Peran Penting Customer Engagement dan Cara Membangunnya
Populix

Peran Penting Customer Engagement dan Cara Membangunnya

8 bulan yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Ada banyak faktor yang dapat mendorong kesuksesan sebuah bisnis. Salah satunya yaitu adanya jalinan hubungan atau keterikatan dengan pelanggan. Hal ini penting sebab loyalitas dan partisipasi konsumen dapat tercipta secara mudah lewat teknik tersebut. Untuk itu, memahami customer engagement adalah poin utama bagi para pebisnis.

Jadi jika ingin mendapatkan pembelian berulang, customer-based profits, customer loyalty, dan customer ambassadorship secara cuma-cuma, cobalah strategi bisnis ini. Agar lebih jelas, langsung simak penjelasannya dalam artikel berikut!

Apa itu customer engagement?

Customer engagement adalah salah satu bagian penting dalam menjalankan suatu bisnis. Secara umum, customer engagement adalah hubungan berupa komunikasi atau interaksi yang dilakukan antara perusahaan dengan konsumennya. Interaksi ini dapat dijalin melalui berbagai macam cara dan media.

Suatu customer engagement bisa terjadi ketika adanya interaksi, reaksi, pengalaman, atau dampak yang dirasakan oleh konsumen secara keseluruhan terkait barang atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan.

Proses keterlibatan antara perusahaan dan konsumen ini adalah bagian dari kegiatan marketing yang dapat dilakukan secara offline maupun online. Jika secara offline, konsumen dan perusahaan melakukan komunikasi secara langsung, misalnya saat melakukan transaksi di toko.

Sementara bila online, perusahaan lebih memanfaatkan platform media sosial dalam menjangkau target konsumennya lebih banyak dan lebih luas untuk memasarkan barang atau jasa yang dijual.

Mengapa customer engagement penting?

Customer engagement adalah hal yang dapat menentukan apakah bisnis dapat berjalan lancar atau tidak. Pasalnya, jika tingkat customer engagement suatu bisnis baik, maka konsumen pun akan terus memilih barang atau jasa dari bisnis tersebut alias loyalitas semakin meningkat.

Apabila Anda memiliki sebuah bisnis dan berhasil membuat customer engagement secara jangka panjang, tentunya konsumen akan merasa puas dengan pelayanan serta produk yang diberikan kepadanya.

Baca Juga: 7 Contoh Strategi Pemasaran Produk yang Efektif bagi Bisnis

Cara mengukur customer engagement

Dalam rangka mengukur customer engagement secara offline, kemungkinan cara mengukur atau menilainya akan lebih sulit sebab Anda tidak dapat mengetahui respon konsumen secara langsung.

Namun, jika customer engagement adalah dilakukan secara online, maka akan lebih mudah menganalisis respon dari calon konsumen melalui informasi yang dituliskan di web atau media sosial bisnis Anda.

Sebagai contoh, Anda membuat akun Instagram untuk bisnis Anda. Selama satu bulan menjalankan akun Instagram tersebut, Anda rutin memposting 10 konten yang berhubungan dengan promosi produk bisnis. Menariknya, konten-konten Anda dilihat oleh 1.200 orang.

Nah, ternyata konten tersebut menghasilkan respons seperti di bawah ini:

  • komentar sebanyak 30
  • konten dibagikan atau di share sebanyak 6 kali
  • likes sebanyak 300

Berdasarkan rincian analisis di atas, maka dapat diketahui bahwa total jumlah respon adalah 336 respon.

Kemudian, untuk mendapatkan rasio keterlibatan konsumen pada 1 bulan postingan Anda tersebut dapat menggunakan rumus:

complete activity response (engagement) : total viewers x 100%

(336 : 1.200) x 100% = 28%

Kesimpulannya, rasio customer engagement adalah 28% melalui sosial media. Lalu, berdasarkan perhitungan itu juga, Anda dapat melihat pertumbuhan customer engagement bisnis Anda secara online.

