10 Cara Menawarkan Produk dengan Baik untuk Menarik Pembeli
Populix

10 Cara Menawarkan Produk dengan Baik untuk Menarik Pembeli

1 tahun yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Salah satu indikator kesuksesan bisnis adalah saat mendapatkan banyak pembeli sehingga memperoleh banyak keuntungan. Namun, untuk mewujudkannya, tentu Anda perlu tahu bagaimana cara menawarkan produk ke konsumen yang menarik dan mudah diterima.

Memahami cara menawarkan produk ke konsumen merupakan salah satu strategi promosi yang perlu Anda rencanakan dengan matang dalam bisnis. Mengapa? 

Karena hal ini dapat berpengaruh pada branding produk itu sendiri.  

Terkadang, strategi penawaran yang kurang tepat justru membuat konsumen enggan untuk membeli, bahkan menaruh perhatian pada suatu produk. 

Nah, lantas bagaimana cara menawarkan produk kepada konsumen dengan tepat? 

Simak beberapa tips berikut. 

10 Tips dan Cara Menawarkan Produk kepada Konsumen

Agar sukses menggaet konsumen, ada beberapa tips dan cara menawarkan produk yang bisa Anda terapkan. 

Nah, agar tidak asal, yuk simak tips-tips berikut ini.

1. Menjelaskan Keunggulan Produk

Hal pertama yang wajib diperhatikan adalah bagaimana cara Anda mengenalkan produk pada calon konsumen. 

Cara menawarkan produk agar konsumen tertarik adalah dengan menjelaskan keunggulan atau nilai lebih dari produk tersebut secara detail.

Apalagi jika produk tersebut menawarkan fitur yang berbeda dari produk lain, Anda harus memastikan membuat keunikan tersebut menjadi highlight sehingga bisa menarik minat beli dari calon konsumen.

Baca juga: 6 Cara Promosi Produk yang Tepat Beserta Contohnya

2. Percaya Diri

Fundamental dari public speaking adalah percaya diri. 

Jika Anda menawarkan produk dengan ragu-ragu, maka calon konsumen tidak akan percaya dengan spesifikasi serta fitur-fitur produk yang Anda sampaikan.

Buatlah orang lain yakin bahwa produk yang Anda tawarkan bisa memenuhi kebutuhan mereka. 

Ketika Anda percaya diri, maka akan lebih mudah bagi calon konsumen untuk mempercayai informasi yang Anda berikan.

3. Hindari Usaha Merendahkan Produk Lain

Cara menawarkan produk ke konsumen tetap harus memperhatikan etika. 

Jangan sampai terindikasi merendahkan produk lain. Hal tersebut terkesan tidak menghormati brand lain dan mengurangi nilai sikap Anda di depan konsumen.

Sikap tersebut juga terlihat seakan memaksa calon konsumen untuk membeli produk tersebut. 

Bertindaklah secara aman dalam menawarkan produk agar tidak keluar dari zona persaingan yang sehat.

4. Menampilkan First Impression yang Baik

Agar calon konsumen mau memperhatikan penawaran Anda, maka usahakan untuk memberikan first impression yang baik. 

Jika dari Awal tidak bisa memberikan kesan menarik, bisa jadi proses penawaran Anda membosankan

Berikan kesan menarik untuk memancing rasa penasaran calon konsumen lebih lanjut mengenai produk yang Anda tawarkan. 

Ketika konsumen sudah nyaman dengan kehadiran Anda, maka proses penawaran produk dapat dilanjutkan.

5. Melayani Konsumen dengan Baik

Ketika menerima tawaran produk, biasanya calon konsumen akan memberikan beberapa pertanyaan. 

Usahakan untuk menjawab setiap pertanyaan mereka dengan baik secara ramah dan pastikan jujur.

Pada dasarnya, memberikan layanan yang baik kepada konsumen adalah hal wajib bagi setiap perusahaan. 

So, meski masih dalam tahap penawaran, akan lebih maksimal jika tidak hanya membicarakan produk tetapi juga disertai pelayanan terbaik.

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Penjualan dalam Bisnis Agar Omset Naik!

6. Lakukan Pendekatan Kepada Konsumen

Tips terbaik dalam cara menawarkan produk ke customer adalah dengan melakukan pendekatan terhadap mereka. 

