10+ Cara Mengatur Keuangan yang Baik dan Finansial Sehat
Populix

10+ Cara Mengatur Keuangan yang Baik dan Finansial Sehat

2 tahun yang lalu 6 MENIT MEMBACA

Cara mengatur keuangan yang sehat adalah salah satu solusi untuk membuat kondisi keuangan Anda tetap stabil sampai akhir bulan. Di mana akhirnya manajemen keuangan berikut akan menciptakan keseimbangan antara keinginan dan kebutuhan Anda. Menarik, bukan? Nah, tak perlu berlama-lama, yuk simak tips mengatur keuangan di bawah ini.

Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Setiap hari, kita selalu dihadapkan dengan pengeluaran kebutuhan. Mulai dari tagihan listrik, PDAM, hingga hiburan belanja online di e-commerce favorit. Dana yang kita alokasikan untuk masing-masing hal tersebut bisa diatur lebih baik dengan memahami cara mengatur keuangan pribadi. Simak selengkapnya tentang tips-tips mengatur keuangan secara umum berikut.

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Sebelum benar-benar menyusun rencana keuangan bulanan yang tepat bagi diri Anda, pahami dulu mana hal-hal yang menjadi kebutuhan atau keinginan.

– Kebutuhan pokok adalah segala barang atau layanan yang utama untuk dipenuhi. Beberapa contohnya adalah konsumsi dan pendidikan.

– Keinginan adalah produk atau layanan yang sifatnya tambahan dan hanya dipenuhi untuk kesenangan pribadi saja. Contohnya adalah belanja untuk gaya hidup dan hobi.

Dengan membedakan keduanya, mengatur keuangan pun akan lebih mudah dilakukan karena Anda tahu mana yang menjadi bentuk dari kewajiban dan sekedar memuaskan diri sendiri.

2. Membuat rencana keuangan

Langkah kedua yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengatur keuangan pribadi adalah dengan membuat suatu rencana keuangan. Rencana keuangan bisa dibuat dengan menyusun pengeluaran dan pendapatan per bulan sehingga lebh mudah untuk dipantau.

Sekalipun hanya ada sedikit uang di tabungan Anda, rencana keuangan perlu untuk dibuat. Dampaknya juga akan lebih bagus jika langkah ini bisa Anda terapkan sejak dini.

3. Gunakan kartu kredit dengan bijak

Shopping dengan menggunakan kartu kredit dengan tidak bijak bisa membuat Anda lebih konsumtif dan konsekuensi hutang jangka panjang. Karena itu, pertimbangkan lagi penggunaan kartu kredit dalam berbagai kebutuhan Anda.

4. Investasi

Cara mengatur keuangan pribadi lainnya yang bisa Anda terapkan adalah dengan melakukan investasi. Tidak hanya saham dan properti, saat ini banyak inovasi teknologi keuangan lain seperti reksadana bisa Anda jadikan pilihan untuk berinvestasi.

5. Sedia dana darurat

Menyisihkan sedikit uang dari penghasilan juga penting, karena itu langkah ini bisa Anda lakukan sebagai cara mengatur keuangan pribadi. Tidak ada keharusan berapa nominal yang harus disisihkan tiap waktunya. Pastikan saja dana darurat ini bisa untuk dimanfaatkan ketika ada keperluan mendesak.

6. 50 20 30 rule

Salah satu alternatif cara mengatur keuangan bulanan lainnya juga bisa Anda terapkan menggunakan 50 20 30 rule. Skema ini dicetuskan oleh Elizabeth Warren seorang akademisi ekonomi di Harvard University.

Secara garis besar, konsep 50 20 30 rule mengajarkan Anda untuk membagi rasio keuangan sesuai persentase pada ketentuan tersebut.

  • 50% – Kebutuhan primer (Needs)
  • 20% – Tabungan (Savings)
  • 30% – Keinginan (Wants)

Konsep ini mengajarkan Anda untuk bisa me-manage uang secara ideal untuk kebutuhan utama, keinginan untuk hobi dan menabung untuk masa depan.

7. Pay later dan Cashback

Trik selanjutnya yang bisa Anda manfaatkan sebagai cara mengatur keuangan bulanan adalah fitur pay later dan cashback. Saat ini hampir seluruh platform e-wallet dan e-commerce menawarkan fasilitas “beli sekarang bayar nanti” dan cashback.

Coba maksimalkan penggunaan kedua fitur tersebut dengan bijak sebagai salah satu tips mengatur keuangan agar tidak terbebani oleh pengeluaran Anda.

Baca juga : Tren Aplikasi Paylater Terbaik dan Panduan Lengkap untuk Belanja

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Kebutuhan rumah tangga yang cukup banyak juga perlu dikelola agar lebih maksimal dan tidak boros. Cara mengatur keuangan rumah tangga berikut bisa diterapkan bersama keluarga Anda.

1. Rencana belanja bulanan

Sama seperti memenuhi kebutuhan pribadi, dalam sebuah rumah tangga kebutuhan bulanan juga perlu direncanakan secara matang. Dalam penyusunannya, utamakan kebutuhan pokok terlebih dahulu. Misalkan pada contoh daftar pengeluaran bulanan berikut.

  1. Bahan Makanan
  2. Tagihan listrik dan air
  3. Peralatan rumah tangga lain
  4. Cicilan dan iuran
  5. Kebutuhan tambahan (Wi-Fi, rekreasi, dan lainnya)

2. Masak dan makan di rumah

Masak dan makan di rumah sangat ampuh untuk menekan biaya pengeluaran keluarga. Bayangkan saja, sekali Anda dan keluarga makan di restoran bisa menghabiskan uang sekitar 50 ribu per orang. Sedangkan uang dengan jumlah tersebut sudah bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan satu keluarga di rumah.

