8 Jenis Penelitian Skripsi dan Proses Pembuatannya
Populix

8 Jenis Penelitian Skripsi dan Proses Pembuatannya

3 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Skripsi merupakan sebuah tugas akhir yang harus diselesaikan mahasiswa sebelum mereka mendapatkan gelar sarjana. Ada beragam jenis penelitian skripsi yang dapat dikerjakan oleh mahasiswa.

Pemilihan jenis penelitian skripsi tersebut tergantung pada bidang studi dan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Lantas, apa saja jenisnya?

Jenis Penelitian Skripsi

jenis penelitian skripsi
Source: Freepik

Berikut ini adalah beberapa jenis penelitian skripsi yang umum dilakukan:

1. Penelitian Kuantitatif

Penelitian jenis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam pengumpulan dan analisis data. Tujuannya untuk menguji hipotesis dan mencari hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.

Contoh penelitian kuantitatif yaitu survei, eksperimen, atau analisis data sekunder.

2. Penelitian Kualitatif

Menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengumpulkan dan menganalisis data. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena yang diteliti melalui interpretasi dan analisis mendalam terhadap data-data yang diperoleh.

Contohnya yaitu wawancara, observasi partisipan, dan analisis isi.

3. Penelitian Campuran (Mixed Methods)

Jenis penelitian skripsi ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam pengumpulan dan analisis data.

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengombinasikan antara survei dan wawancara, atau eksperimen dengan analisis isi.

4. Jenis Penelitian Skripsi Tindakan (Action Research)

Cara melakukannya dengan melibatkan partisipasi aktif peneliti dalam suatu situasi atau konteks tertentu.

Adapun tujuan dari jenis penelitian ini yaitu untuk memperbaiki atau mengembangkan praktik maupun kebijakan yang ada.

Penelitian ini dilakukan dengan tindakan, mengamati hasilnya, dan melakukan refleksi untuk perbaikan selanjutnya.

Baca juga: 6 Cara Mengelola Stress Skripsi Agar Cepat Selesai

jenis penelitian skripsi
Source: Freepik

5. Penelitian Deskriptif

Jenis penelitian ini biasanya menggunakan metode pengumpulan data seperti survei, analisis dokumen, dan observasi.

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan fenomena atau keadaan yang ada pada saat penelitian dilakukan.

6. Studi Kasus

Biasanya melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen.

Fokus penelitian ini yaitu pada pemeriksaan mendalam terhadap suatu kasus atau fenomena yang unik.

7. Penelitian Komparatif

Penelitian skripsi yang satu ini dapat dilakukan dalam berbagai bidang studi, seperti ilmu sosial, ekonomi, ataupun pendidikan.

Cara melakukan penelitian ini yaitu dengan membandingkan dua atau lebih kelompok, situasi, atau kondisi untuk mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan di antara mereka.

8. Jenis Penelitian Skripsi Eksperimental

Dilakukan dengan mengendalikan variabel-variabel yang diteliti dan memberikan perlakuan khusus kepada kelompok-kelompok yang terlibat.

Tujuan penelitian eksperimental yaitu untuk menguji pengaruh penyebab-akibat antara variabel-variabel tersebut.

Setiap mahasiswa memilih jenis penelitian tersebut tergantung pada topik penelitian yang sedang mereka garap.

Selain memikirkan jenis penelitian apa yang akan dipilih, para mahasiswa pun harus memahami proses dari pembuatan skripsi.

Baca juga: 8 Cara Mudah Mencari Ide Judul Skripsi yang Menarik

Proses Penelitian Skripsi

jenis-jenis penelitian skripsi
Source: Freepik

Inilah tahapan-tahapan yang harus dilalui mahasiswa tingkat akhir dalam pembuatan skripsi.

1. Menentukan Topik Skripsi

Pilihlah topik yang relevan dengan bidang studi dan minatnya.