Cara meningkatkan customer engagement

Contoh customer engagement adalah tak terhitung jumlahnya, sebab hal itu bergantung dengan kreativitas serta tujuan bisnis Anda. Dengan kata lain, Anda bebas untuk menentukan cara membangun customer engagement bisnis agar dapat meningkat.

Berikut ini ada beberapa ide dan contoh yang paling sering digunakan dalam membangun customer engagement adalah:

  • Menemukan cara baru dan unik guna menarik perhatian target konsumen melalui sosial media.
  • Lalu, cara kedua dalam meningkatkan customer engagement adalah membuat konten semenarik mungkin supaya calon konsumen tertarik untuk membeli produk Anda.
  • Mengelola postingan konten di media sosial secara konsisten.
  • Jika perlu, Anda bisa membuat website resmi untuk menjual dan memasarkan produk bisnis Anda.
  • Penting juga dalam membangun customer engagement adalah untuk aktif menyapa konsumen melalui email.
  • Mengirim kalimat ucapan selamat kepada konsumen yang loyal pada hari spesialnya, seperti saat ulang tahun dan sebagainya.
  • Selalu memberikan sikap responsif terhadap feedback atau respon dari konsumen.
  • Berupaya penuh dalam memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik kepada seluruh konsumen.
  • Menjaga hubungan baik dengan konsumen agar mereka semakin loyal terhadap produk bisnis Anda.
  • Cara terakhir dalam meningkatkan customer engagement adalah memberikan berbagai penawaran atau promosi menarik dan spesial kepada target konsumen, agar konsumen semakin setia terhadap produk Anda serta memungkinkan mendatangkan konsumen baru lebih banyak.

Dengan 10 cara yang sudah disebutkan di atas, hal itu akan memudahkan Anda dalam membangun customer engagement dengan para konsumen.

Nah, itu dia penjelasan mengenai pengertian customer engagement. Jadi dapat dipahami bahwa selain menggaet pembeli baru, mempertahankan pelanggan lama juga merupakan hal penting. Jika ingin tahu bagaimana pendapat calon konsumen dengan ide bisnis Anda, gunakan saja Poplite by Populix. Yuk, langsung daftar sekarang!

Baca Juga: Apa itu Customer Satisfaction? Pengertian, Fungsi dan Indeks

Tags:
Artikel Terkait
11 Cara Membuat Skripsi yang Baik & Benar Agar Cepat Selesai
Jika Anda salah satu mahasiswa semester akhir, maka sudah saatnya memiliki motivasi untuk mempelajari bagaimana cara membuat skripsi yang baik dan benar. Sebab, menyusun skripsi dengan baik akan membantu Anda lancar dalam proses sidang di kemudian hari. Tak dapat dipungkiri, banyak mahasiswa merasa takut saat akan memulai skripsi karena kerap mendengar keluh kesah seniornya. Nah, […]
Populix
15 Mar 2022
Cari Tahu 5 Jenis Penelitian dan Contoh Untuk Karya Ilmiah
Apabila Anda seorang mahasiswa, tentunya istilah skripsi kuantitatif dan kualitatif bukanlah hal asing di telinga. Ya, mayoritas orang memang sudah sangat familiar dengan jenis-jenis penelitian kuantitatif atau kualitatif.  Konsepnya yang dianggap mudah dan beragamnya referensi membuat dua metode tersebut menjadi kesukaan, khususnya dalam penyusunan karya ilmiah. Namun, pada beberapa bidang pembahasan, jenis-jenis penelitian tersebut terkadang […]
Survei Populix dan Teman Bumil: Dampak Pandemi Terhadap Kondisi Mental Keluarga
Sudah delapan bulan lamanya masyarakat Indonesia harus membatasi aktivitas di luar rumah, dikarenakan jumlah kasus positif pasien Covid-19 masih belum sepenuhnya membaik. Sebagian orang juga masih harus bekerja dirumah atau Work From Home maupun belajar secara online. Hal ini memaksa banyak keluarga untuk harus tetap di rumah. Meskipun momen ini dapat meningkatkan kualitas hubungan keluarga […]