3. Menabung dan Investasi

Salah satu cara mengatur keuangan rumah tangga agar tetap stabil adalah dengan menabung dan berinvestasi. Jika Anda berpenghasilan tetap per bulan, tidak ada salahnya untuk menyisihkan sedikit untuk ditabung.

Di samping menabung, Anda dan pasangan juga bisa mencoba berinvestasi. Langkah ini juga bisa menjadi cara yang tepat untuk menyiapkan diri di hari tua nanti.

4. Asuransi

Mengajukan asuransi adalah cara mengatur keuangan rumah tangga selanjutnya yang wajib dilakukan, khususnya jika Anda telah berkeluarga dan memiliki anak. Dengan asuransi, beberapa resiko yang terjadi tidak akan begitu memberatkan pengeluaran dan keluarga.

5. Pendapatan tambahan

Mencari pekerjaan sampingan bisa menjadi salah satu cara mengatur keuangan rumah tangga yang mudah dilakukan. Banyak alternatif yang bisa dicoba, seperti melakukan bisnis rumahan atau bisnis online bersama pasangan.

Baca juga : 10 Cara Bisnis Online untuk Pemula dari Nol agar Cepat Sukses

Cara Mengatur Keuangan Usaha

Sebuah bisnis tentu tidak akan lepas dengan pendanaan dan pengelolaannya. Untuk itu, tentu penting bagi para pebisnis mengetahui cara mengatur keuangan usaha yang tepat bagi industrinya.

1. Rancangan anggaran dan laporan keuangan perusahaan

Cara mengatur keuangan usaha yang pertama adalah membuat rencana anggaran. Rancangan anggaran bisa dibuat dengan memproyeksikan dengan jelas sumber pendapatan dan pengeluaran perusahaan.

Selain itu, laporan keuangan perusahaan juga bisa menjadi salah satu cara mengatur keuangan usaha. Segala bukti terkait pendapatan dan pengeluaran bisa dimasukkan ke dalam pembukuan laporan keuangan.

Sehingga dengan membuat kedua hal tersebut kemungkinan besar pengeluaran perusahaan tidak akan membengkak.

2. Pinjaman atau hutang perusahaan

Tidak menutup kemungkinan bagi sebuah usaha untuk melakukan pinjaman atau hutang. Hal ini bisa menjadi bencana jika tidak dikelola dan dipantau dengan baik. Sebagai cara mengatur keuangan usaha agar tetap on track, coba lakukan pengecekan rutin apakah pinjaman dan hutang perusahaan sudah lunas terbayar atau belum.

3. Dana darurat

Semua hal tidak lepas dari sebuah resiko, karena itu adanya dana darurat juga penting dimiliki sebuah perusahaan. Keberadaan anggaran yang satu ini memungkinkan Anda menjalankan bisnis sekalipun telah mengalami situasi sulit.

Dana darurat bisa didapatkan dari penyisihan dana yang didapat dari sumber pemasukan perusahaan.

Pentingnya Mengatur Keuangan

Apa saja manfaat yang bisa Anda ambil jika berhasil menerapkan cara mengatur keuangan pribadi dengan baik? Tentu banyak sekali, simak jawabannya pada daftar berikut ini.

  • Cash flow aman. Monitor langsung keuangan Anda, sehingga tidak ada pendapatan dan pengeluaran yang terlewat.
  • Identifikasi kesalahan finansial. Ketahui permasalahan yang terjadi ketika mengatur keuangan sebagai bahan untuk evaluasi kedepannya.
  • Masa pensiun tenang. Cara mengatur keuangan pribadi dapat membantu Anda dalam menyiapkan diri di hari tua.

Satu hal yang sangat perlu untuk diperhatikan saat mencoba cara mengatur keuangan rumah tangga, pribadi maupun usaha adalah konsistensi. Dengan menerapkannya secara konsisten dalam keseharian Anda, cara ini akan sangat bermanfaat untuk kehidupan di masa yang akan datang. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Apa itu Cash Flow: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya

Artikel Terkait
Beneficiary Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Orang yang Berhak
Beneficiary adalah penerima manfaat dalam keuangan, di mana hal ini bisa jadi siapa saja. Setiap individu berkesempatan menjadi penerima manfaat dari kegiatan finansial yang Anda lakukan, contohnya asuransi. Ketika mendaftarkan diri, Anda akan diminta untuk mengisi data anggota keluarga. Bagi pihak asuransi, anggota keluarga Anda lah yang berhak menerima manfaat asuransi selain Anda. Namun pastinya […]
10 Ide dan Resep Minuman Buka Puasa, Segar dan Memuaskan
Salah satu momen spesial bagi seluruh umat muslim di dunia adalah ketika mempersiapkan untuk menyambut bulan Ramadan. Bagaimana tidak, kita diharuskan untuk menahan lapar dan haus hampir sehari penuh selama satu bulan. Nah, beberapa resep minuman buka puasa yang akan dibahas kali ini bisa Anda jadikan inspirasi untuk menghilangkan dahaga seharian. Setelah menahan haus selama […]
Mengenal Apa itu HSE: Pengertian, Fungsi, dan Penerapannya
HSE adalah salah satu manajemen risiko yang ditujukan untuk memberikan perlindungan kesehatan, keamanan, maupun keselamatan. Bisa dikatakan, HSE singkatan dari Health, Safety, and Environment ini merupakan sistem dalam operasional perusahaan yang cukup penting dimiliki. Pasalnya, HSE akan membantu perusahaan Anda memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa adanya masalah yang merugikan. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak […]