Survei Populix: Preferensi Pembeli Saat Grocery Shopping
Populix

Survei Populix: Preferensi Pembeli Saat Grocery Shopping

12 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Grocery shopping atau belanja bahan makanan telah menjadi aktivitas rutin khalayak dalam kehidupan sehari-hari, baik itu belanja di toko offline langsung maupun melalui toko online.

Berdasarkan hasil survei Populix, selama beberapa bulan terakhir ternyata mayoritas responden survei mengaku lebih sering berbelanja bahan makanan di minimarket.

Hal ini tidak heran karena memang keberadaan minimarket saat ini sudah menjamur di mana-mana, sehingga memudahkan khalayak untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan mereka.

Baca juga: Perspektif Pasar soal Electric Vehicle atau Kendaraan Listrik

Preferensi Pembeli Saat Melakukan Grocery Shopping

grocery shopping
Source: Freepik

Selain minimarket, beberapa tempat belanja lain yang menjadi pilihan responden untuk grocery shopping yaitu:

  • Minimarket (77%)
  • Supermarket (58%)
  • Toko bahan makanan di luar pasar (38%)
  • Toko di dalam pasar (36%)
  • Hypermarket (26%)
  • E-groceries (aplikasi bahan makanan) (26%)

Berdasarkan hasil riset Populix dalam report yang bertajuk “Understanding Shopper Preferences in Grocery Shopping” menyebutkan jika Indomaret dan Alfamart adalah brand teratas dalam kategori minimarket.

Eksistensi Indomaret dan Alfamart serta layanan yang konsisten di seluruh jaringan lokasi yang luas berkontribusi pada popularitas dan pelanggan tetap mereka.

Khalayak memilih untuk mengunjungi minimarket karena aksesibilitas, variasi produk, dan diskonnya. Khalayak menghabiskan sekitar Rp400.000 per kunjungan belanja yang menunjukkan bahwa minimarket merupakan tempat yang nyaman untuk grocery shopping.

Frekuensi Belanja

  • 2-3 kali seminggu (24%)
  • Sekali seminggu (27%)
  • Sekali dua minggu (26%)
  • Sekali sebulan (17%)
  • Sekali dua bulan (1%)
  • Sekali tiga bulan (1%)
  • Jarang (3%)

Baca juga: Job Mismatch: Permasalahan Serius yang Perlu Diperhatikan

Perbedaan Preferensi Tempat Grocery Shopping

Minimarket memang menjadi tempat belanja bahan makanan yang paling banyak dipilih responden. Namun, toko serba ada menjadi pilihan populer untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari bagi semua kalangan.

Akan tetapi, pekerja kantoran dan orang yang memiliki anak cenderung lebih sering berbelanja di hypermarket dan menggunakan layanan e-grocery dibandingkan kelompok lainnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan preferensi di antara konsumen, sehingga membuka peluang untuk mengembangkan berbagai cara yang bisa memenuhi kebutuhan yang berbeda-beda.

***

Demikian gambaran terkait preferensi pembeli saat melakukan grocery shopping yang terdapat dalam report Understanding Shopper Preferences in Grocery Shopping“.

Untuk mengetahui lebih lengkap hasil riset Populix terkait preferensi pembeli saat grocery shopping, Anda dapat mengunduh report-nya secara gratis! Pun jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

download report populix

Baca juga: Perspektif Pasar soal Electric Vehicle atau Kendaraan Listrik

Artikel Terkait
7 Manfaat Publikasi Ilmiah bagi Mahasiswa, Baik untuk Karier
Kalangan akademisi tentu sudah tidak asing lagi dengan publikasi ilmiah, bahkan manfaat publikasi ilmiah ini justru sangatlah menguntungkan bagi akademisi. Publikasi ilmiah adalah proses menyebarkan hasil penelitian, kajian, atau pemikiran ilmiah dalam bentuk tulisan yang dapat diakses publik. Biasanya melalui jurnal akademik, buku, atau media lainnya yang diakui. Dosen dan peneliti adalah kalangan yang biasanya […]
Mengenal Scopus Jurnal dan Tips Publikasi Terindeks Scopus
Dalam bidang penelitian akademis, Scopus jurnal merupakan database pustaka yang terbilang prestise karena telah memenuhi standar dan reputasi di jurnal internasional.   Scopus merupakan database abstrak dan sitasi dari jurnal akademik, buku, dan prosiding konferensi yang dikelola oleh Elsevier.  Scopus biasa digunakan oleh peneliti, akademisi, dan institusi untuk mengakses artikel berkualitas tinggi di berbagai disiplin ilmu, […]
Bagaimana Tren Metode Penelitian Kuantitatif di Era Digital?
Metode penelitian kuantitatif telah mengalami transformasi besar di beberapa tahun terakhir. Jika dahulu penelitian kuantitatif identik dengan kuesioner kertas, pengumpulan data manual, dan analisis statistik yang rumit, kini teknologi digital telah mengubah seluruh proses menjadi jauh lebih cepat, efisien, akurat. Perkembangan teknologi ini memungkinkan peneliti, baik di bidang akademik maupun bisnis, untuk mengumpulkan data dalam […]