuk di dalamnya antara lain jarak dengan pasar, jarak lokasi dengan sumber bahan baku, keahlian SDM, fasilitas infrastruktur, dan lain sebagainya.

8. Faktor pemerintah

Berbagai peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah juga dapat mempengaruhi tingkat produktivitas. Misalnya seperti kebijakan fiskal dan peraturan ketenagakerjaan.

Baca juga: Manajemen Waktu: Pengertian, Manfaat, Tips Agar Efektif

Pengukuran produktivitas

Umumnya pengukuran berkaitan dengan produktivitas karyawan dilakukan oleh pihak manajemen. Ini bertujuan untuk memantau performa kinerja dan prestasi yang mampu diraih karyawan dalam perusahaan tersebut.

Adanya pengukuran produktivitas adalah berguna dalam membantu pihak manajemen perusahaan menentukan langkah ke depan. Jika proses penilaian bisa dilakukan secara objektif dan jujur, maka ini akan mampu meningkatkan motivasi karyawan untuk lebih giat bekerja dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Sehingga hal tersebut memungkinkan peluang karyawan mendapat pelatihan, kompensasi, dipromosikan, atau justru didemosikan.

Manfaat pengukuran produktivitas

Mengapa pengukuran produktivitas itu penting? Jawabannya karena tujuan pengukuran produktivitas adalah melihat bagaimana perusahaan mampu beroperasi, bertahan serta menghasilkan keuntungan. Selain itu, kegiatan ini juga berguna dalam menentukan jenis rasio mana yang digunakan di antara banyak jenis nilai produktivitas.

Sementara itu, Vincent Gaspersz dalam bukunya yang berjudul Manajemen Produktivitas Total mengungkapkan bahwa manfaat pengukuran produktivitas adalah sebagai berikut.

  • Perusahaan memperoleh informasi dan dapat menilai efisiensi sumber dayanya
  • Proses perencanaan sumber daya menjadi lebih efektif dan efisien
  • Perusahaan mampu menyelaraskan tujuan ekonomis dan non-ekonomisnya
  • Perusahaan mampu mengubah perencanaan target tingkat produktivitas masa depan dengan berkaca pada tingkat produktivitas sekarang
  • Perusahaan dapat menetapkan strategi guna memperbaiki kondisi produktivitasnya
  • Perusahaan memperoleh informasi terkait nilai produktivitasnya dibanding kompetitor

Cara meningkatkan produktivitas perusahaan

Pada dasarnya, cara meningkatkan produktivitas perusahaan adalah dengan meningkatkan produktivitas kerja karyawannya. Berikut merupakan cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk mengoptimalkan kinerja karyawan.

  • Sesuaikan pekerjaan karyawan dengan bakat dan minatnya
  • Adakan training dan cross-training
  • Sediakan fasilitas yang mendukung kerjanya
  • Tingkatkan produktivitas karyawan dengan insentif
  • Apresiasi setiap keberhasilan karyawan, sekecil apapun itu
  • Lakukan evaluasi kinerja secara berkala

Itu dia penjelasan lengkap seputar apa itu produktivitas. Produktivitas adalah istilah yang tak hanya digunakan dalam dunia bisnis, melainkan juga di kehidupan sehari-hari.

Nah, dari pemaparan di atas, dapat dipahami bahwa tingkat produktivitas dipengaruhi oleh banyak hal. Namun, terdapat cara meningkatkan produktivitas yang bisa perusahaan lakukan seperti menyediakan fasilitas memadai, memberikan insentif, dan sebagainya. Untuk informasi menarik lainnya, yuk kunjungi blog Populix sekarang juga!

Baca juga: 30 Kata-kata Motivasi Kerja, Boost Semangat Kerja Makin Giat

Tags:
Artikel Terkait
Pengertian CV (Persekutuan Komanditer): Ciri, Sifat, dan Jenis
Di Indonesia, terdapat sejumlah model bisnis yang beroperasi sesuai jenis dan fungsinya masing-masing. Salah satu dari badan usaha tersebut adalah persekutuan komanditer atau Commanditaire Vennootschap (CV). Jenis badan usaha swasta ini menjadi yang paling populer di kalangan masyarakat. Syarat dan proses pendirian Commanditaire Vennootschap juga menjadi salah satu alasan semakin banyaknya jenis badan usaha ini. […]
Cara Jualan di TikTok Shop, Dijamin Laris dan Banjir Orderan!
Beberapa tahun ini TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang banyak sekali digandrungi oleh masyarakat. Seiring berkembangnya teknologi, kini TikTok tak hanya sebagai media hiburan saja, namun Anda juga bisa menjual produk di sana. Nah ternyata, ada banyak cara jualan di TikTok yang bisa Anda lakukan, lho! Sebagai pemilik bisnis, apakah Anda tertarik? Yuk […]
Research Gap: Pengertian, Jenis, dan Cara Menemukannya
Berbicara mengenai skripsi, metode penelitian dan seputarnya, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah research gap (celah dalam penelitian), bukan? Ya, research gap adalah situasi di mana ditemukannya inkonsistensi antara hasil penelitian dengan data-data yang mendukungnya. Artinya, dibutuhkan penelitian baru untuk menjawab ‘celah’ tersebut. Bahkan tak terbatas pada penelitian, sebutan research gap pun cukup […]