Tren Bekerja di Luar Negeri, Apa yang Jadi Motivasi Khalayak?
Finna Prima Handayani

Tren Bekerja di Luar Negeri, Apa yang Jadi Motivasi Khalayak?

11 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pernah berpikir untuk bekerja di luar negeri? Faktanya, sejumlah orang pernah berpikir seperti itu, bahkan sampai saat ini. Tentu saja terdapat beragam alasan yang membuat masyarakat tertarik untuk memulai karier internasional.

Penghasilan yang lebih tinggi merupakan motivasi utama pendorong minat bekerja di mancanegara, diiringi harapan akan adanya pengembangan karier, serta peningkatan kualitas hidup.

Walaupun bekerja di luar negeri memiliki beragam manfaat, tetapi masyarakat pun masih tetap memiliki kekhawatiran ketika hendak mencoba untuk meniti karier internasional.

Berkaitan dengan ini, Populix telah melakukan riset mengenai keinginan masyarakat bekerja di luar negeri, di mana hasil riset Populix tersebut dituang dalam laporan berjudul “Daya Tarik Karier Internasional bagi Pencari Kerja Indonesia” yang publish pada Maret 2025.

Seperti apakah isi laporannya?

Motivasi Responden Bekerja di Luar Negeri

bekerja di luar negeri
Source: Freepik

Ada beberapa faktor yang membuat responden tertarik untuk memulai kariernya di luar negeri, yaitu:

  • Penghasilan yang lebih tinggi (82%)
  • Pengembangan karier (62%)
  • Meningkatkan kualitas hidup (61%)
  • Pengalaman internasional (54%)
  • Networking global (33%)
  • Mempelajari budaya baru (29%)

Dari beragam faktor tersebut dapat dilihat jika mayoritas reseponden melihat bekerja di mancanegara dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan, baik dari sisi ekonomi, karier, maupun kualitas hidup.

Kekhawatiran Memulai Karier Internasional

Sementara itu, rasa khawatir pun nyatanya masih ada di dalam benak mereka. Kira-kira hal apa sajakah yang membuat rasa khawatir itu muncul?

  • Perbedaan budaya (53%)
  • Biaya hidup yang tinggi (52%)
  • Bahasa asing (50%)
  • Izin kerja dan legalitas (43%)
  • Keraguan atas kemampuan beradaptasi (28%)
  • Kemampuan/keterampilan yang kurang memadai (27%)
  • Pengalaman kerja yang terbatas (25%)
  • Usia yang tidak lagi muda (22%)
  • Kesehatan pribadi (12%)
  • Alasan lainnya (1%)

Baca juga: Job Mismatch: Permasalahan Serius yang Perlu Diperhatikan

Apa Bidang Pekerjaan yang Diminati?

Profesi di bidang administrasi, pemasaran, dan teknologi digital ternyata menjadi favorit. Hal ini menunjukkan pergeseran ke arah ekonomi berbasis keterampilan digital.

bekerja di luar negeri
Source: Populix

Lalu, di manakah negera tujuan bekerja yang menjadi favorit responden? Untuk mengetahuinya, Anda dapat mengunduh laporan Populix “Daya Tarik Karier Internasional bagi Pencari Kerja Indonesia” secara gratis!

Download report Daya Tarik Karier Internasional bagi Pencari Kerja Indonesia” untuk mendapatkan wawasan lebih dalam. Sedangkan jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Perencanaan Keuangan Pernikahan Milenial dan Gen-Z Indonesia

Tags:
Artikel Terkait
9 Cara Daftar Kuliah S2 Program Magister di Indonesia
Gelar S2 tidak hanya memberikan pemahaman akademik lebih mendalam, tetapi juga membuka peluang karier yang lebih luas. Namun, proses daftar kuliah S2 memerlukan persiapan yang matang agar semua tahapan bisa dilalui dengan lancar. Setiap universitas memiliki kebijakan dan persyaratan berbeda dalam penerimaan mahasiswa jenjang magister. Mulai dari pemilihan program studi, kelengkapan dokumen, hingga ujian seleksi, […]
15 Contoh Produk Kreatif dan Inovatif untuk Memulai Bisnis
Sebagai pebisnis, penting bagi Anda mempunyai sejumlah contoh produk kreatif yang bisa dijadikan sebagai pilihan penjualan terbaik. Hal ini tidak lain dan tidak bukan ditujukan untuk menarik minat lebih banyak pelanggan. Yup, Anda tentu perlu menawarkan produk yang unik agar mampu bersaing dengan kompetitor. Jangan khawatir, terdapat begitu banyak ide bisnis kreatif yang dapat Anda […]
Populix
02 Mar 2023
Potongan Pajak THR 2024 Lebih Besar, Ini Alasannya
Dua minggu menjelang lebaran, beberapa karyawan sudah ada yang mendapat Tunjanangan Hari Raya (THR). Namun, pada pencairan kali ini, ramai keluhan soal pajak THR 2024 yang nilainya lebih besar. THR bagi pegawai swasta akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 dengan cara dipotong oleh perusahaan untuk disetorkan ke kas negara. Sementara PNS, pajak terutang untuk […]