Sebelum menemui target pasar, cari tahu latar belakang atau profil mereka sehingga Anda bisa memahami perilaku konsumen yang akan dihadapi. 

Contoh cara menawarkan produk dengan melakukan pendekatan seperti, misalnya Anda ingin menawarkan make up, maka pastikan bahwa Anda memberikan penawaran kepada konsumen yang bisa memakai make up.

7. Jangan Terkesan Memaksa

Pemaksaan yang dilakukan saat menawarkan produk akan membuat calon konsumen merasa risih. 

Hal ini juga bisa menciptakan citra yang buruk terhadap perusahaan Anda. Jadi, sikap pemaksaan harus dihindari ketika menawarkan suatu produk.

8. Perhatikan Ekspresi Wajah

Saat sedang menghadapi customer, usahakan memberikan ekspresi ramah, dengan begitu konsumen akan senang dan nyaman saat memulai percakapan dengan Anda. 

Hal itu akan memberikan Anda peluang lebih besar mendapatkan pembeli.

Namun, bagaimanakah cara menawarkan produk kita pada konsumen secara tidak langsung? 

Meski tanpa memperlihatkan ekspresi, cara menawarkan produk online tetap harus dengan attitude baik serta bahasa yang sopan.

9. Pahami Selera Konsumen

Sebelum menawarkan suatu produk, pahami terlebih dulu seleran konsumen yang akan dihadapi. 

Misalnya, Anda memiliki produk baju tradisional, maka carilah target konsumen dengan selera yang sesuai produk Anda.  

10. Mengerti Kebutuhan Konsumen

Cara memberikan produk yang baik selanjutnya adalah memahami terlebih dahulu kebutuhan konsumen. 

Setelah Anda mengetahui kebutuhan konsumen Anda, menjadi sangat mudah untuk menawarkan produk Anda. Ini adalah bagaimana konsumen merasa dipahami.

Salah satu contohnya adalah ketika Anda ingin memenuhi permintaan konsumen akan lipstik yang mengandung pelembab, Anda bisa menawarkan produk lip balm.

Dengan begitu konsumen merasa terwakili kebutuhannya.

Itulah beberapa tips mengenai bagaimana cara menawarkan produk ke konsumen agar mudah diterima dan menarik perhatikan mereka untuk membelinya. 

Selain dalam rangka menawarkan produk, sebagai seorang pengusaha memang perlu memahami apa kebutuhan target pasarnya.

Nah, salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui kebutuhan konsumen adalah dengan melakukan survei. 

Poplite by Populix siap membantu Anda dalam melakukan riset pasar  didukung dengan 300.000+  responden berkualitas dan data yang kredibel.

Baca Juga: Pengertian Marketing Mix, Fungsi dan Contoh Penerapannya

Tags:
Artikel Terkait
Distribusi Data: Pengertian hingga Jenisnya
Kata distribusi tentu sudah tidak asing bagi Anda. Melansir laman Research Connections, distribusi data adalah frekuensi munculnya nilai suatu variabel dalam sampel atau populasi. Distribusi ini pun bisa digambarkan dalam sebuah grafik. Untuk membuat grafik distribusi, pertama yang harus dilakukan yaitu mencantumkan nilai variabel di bagian bawah grafik. Cantumkan nilai di sisi grafik sesuai dengan […]
Indikator dalam Penelitian: Definisi, Komponen Dasar, Fungsi
Indikator merupakan sebuat istilah yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), indikator adalah sesuatu yang dapat memberikan (menjadi) petunjuk atau keterangan. Indikator kerap digunakan dalam beberapa hal, termasuk dalam penelitian atau riset. Lantas, apakah yang dimaksud indikator dalam dunia riset? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini! Apa Itu […]
Customer Analytics: Definisi, Cara Kerja, Tools
Customer analytics atau yang disebut juga customer data analytics yaitu bentuk sistematis analisis terhadap informasi dan perilaku pelanggan. Cara ini bisa dijadikan sebagai strategi akuisisi pelanggan yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Dengan melakukan customer analytics, perusahaan bisa mendapatkan wawasan terkait pelanggannya, seperti preferensi mereka dan demografi, sehingga perusahaan dapat membuat produk maupun teknik pemasaran yang tepat […]
Populix
03 Feb 2023