Kelola Bisnis Lebih Efisien dengan Omnichannel Marketplace
Populix

Kelola Bisnis Lebih Efisien dengan Omnichannel Marketplace

8 bulan yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Dalam mengelola bisnis online, kita tidak hanya dapat menunggu pembeli untuk datang membeli. Dengan adanya marketplace, seller akan semakin mudah dalam berjualan dengan memanfaatkan marketplace sebagai platform.

Akan tetapi, di balik kemudahan, selalu ada tantangan yang menghampiri, contohnya seperti kelola stok antar toko, mengatur pesanan saat musim belanja.

Namun, seller tak perlu khawatir karena kini omnichannel marketplace hadir diantara seller online sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah dalam bisnis online

Omnichannel Marketplace

Omnichannel marketplace merupakan sistem untuk mengelola banyak toko online di banyak marketplace sekaligus. Sistem ini memungkinkan seller online untuk mengelola pesanan secara otomatis, manajemen stok hingga data laporan penjualan.

Omnichannel marketplace menjadi pondasi bagi para seller online untuk menjalankan banyak toko online sekaligus di beberapa platform marketplace

Penggunaan sistem ini sangat mudah, Anda hanya perlu melakukan integrasi sistem dengan platform marketplace. Selanjutnya, Anda dapat mengelola semua toko secara terpusat hanya dengan melalui sistem tersebut.

Baca juga: 7 Faktor Customer Experience yang Paling Pengaruhi Pelanggan

Keuntungan Menggunakan Omnichannel Marketplace

omnichannel marketplace
Source: Freepik

1. Sistem Terpusat

    Omnichannel marketplace memungkinkan Anda menggunakan sistem yang terpusat di mana semua aktivitas dapat dilakukan dengan menggunakan satu tempat.

    Mulai dari mengelola pesanan, pengiriman, perhitungan stok, pembuatan kampanye, hingga laporan dapat dilihat dalam satu sistem tanpa harus membuka banyak aplikasi.

    2. Pelayanan Pelanggan 

      Pelayanan pelanggan merupakan poin penting yang perlu dimiliki setiap toko online. Untuk meningkatkan pelayanan pelanggan, seller dapat menggunakan fitur di omnichannel untuk mengatur balasan otomatis. 

      Jadi, apabila terdapat pertanyaan umum melalui chat atau review produk dari pengguna, maka semua akan terbalas secara otomatis melalui sistem yang sudah diatur.

      Jika pembeli memiliki pertanyaan spesifik, maka sistem akan langsung mengarahkan pesan tersebut ke seller untuk ditangani secara khusus.

      3. Sinkronisasi Stok

        Seller yang memiliki toko di setiap marketplace sering mengalami masalah update stok atau stok yang tidak sinkron antara toko dengan stok gudang.

        Namun, jika Anda menggunakan sistem omnichannel, maka tidak perlu khawatir karena sistem akan melakukan sinkronisasi secara otomatis untuk setiap produk yang terjual.

        4. Pengelolaan Pesanan Otomatis

          Sistem omnichannel memungkinkan seller untuk mengelola toko jauh lebih mudah dengan adanya pengelolaan pesanan otomatis.

          Ketika pesanan masuk, Anda tidak perlu membuka banyak aplikasi atau situs marketplace karena proses pesanan dapat dilakukan otomatis dari sistem. Mulai dari penerimaan pesanan hingga pengiriman dapat dijadwalkan secara otomatis dengan sistem.

          5. Analisis Penjualan

            Untuk membuat strategi penjualan yang efektif, Anda perlu menganalisis data penjualan sebelumnya. Dengan omnichannel, Anda dapat menentukan strategi penjualan berdasarkan data penjualan harian, bulanan hingga tahunan. Bahkan, Anda juga dapat melihat data penjualan pada masa kampanye. 

            Di era digital saat ini, mengelola bisnis online semakin mudah apalagi jika menggunakan sistem omnichannel marketplace seperti BigSeller.

            BigSeller merupakan solusi cerdas untuk membantu proses penjualan online jauh lebih mudah dengan berbagai fitur menarik. Mulai dari proses pesanan otomatis, sinkronisasi stok secara real-time, salin toko hingga laporan penjualan, semua dapat dilihat melalui satu sistem yang terpadu.

            *Artikel ini adalah bentuk kerja sama antara BigSeller & Populix

            download report populix

            Baca juga: 8 Alasan Net Promoter Score untuk Mengukur Pertumbuhan Brand

            Tags:
            Artikel Terkait
            Etika Bisnis: Pengertian, Teori, Prinsip, Contoh Kasus
            Menjalankan sebuah perusahaan bagi seorang pelaku bisnis bukan hal yang mudah. Anda harus punya kemampuan pengambilan keputusan yang baik, bahkan di situasi genting sekalipun. Di samping itu, keputusan-keputusan tersebut harus berlandaskan latar belakang etika bisnis yang baik. Etika bisnis adalah aturan tidak tertulis tetapi penting untuk Anda perhatikan dan terapkan demi kebaikan perusahaan. Lantas, apa […]
            Populix
            12 Des 2023
            Imputasi Data: Definisi, Metode, dan Pentingnya
            Sudahkah Anda tahu tentang apa itu imputasi data? Melansir laman Research Connections, imputasi data adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengisi nilai yang hilang (karena tidak ada respons) dalam survei. Metode ini didasarkan pada analisis cermat terhadap pola data yang hilang. Jenis imputasi data meliputi imputasi rata-rata, imputasi ganda, hot deck dan cold deck. Imputasi […]
            Business Idea AI for Smarter Market Entry in Indonesia
            Indonesia’s market is full of opportunities for businesses, but transforming an idea into a successful launch also involves real risk. Business idea AI for market entry reshapes how businesses test and validate market potential by enabling fast, data-driven validation long before major financial commitments are made. The real advantage of business idea AI lies in […]