2. Studi Pustaka

Mahasiswa melakukan tinjauan literatur untuk memahami penelitian-penelitian sebelumnya yang terkait dengan topik penelitian yang dipilih.

Studi pustaka membantu membangun dasar teoritis dan kerangka konseptual penelitian.

3. Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian

Ini merupakan tahapan untuk merumuskan masalah penelitian yang akan diteliti dan menentukan tujuan penelitian yang ingin dicapai.

4. Desain Penelitian

Pilihlah metode penelitian yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian dan mencapai tujuan penelitian.

Desain penelitian mencakup pemlihikan sampel, pengumpulan data, instumen penelitian, dan teknis analisis data.

5. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dapat dilakukan menggunakan survei, wawancara, observasi, eksperimen, atau analisis dokumen, tergantung pada jenis penelitian yang dilakukan.

Untuk mempermudah dalam proses pengumpulan data, Anda dapat menggunakan PopSurvey (sebelumnya Poplite).

PopSurvey (sebelumnya Poplite) merupakan layanan survei online tepercaya yang dapat membantu Anda melakukan survei dengan cepat dan mudah.

Selain itu, responden PopSurvey (sebelumnya Poplite) pun dapat dipastikan berkualitas sehingga Anda tidak perlu repot mencari responden.

PopSurvey Populix platform survei online

Baca juga: 11 Cara Membuat Skripsi yang Baik & Benar agar Cepat Selesai

6. Analisis Data

Tujuan dari analisis data yaitu untuk menguji hipotesis, mengidentifikasi pola atau tema, dan mendapatkan temuan yang dapat mendukung atau menggugah pemahaman terhadap topik penelitian.

7. Interpretasi dan Penulisan Laporan Skripsi

Mahasiswa menginterpretasikan hasil analisis data dan menyusun laporan skripsi yang terstruktur, termasuk dalamnya bab pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, analisis data, temuan penelitian, dan kesimpulan.

Laporan skripsi harus disusun dengan format yang telah ditetapkan oleh institusi pendidikan yang bersangkutan.

Itulah beragam jenis penelitian skripsi yang dapat dipilih oleh para mahasiswa, serta tahapan-tahapan dalam proses pembuatan skripsi.

Baca juga: 5 Jenis-Jenis Penelitian dan Contoh untuk Karya Ilmiah

Tags:
Artikel Terkait
Kondisi PHK di Indonesia, Sudahkah Adil untuk Semua Pihak?
Kondisi PHK di Indonesia semakin marak terjadi beberapa tahun terakhir, terutama pascapandemi, bahkan menjadi salah satu isu penting yang patut diperhatikan. PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja tidak hanya berdampak kepada faktor finansial, tetapi berpengaruh juga ke psikologis, sosial, serta pandangan masyarakat terhadap keamanan dan stabilitas kerja. Beragam persepsi muncul terkait kondisi PHK di Indonesia, baik […]
Pengertian Good Corporate Governance (GCG) & Prinsipnya
Hubungan sehat antara perusahaan dan stakeholder adalah salah satu tanggung jawab yang harus selalu dijaga dengan baik oleh pebisnis. Mengatasi hal tersebut, ada sebuah konsep bisnis yang dinamakan Good Corporate Governance. Konsep GCG adalah cara pebisnis untuk mengontrol dengan baik kebutuhan yang datang dari jenis stakeholder yang beragam. Kali ini Populix telah mengupas lengkap tentang […]
Skala Likert: Definisi, Kelebihan, Kekurangan, Contoh
Tahukah Anda apa itu skala Likert? Melansir laman Research Connections, skala Likert adalah jenis skala penilaian yang digunakan untuk mengukur sikap, nilai, atau pendapat tentang suatu subjek. Responden survei diminta untuk menunjukkan tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan mereka terhadap serangkaian pernyataan. Tanggapan sering kali diukur dan dijumlahkan untuk memberikan ukuran gabungan dari sikap atau pendapat tentang […]