Apa itu Omzet? Pengertian, Cara Hitung & Tips Meningkatkan
Populix

Apa itu Omzet? Pengertian, Cara Hitung & Tips Meningkatkan

2 tahun yang lalu 6 MENIT MEMBACA

Omzet adalah pendapatan penjualan yang kerap digunakan sebagai acuan keberhasilan suatu bisnis.

Sebab, omzet artinya adalah pendapatan murni. Dalam hal ini, berarti perhitungannya tidak dikurangi dengan biaya atau beban apapun dari usaha.

Omzet mengindikasikan bahwa suatu bisnis telah memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan agar omzet naik.

Pada artikel berikut, Populix telah merangkum pengertian omzet, metode perhitungan, hingga tips meningkatkannya. Yuk baca pembahasan di bawah ini sampai habis!

Apa Itu Omzet?

Apa itu omzet? Pengertian omset, atau dalam kata bakunya omzet, adalah hasil penjualan yang didapatkan perusahaan pada suatu periode. 

Secara sederhana, pengertian omzet adalah revenue atau pendapatan kotor. Dalam hal ini, omzet adalah pendapatan sebelum dikurangi berbagai biaya yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan.

Adapun biaya-biaya tersebut pada umumnya meliputi biaya operasional, gaji karyawan, sewa gedung, pembayaran listrik, dan lain sebagainya.

Omzet tentunya merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi bisnis. 

Tujuan omzet adalah untuk menunjukkan efektivitas bisnis dalam melakukan penjualan pada periode tertentu.

Perbedaan Profit dan Omzet

Profit dan omzet adalah dua hal berbeda yang cukup sering disalahartikan. 

Namun, sebenarnya perbedaan profit dan omzet cukup jelas.

Adapun perbedaan profit dan omzet, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pengertian

Arti omzet dan profit kerap kali dikaitkan, padahal keduanya tidaklah sama. 

Omzet artinya total penghasilan atas penjualan pada suatu periode atau disebut juga dengan pendapat kotor.

Sementara profit adalah laba atau keuntungan hasil dari penjualan dalam suatu periode yang telah dikurangi harga pokoknya dan biaya operasional atau disebut juga pendapatan bersih.

Baca juga: Kenali Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP) & Cara Menghitung

2. Posisi dalam Laporan Keuangan

Dalam laporan keuangan, omzet adalah pendapatan yang terlihat di trading account

Profit di sisi lain ada pada income statement dan dipindahkan ke balance sheet.

Selain itu, dalam laporan keuangan laba rugi, omzet diletakkan di baris teratas karena masih harus dikurangi dengan kredit ataupun biaya operasional. 

Sedangkan profit diletakkan paling akhir karena sudah berupa nilai bersih.

3. Cara Hitung

Untuk menghitung omzet, jumlah unit yang terjual dikalikan dengan harga per unitnya. 

Sementara profit didapatkan dari hasil selisih omzet dan pengeluaran.

4. Manfaat

Manfaat mengetahui omzet adalah untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melakukan penjualan. 

Sementara manfaat profit ialah untuk melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan

Manfaat Mengetahui Jumlah Omzet

Mengetahui jumlah omzet akan bermanfaat bagi perusahaan, baik itu untuk analisis, evaluasi, hingga perencanaan.

Adapun beberapa manfaat mengetahui jumlah omzet adalah sebagai berikut:

1. Membantu Penyusunan Laporan Laba Rugi

Di dalam laporan laba rugi, omzet sering disebut sebagai “top-line”. Hal tersebut disebabkan karena omzet diletakkan di baris paling atas laporan.

Dengan adanya omzet, perhitungan lainnya bisa berjalan. Penyusunan laporan laba rugi pun dapat diselesaikan.

2. Mengetahui Performa Bisnis

Jumlah omzet yang didapatkan bisa memberikan Anda gambaran mengenai kualitas dan produktivitas bisnis.

Jika performa bisnis ini bisa terlihat, maka hal-hal yang perlu diperbaiki oleh perusahaan dapat segera diatasi.

3. Untuk Menentukan Pengeluaran di Masa Mendatang

Informasi yang diberikan dari jumlah omzet adalah acuan perusahaan untuk perencanaan di periode berikutnya.

Misalnya, saat omzet rendah, perusahaan bisa membuat rencana penjualan periode selanjutnya  dengan menekan pengeluaran.

Sebaliknya, saat omzet tinggi, perusahaan dapat menambah beban usaha lainnya yang masih memungkinkan. Bahkan bukan tidak mungkin, dana bisa dialokasikan untuk sumber keuntungan lainnya.

Baca juga: Manajemen Keuangan: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Prinsip

Cara Menghitung Omzet

Sebelumnya sudah sempat disebutkan bahwa cara menghitung omzet hanya perlu mengalikan antara jumlah unit yang terjual dengan harga per unitnya.

Agar semakin paham, Anda dapat memperhatikan contoh cara menghitung omzet di bawah ini:

Toko tas XYZ di bulan September tahun 2022 mampu menjual produknya sebanyak 100 buah. Harga jual sebuah tas yang ditawarkan Toko XYZ adalah Rp250.000. 

Maka, cara menghitung omzet penjualan yang didapatkan oleh Toko XYZ, yaitu:

Omzet = Jumlah unit terjual x harga per unit

Omzet = 100 x Rp250.000 = Rp25.000.000

Omzet yang didapatkan oleh Toko XYZ di bulan September 2022 adalah Rp25.000.000.

Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

Omzet adalah hal yang penting dalam bisnis karena memberi banyak manfaat bagi perusahaan. Oleh karena itu, pelaku usaha kerap mencari cara meningkatkan omzet penjualan.

Terdapat beberapa cara meningkatkan omzet penjualan yang dapat dipertimbangkan, di antaranya yaitu:

1. Kembangkan Strategi Penjualan yang Matang

Strategi penjualan yang matang akan sangat membantu bagi peningkatan omzet. Bukan hanya persoalan mendapatkan hasil akhirnya saja, tapi juga dalam proses memperolehnya.

Dalam bisnis, nantinya perusahaan akan menghadapi permintaan konsumen dan persaingan dengan kompetitor. 

Oleh karena itu, usahakan strategi penjualan yang akan dibuat sudah mempertimbangkan kedua hal tersebut. Jika dilakukan dengan tepat, omzet pun bisa meningkat. 

Baca juga: 7 Strategi Pemasaran yang Efektif, Pengertian, Tujuan & Elemen

2. Tingkatkan Kualitas Produk

Agar omzet semakin naik, perusahaan bisa mencoba strategi meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.

Cara ini dapat dilakukan dengan melihat umpan balik pelanggan terhadap produk dan pengembangan yang berkelanjutan.

3. Terapkan Teknik Marketing yang Tepat

Penjualan bisa lebih efektif dan dapat menghasilkan omzet bila menggunakan teknik marketing yang tepat.

Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan perlu meningkatkan kualitas di bagian marketing. Salah satu caranya adalah dengan memberikan program pelatihan kepada tim marketing.

4. Gunakan Banyak Platform Penjualan 

Cara meningkatkan omzet penjualan berikutnya adalah dengan memanfaatkan banyak platform yang tersedia.

Jika perusahaan Anda menjual produk secara eksklusif di situs pribadi, maka dapat mencoba platform penjualan lain, seperti marketplace ataupun fitur shop di media sosial. 

5. Berikan Pelayanan Berkualitas

Pelayanan berkualitas tentunya bisa membantu bisnis dalam mendapatkan pelanggan baru maupun loyal customer. Dengan demikian, penjualan akan semakin tinggi dan omzet pun dapat ikut meningkat.

6. Lakukan Kolaborasi

Cara meningkatkan omzet penjualan yang terakhir adalah melakukan kolaborasi dengan pihak lain.

Perusahaan dapat menjalin kerja sama dengan mitra yang relevan ataupun komunitas. Dengan demikian, jangkauan pasar menjadi lebih luas dan omzet yang didapatkan akan lebih banyak.

Demikian serba-serbi penjelasan mengenai omzet. Pada intinya, omzet adalah pendapatan yang harus dimaksimalkan agar bisnis Anda berhasil.

Jangan lupa praktikan cara meningkatkan omzet penjualan di atas untuk mempermudah pencapaian target usaha.

Pastikan semua langkah yang dilakukan juga sudah berorientasi pada kebutuhan konsumen di pasar.

Nah, untuk mengetahui apa yang konsumen butuhkan, salah satu upaya yang dapat Anda lakukan adalah riset pasar.

Dalam hal ini, Poplite by Populix siap membantu memberikan data yang kredibel dan feedback dari responden berkualitas.

Poplite adalah jasa survei online dengan 300.000+ responden terpercaya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bersama Poplite, kebutuhan riset pasar Anda bisa terpenuhi dengan cepat dan akurat. Yuk selangkah lebih pasti #DenganData bersama Poplitee!

Baca juga: 5+ Strategi Bisnis yang Efektif untuk Hasilkan Keuntungan

Tags:
Artikel Terkait
Survei Populix dan Teman Bumil: Dampak Pandemi Terhadap Kondisi Mental Keluarga
Sudah delapan bulan lamanya masyarakat Indonesia harus membatasi aktivitas di luar rumah, dikarenakan jumlah kasus positif pasien Covid-19 masih belum sepenuhnya membaik. Sebagian orang juga masih harus bekerja dirumah atau Work From Home maupun belajar secara online. Hal ini memaksa banyak keluarga untuk harus tetap di rumah. Meskipun momen ini dapat meningkatkan kualitas hubungan keluarga […]
Apa itu Social Media Marketing? Ini Strategi dan Contohnya!
Social media marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang mulai banyak digunakan saat ini. Pasalnya, bagi semua kalangan, media sosial mulai menjadi tempat paling lama untuk menghabiskan waktu. Fenomena inilah yang akhirnya membuat social media marketing menjadi strategi paling tepat untuk meningkatkan brand awareness sebuah produk dengan mudah.  Jika Anda tertarik mengaplikasikan strategi ini, berikut […]
Apa itu Wirausaha, Ciri-Ciri & Tips jadi Wirausahawan Sukses
Wirausaha adalah istilah yang mungkin sudah sering terdengar di telinga semua orang. Saat ini banyak orang memilih untuk menjadi wirausahawan dibanding bekerja sebagai karyawan di kantor. Hal tersebut dikarenakan tingginya tingkat persaingan dalam hal mencari pekerjaan. Pemerintah pun juga mendukung masyarakat yang ingin memulai wirausaha atau menjalankan bisnis rumahan secara mandiri. Namun, bagaimana cara menjadi […]