Binomial: Definisi, Kriteria, Rumus Distribusi Binomial
Populix

Binomial: Definisi, Kriteria, Rumus Distribusi Binomial

3 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Binomial mungkin menjadi salah istilah yang jarang Anda dengar. Binomial adalah sekumpulan dua variabel (orang, objek, dll.) yang beroperasi sebagai satu kesatuan yang menjadikannya saling melengkapi dan bergantung satu sama lain.

Sementara dalam konteks penelitian, binomial adalah jenis distribusi yang memiliki dua kemungkinan hasil, atau biasa disebut dengan distribusi binomial.

Melansir laman Statistics How To, distribusi binomial dapat dianggap sebagai probabilitas hasil sukses atau gagal dalam eksperimen maupun survei yang diulang berkali kali.

Apa Itu Distribusi Binomial?

distribusi binomial adalah
Source: Freepik

Distribusi binomial adalah distribusi statistik yang merangkum probabilitas suatu nilai akan mengambil salah satu dari dua nilai independen berdasarkan serangkaian parameter atau asumsi tertentu.

Mengutip situs Investopedia, asumsi yang mendasari distribusi binomial adalah hanya terdapat satu hasil untuk setiap percobaan, setiap percobaan mempunyai probabilitas keberhasilan yang sama, dan setiap percobaan saling eksklusif atau independen satu sama lain.

Kriteria Distribusi Binomial

Distribusi binomial harus memenuhi 3 kriteria berikut ini:

  • Jumlah pengamatan atau uji coba ditetapkan. Dengan kata lain, Anda hanya dapat mengetahui kemungkinan terjadinya sesuatu jika Anda melakukannya beberapa kali.
  • Setiap observasi atau uji coba bersifat independen. Dengan kata lain, tidak ada uji coba Anda yang berpengaruh pada kemungkinan uji coba berikutnya.
  • Probabilitas sukses sama persis dari satu percobaan ke percobaan lainnya.

Setelah Anda mengetahui bahwa distribusi Anda adalah binomial, Anda dapat menerapkan rumus distribusi binomial untuk menghitung probabilitasnya.

Baca juga: Distribusi Data Adalah: Pengertian hingga Jenisnya

Rumus Distribusi Binomial

Inilah rumus distribusi binomial:

b(x; n, P) = nCx * Px * (1 – P)n – x

Keterangan:

  • b = Probabilitas binomial
  • x = Jumlah total ‘berhasil’ (lulus atau gagal, kepala atau ekor, dll.)
  • P = Probabilitas keberhasilan pada percobaan individu
  • n = Jumlah percobaan

Baca juga: Bootstrapping Adalah: Definisi serta Peran dalam Penelitian

Mengapa Distribusi Binomial Penting?

pentignya distribusi binomial
Source: Freepik

Distribusi binomial digunakan untuk menghitung probabilitas hasil lulus atau gagal dalam survei, atau eksperimen yang direplikasi berkali-kali.

Hanay ada dua kali potensial untuk distribusi jenis ini. Secara lebih luas, distribusi adalah bagian penting dalam menganalisis kumpulan data untuk memperkirakan semua potensi hasil data dan seberapa sering hal tersebut terjadi.

Memperkirakan dan memahami keberhasilan atau kegagalan suatu hasil sangat penting pengembangan bisnis.

***

Distribusi binomial adalah alat statistik yang sangat relevan dalam konteks layanan survei online seperti PopSurvey (sebelumnya Poplite). Distribusi ini membantu dalam memahami dan memprediksi hasil survei dengan tingkat keberhasilan yang telah ditentukan sebelumnya.

Dengan menggunakan distribusi binomial, kita dapat mengukur probabilitas sukses dalam meraih tanggapan yang diinginkan dari responden. Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut tentang layanan PopSurvey (sebelumnya Poplite), jangan ragu untuk hubungi tim kami.

PopSurvey Populix platform survei online

Baca juga: Jurnal Ilmiah Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Jenis

Artikel Terkait
11 Cara Jualan Online untuk Pemula Bermodal Kecil & Laris!
Sedang berpikir untuk merintis usaha sendiri lewat internet, tetapi belum terlalu paham bagaimana cara jualan online? Jangan khawatir, sebab Populix punya tipsnya untuk Anda. Bagi seorang pemula, terjun ke dunia bisnis memang mungkin bukan hal mudah. Kabar baiknya, berkat perkembangan teknologi, kini Anda sudah bisa mulai membuka bisnis rumahan secara online dengan mudah. Akan tetapi, […]
Populix
05 Mei 2023
Apa itu Soft Skill? Arti, Manfaat, Contoh & Cara Meningkatkan
Beberapa orang masih menganggap soft skill adalah kemampuan yang tak begitu penting. Padahal, kemampuan ini harus dikembangkan dalam kehidupan maupun dunia kerja. Pasalnya, hard skill saja tidak cukup untuk membuat karir Anda berjalan mulus. Anda perlu membangun relasi yang baik dengan orang lain, pandai berkomunikasi di depan umum, memiliki creative thinking, dan masih banyak lagi. […]
7 Tips Membuat CV Akademik Mahasiswa untuk Pendaftaran S2
Masih banyak mahasiswa yang belum benar-benar memahami cara menyusun CV akademik yang tepat untuk keperluan pendaftaran S2. Sebagian besar hanya mengandalkan format CV profesional, tanpa menonjolkan aspek penting seperti pencapaian akademik, publikasi, maupun pengalaman penelitian. Tak jarang, ada pula mahasiswa yang menyertakan informasi kurang relevan dan membuat CV terlihat kurang rapi. Melalui artikel ini, Anda […]