Mengintip Rutinitas Pagi CEO Google, Sundar Pichai
Populix

Mengintip Rutinitas Pagi CEO Google, Sundar Pichai

6 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Kita semua sudah tahu jika Google adalah rajanya mesin pencari nomor satu dan paling banyak digunakan oleh orang di penjuru dunia. Dibalik kesuksesan Google, ada seorang pemimpin cerdas bernama Sundar Pichai yang dipercaya menjadi CEO sejak 2015 lalu. Pichai berperan besar dalam pengembangan produk-produk dari perusahaan besutan Larry Page dan Sergey Brin itu.

Mengemban tugas untuk menciptakan strategi jangka panjang bisnis Google, sampai mengawasi ribuan karyawan di lima benua dunia bukan merupakan pekerjaan yang mudah pastinya. Sebelum melakukan aktivitas itu semua, Sundar Pichai selalu melakukan beberapa rutinitas pagi yang sederhana, salah satunya mengawali hari dengan pikiran yang tenang.

Berikut beberapa habit di pagi hari sang bos Google dalam memulai harinya yang dapat menginspirasi!

1. Bangun pada jam 06.30 – 07.00 pagi

Banyak yang mengira orang yang punya jabatan penting di suatu perusahaan dan memiliki jadwal padat tidak mengenal yang namanya ‘bangun siang’. Tapi hal tersebut tidak berlaku untuk Sundar Pichai.

Banyak yang belum tahu jika ternyata Sundar Pichai bukanlah morning person alias tidak suka bangun terlalu pagi. Dilansir dari Business Insider, jam bangun tidur Sundar yang paling siang adalah pukul 07.00 pagi. Sehabis bangun tidur ia butuh waktu sendiri semisal baca koran dan minum teh.

2. Membaca buku atau koran

Sundar Pichai mengaku bahwa ia senang membaca koran di pagi hari. Menurut kutipan wawancaranya, Pichai mengatakan bahwa ia tidak bisa melewatkan hari tanpa membaca koran sambil minum teh. Menariknya, dari sekian banyak berita atau koran digital yang bisa bertebaran di internet, CEO Google ini lebih suka membaca koran versi cetak.

Menurut penelitian, selain dapat meningkatkan fokus, membaca buku juga bisa mengurangi stres. Tidak heran jika Pichai melakukan ini agar bisa memulai hari dengan suasana hati yang tenang.

3. Sarapan berkualitas dan minum secangkir teh

via Instagram (@sundarpichai)

Sebagai seorang vegetarian, Sundar Pichai sangat memperhatikan menu sarapannya agar mendapatkan nutrisi yang bisa menunjang produktivitas sepanjang hari. Biasanya Pichai sarapan dengan telur dadar dan roti panggang.

Ia juga rutin untuk menikmati secangkir teh hangat di pagi hari, namun Pichai tidak menyebutkan jenis teh apa yang biasa ia minum. Dilansir dari MayoClinic, teh juga memiliki beberapa manfaat baik, salah satunya jenis teh hitam yang memiliki fraksi kafein yang ditemukan dalam kopi, sehingga bisa menjadi alternatif selain kopi.

4. Fokus pada gambaran besar

Sebelum diangkat menjadi CEO Google, karir Sundar Pichai dimulai tahun 2004, dimana ia bertanggung jawab untuk mengembangkan beberapa produk Google, seperti Google Chrome, Chrome OS, dan Google Drive.

Pichai tidak menganggap pekerjaan yang dilakukan Google sebagai “permainan zero-sum” atau untung-untungan belaka. Menurut pria lulusan Stanford University ini, memikirkan jangka panjang sangat lah penting. Fokus pada gambaran besar dapat membantu para karyawannya mendapatkan sudut pandang yang luas, dan meningkatkan cara mereka dalam memprioritaskan serta merespon sesuatu setiap harinya.

Itulah fakta-fakta menarik seputar rutinitas pagi Sundar Pichai. Kebiasaan baik yang ia lakukan pada pagi hari, dan keinginan untuk fokus pada tujuan yang ingin dicapainya layak menjadi inspirasi. Terutama bagi seorang pemimpin atau pelaku bisnis, kepemimpinan CEO Google dapat menjadi motivasi dalam menciptakan inovasi!

Artikel Terkait
Data Sekunder: Definisi, Sumber Data, Kelebihan, Kekurangan
Dalam penelitian, ada yang disebut data sekunder. Data sekunder adalah salah satu dari dua jenis data utama, selain data primer. Kedua tipe data ini sangat berguna dalam penelitian dan statistik. Walaupun sama-sama jenis data utama, tetapi tetap saja ada yang berbeda dari data sekunder dan primer. Kali ini, yuk, kita bahas tentang data sekunder. Apa […]
Serunya Binge Watching dan Dampak Buruknya bagi Kesehatan
Nonton marathon atau sering disebut binge watching adalah fenomena yang seringkali kita dapati belakangan ini. Kegiatan tersebut kerap dipilih sebagai alternatif hiburan karena praktis dan cepat. Biasanya orang-orang yang suka nonton marathon juga familiar dengan aplikasi video on demand, yang menyediakan cuplikan karya audio visual dengan fleksibilitas jumlah tayangan. Seperti apa tren fenomena binge watching […]
Universitas Peringkat Tinggi Selalu Lebih Baik untuk S2, Benarkah?
Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 merupakan langkah besar dalam karier akademik dan profesional seseorang. Salah satu pertimbangan utama dalam memilih universitas untuk S2 adalah peringkat universitas tersebut. Namun, apakah universitas peringkat tinggi selalu menjadi pilihan terbaik untuk S2? Artikel ini akan membahas faktor, kualitas, dan kelebihan yang perlu dipertimbangkan saat memilih universitas untuk pendidikan S2. […]