Grafik: Pengertian, Ketentuan Membuat Grafik, Manfaat
Populix

Grafik: Pengertian, Ketentuan Membuat Grafik, Manfaat

2 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Tentu Anda sudah tidak asing lagi, ya, dengan grafik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), grafik adalah penyajian informasi dalam bentuk gambar, bukan dalam bentuk teks.

Grafik dapat digunakan dalam beberapa hal, termasuk juga penelitian. Dalam konteks penelitian, bisa menjadi alat untuk menggambarkan ataupun menganalisis data.

Dengan menggunakan grafik, pemaparan tentang data dirasa akan lebih mudah.

Apa Itu Grafik?

grafik adalah
Source: Freepik

Grafik adalah metode umum untuk mengilustrasikan hubungan dalam data secara visual. Grafik dapat menjadi cara efektif untuk menyajikan data dan menginterpretasikannya.

Pepatah umum mengatakan “sebuah gambar bernilai ribuan kata”, yang mana asumsinya bahwa sebuah gambar dapat “mengatakan” hal-hal yang tidak dapat diungkapkan atau diungkapkan dengan jelas dan ringkas oleh kata-kata.

Mengutip laman NCBI, tujuan grafik yaitu untuk menyajikan data yang terlalu banyak atau rumit untuk dijelaskan secara memadai dalam teks dan ruang yang lebih sedikit.

Akan tetapi, jangan gunakan grafik untuk sejumlah kecil data yang dapat disampaikan secara ringkas dalam sebuah kalimat. Demikian pula, jangan mengulangi data dalam teks karena akan menggagalkan tujuan penggunaan grafik.

Jika data menunjukkan tren yang nyata atau menunjukkan hubungan antarvariabel, gunakanlah grafik. Sedangkan jika data tidak menunjukkan tren yang signifikan, grafik bukanlah pilihan.

Baca juga: Box Plot Adalah: Pengertian hingga Manfaat Menggunakannya

Ketentuan Membuat Grafik Data dalam Penelitian

grafik penelitian
Source: Freepik

Setiap peneliti atau pembuat laporan penelitian harus memperhatikan beberapa prinsip dasar saat membuat grafik data.

Syarat dasar untuk membuat sebuah grafik yaitu harus jelas dan dapat dibaca. Hal ini ditentukan tidak hanya oleh ukuran font dan simbol, tetapi juga jenis grafik itu sendiri.

Berdasarkan formatnya, grafik dapat memiliki beberapa bagian, yakni:

  • Nomor
  • Caption atau keterangan
  • Headnote
  • Kolom data
  • Sumbu dan skala
  • Simbol
  • Legends
  • Kredit atau sumber

Grafik minimal harus memiliki keterangan, sumbu dan skala, simbol, dan kolom data. Penempatan simbol harus jelas, mudah dibaca, dan memberikan kontras yang baik antara gambar di latar depan dan latar belakang.

Penting untuk memilih jenis grafik yang tepat berdasarkan jenis data yang akan disajikan.

Jika variabel independen dan dependen berbentuk numerik, gunakan diagram garis atau diagram sebar. Sementara, jika hanya variabel terikatnya yang numerik, gunakan grafik batang; untuk proporsi, gunakan grafik batang atau diagram lingkaran.

Baca juga: Bivariat Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh Penerapan

Manfaat Grafik dalam Laporan Penelitian

grafik data
Source: Freepik

Dalam laporan penelitian, grafik menjadi peran kunci dalam mengomunikasikan informasi kepada pembaca. Berikut ini beberapa manfaat grafik dalam laporan penelitian.

1. Memudahkan Pemahaman Kesimpulan

Grafik membantu memudahkan pemahaman kesimpulan penelitian, karena grafik membuat kesimpulan lebih konkret dan mudah diingat oleh pembaca.

2. Menggambarkan Distribusi Data

Grafik seperti histogram dapat digunakan untuk menggambarkan distribusi data. Ini membantu pembaca memahami sebaran data dan apakah ada pola tertentu, seperti normalitas atau skewness.

3. Menggambarkan Tren

Manfaat lain yaitu grafik dapat membantu menggambarkan tren atau pola dalam data. Dengan demikian, pembaca jadi lebih mudah untuk melihat perubahan seiring waktu atau perbandingan antara berbagai kelompok.

Baca juga: Baseline Adalah: Pengertian, Tujuan, Contoh Penerapan

4. Memperjelas Data

Data yang kompleks akan lebih jelas dengan adanya grafik. Grafik mengubah angka-angka menjadi represntasi visual yang lebih mudah dipahami sehingga membantu pembaca untuk lebih cepat dan efektif memahami informasi.

5. Meningkatkan Keterbacaan

Laporan penelitian yang memiliki grafik umumnya lebih mudah dibaca dan lebih menarik daripada laporan yang hanya berisi teks panjang. Grafik memecah teks dan memberikan visualisasi yang memikat.

***

Dengan begitu banyak manfaat yang ditawarkan oleh penggunaan grafik dalam penelitian, tidak heran jika grafik menjadi senjata rahasia dalam mendekati analisis data dan menggambarkan temuan.

Jika Anda tertarik untuk menggali lebih jauh tentang bagaimana grafik dapat diterapkan dalam layanan survei online, jangan ragu untuk menjelajahi PopSurvey (sebelumnya Poplite).

Temukan cara PopSurvey (sebelumnya Poplite) dapat membantu Anda mendapatkan wawasan yang lebih dalam dari data survei online Anda dan memberikan dampak yang lebih besar pada pengambilan keputusan Anda. Segera ciptakan grafik yang informatif dan kuat dengan dukungan PopSurvey (sebelumnya Poplite).

PopSurvey Populix platform survei online

Baca juga: Eksogenitas Adalah: Definisi, Jenis, Contoh dalam Penelitian

Artikel Terkait
Mengenal Scopus Jurnal dan Tips Publikasi Terindeks Scopus
Dalam bidang penelitian akademis, Scopus jurnal merupakan database pustaka yang terbilang prestise karena telah memenuhi standar dan reputasi di jurnal internasional.   Scopus merupakan database abstrak dan sitasi dari jurnal akademik, buku, dan prosiding konferensi yang dikelola oleh Elsevier.  Scopus biasa digunakan oleh peneliti, akademisi, dan institusi untuk mengakses artikel berkualitas tinggi di berbagai disiplin ilmu, […]
4 Cara Menentukan Harga Jual Makanan dan Minuman yang Ideal
Menentukan harga jual produk, seperti produk makanan dan minuman, menjadi salah satu proses bisnis yang harus dilakukan agar usaha dapat berjalan dengan optimal. Namun, bagaimana cara menentukan harga jual makanan yang baik? Harga jual makanan dan minuman ini merupakan nominal uang yang perlu dikeluarkan oleh konsumen agar bisa mendapatkan produk tersebut.  Karena itu, harga jualnya […]
Jackknife: Pengertian hingga Fungsi pada Penelitian
Istilah jackknife mungkin tidak terlalu familiar bagi Anda. Perlu diketahui, jackknife adalah salah satu metode statistika yang sering pula digunakan dalam penelitian. Metode jackknife digunakan untuk mengestimasi bias dan varians dari suatu estimator statistik, serta untuk mengukur ketidakpastian dalam estimasi tersebut. Apa Itu Metode Jackknife? Jackknife adalah metode resampling yang diperkenalkan oleh Quenouille (1949) untukestimasi […]