Asosiasi: Definisi hingga Jenis dalam Penelitian
Populix

Asosiasi: Definisi hingga Jenis dalam Penelitian

3 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Anda tentu sudah pernah mendengar terkait istilah asosiasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), salah satu definisi asosiasi adalah pembentukan hubungan atau pertalian antara gagasan, ingatan, atau kegiatan pancaindra.

Asosiasi memang dapat dikaitkan dengan beberapa hal, termasuk juga riset atau penelitian. Namun, apakah yang dimaksud asosiasi dalam konteks riset?

Apa Itu Asosiasi?

asosiasi adalah
Source: Freepik

Dalam konteks riset atau penelitian, asosiasi adalah hubungan satu variabel dengan variabel lainnya. Lebih spesifik, dua variabel dikorelasikan ketika keduanya menunjukkan tren meningkat atau menurun.

Melansir Office of Research Integrity, asosiasi yaitu dua hal atau lebih yang berkaitan atau terhubung satu sama lain. Contohnya, permintaan pasar terhadap suatu produk dan penetapan harga produk tersebut.

Asosiasi ini juga bisa positif dan negatif. Asosiasi positif menunjukkan bahwa ketika satu variabel meningkat, nilai variabel lainnya meningkat. Sedangkan asosiasi negatif berarti bahwa ketika suatu variabel ditingkatkan, nilai variabel lainnya menurun.

Asosiasi dapat ditemukan dalam studi eksperimental atau deskriptif. Menemukan hubungan yang signifikan, baik selama studi eksperimental atau deskriptif, dapat mengarah pada pengembangan program atau solusi untuk mengatasi masalah tertentu.

Baca juga: Structural Equation Modeling: Definisi serta Jenisnya

Asosiasi Arah Positif

Maksud asosiasi arah positif yakni dua variabel memiliki hubungan atau korelasi positif apabila nilai salah satu variabel cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya nilai variabel lainnya.

Asosiasi positif sempurna berarti bahwa terdapat hubungan antara dua variabel, dan hubungan tersebut positif 100%. Dalam statistik, hubungan positif sempurna diwakili oleh nilai +1,00, sedangkan 0,00 menunjukkan tidak ada hubungan.

Contoh

Misalnya Anda sedang melakukan riset terkait konsumsi minuman soda dan makanan cepat saji di sebuah pusat perbelanjaan.

Anda mengumpulkan data dari 100 responden dan menemukan bahwa semakin sering seseorang minum minuman soda, semakin sering pula mereka makan makanan cepat saji.

Ini adalah asosiasi positif. Artinya, ada hubungan antara dua variabel ini di mana peningkatan konsumsi minuman soda berkorelasi dengan peningkatan konsumsi makanan cepat saji.

Baca juga: Chi-Square: Definisi, Jenis, Rumus

Asosiasi Arah Negatif

Adapun yang dimaksud asosiasi arah negatif yaitu ketika salah satu dari dua variabel cenderung menurun seiring dengan kenaikan variabel lainnya.

Dalam statistik, hubungan negatif sempurna diwakili oleh nilai -1,00, sedangan 0,00 menunjukkan tidak ada hubungan.

Asosiasi negatif sempurna berarti hubungan yang tampak antara dua variabel selalu negatif 100%. Namun, ada kemungkinan juga bahwa dua variabel berhubungan negatif dalam beberapa kasus, tetapi tidak semua kasus.

Contoh

Misalkan Anda sedang riset tentang kepuasan pelanggan di restoran cepat saji. Anda menemukan bahwa semakin lama waktu yang diperlukan pelanggan untuk menerima pesanannya, semakin rendah tingkat kepuasan mereka.

Ini adalah bentuk asosiasi negatif. Artinya, ada hubungan di mana peningkatan waktu tunggu berdampak negatif pada kepuasan pelanggan.

Jenis Asosiasi dalam Penelitian

asosiasi dalam penelitian adalah
Source: Freepik

Terdapat dua jenis asosiasi umum yang kerap muncul dalam riset atau penelitian, yakni asosiasi kausal dan korelasional.

1. Asosiasi Kausal

Jenis ini menganggap satu variabel sebagai faktor penyebab perubahan yang terjadi kepada variabel lain.

Dalam penelitian kausal, peneliti mencoba menentukan apakah perubahan dalam satu variabel secara langsung mengakibatkan perubahan dalam variabel lain.

Sedangkan dalam penelitian eksperimen, kerap digunakan untuk menentukan asosiasi kausal dengan mengontrol variabel lain yang bisa saja memengaruhi hubungan tersebut.

2. Asosiasi Korelasional

Jenis ini merupakan hubungan di mana dua variabel memiliki hubungan statistik, tetapi tidak ada asumsi penyebabnya.

Dalam penelitian korelasional, peneliti hanya menemukan bahwa perubahan dalam satu variabel berkaitan dengan perubahan dalam variabel lain, tetapi tidak dapat menyatakan jika salah satu variabel menjadi penyebab perubahan variabel lain.

Hubungan korelasional dapat Anda temukan dalam analisi statistik seperti korelasi Pearson ataupun korelasi Spearman.

***

Dalam penelitian, asosiasi dapat memberikan wawasan berharga, terlebih lagi jika dalam proses penelitian Anda menggunakan platform survei online PopSurvey by Populix (sebelumnya Poplite) untuk mengumpulkan data.

Hal itu tentu saja dapat mengoptimalkan pengumpulan data dan mendukung studi-studi asosiasi yang memungkinkan peneliti untuk membuat keputusan lebih tepat serta efektif.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan penelitian, sinergi antara asosiasi dan layanan survei online PopSurvey by Populix (sebelumnya Poplite) akan terus menjadi bagian integral dari proses analisis dan pemahaman yang lebih baik.

PopSurvey Populix platform survei online

Baca juga: Snowball Sampling: Definisi, Jenis, dan Contoh

Artikel Terkait
Workshop Adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis & Contohnya
Apakah Anda pernah mengikuti workshop? Perlu diketahui, workshop adalah salah satu cara untuk memberikan informasi mengenai suatu keterampilan sekaligus mengembangkan pemikiran inovatif. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mencoba atau mengimplementasikan materi secara langsung.  Nah, bagi Anda yang tertarik mengetahui lebih dalam tentang apa itu workshop, yuk simak penjelasan selengkapnya pada artikel […]
18 Makanan Kekinian 2022 untuk Ide Bisnis, Wajib Dicoba!
Tren makanan kekinian kerap mengalami perubahan tiap tahunnya. Ada yang tetap eksis, namun ada juga yang hanya viral sesaat. Jika tahun kemarin daftar cemilan kekinian didominasi oleh tim gurih, di tahun ini varian makanan manis juga banyak mengisi daftar pilihan. Dari sekian jenis makanan yang sempat tren di tahun lalu, terdapat beberapa makanan kekinian yang […]
Persepsi Publik tentang Pilkada Indonesia 2024, Seperti Apa?
Pada tahun ini Indonesia akan menggelar Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah. Pelaksanaan Pilkada Indonesia 2024 akan berbeda dari edisi sebelumnya, karena Pilkada tahun ini digelar serentak pada waktu yang bersamaan. Pilkada Indonesia 2024 berangkat dari landasan hukum pasal UU No.7 Tahun 2019 tentang Pemilu, lebih tepatnya Pasal 201 ayat (8). Gelaran Pilkada Serentak 2024 berlaku […]