Cara Unggah Foto Kartu Identitas di Aplikasi Populix
Populix

Cara Unggah Foto Kartu Identitas di Aplikasi Populix

4 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Sudah memiliki akun Populix dan ingin lanjut mengerjakan studi?

Sebelum kamu menjawab studi, setiap responden Populix diharuskan untuk melakukan verifikasi data diri terlebih dahulu dengan mengunggah kartu identitas asli berupa foto KTP. Langkah ini sangat penting agar kami dapat memastikan bahwa setiap orang yang melakukan registrasi akun di Populix merupakan responden yang valid.

Tapi, mungkin banyak dari kamu yang bingung atau kesulitan saat melakukan langkah verifikasi, terutama saat proses mengunggah foto KTP. Salah satu penyebabnya bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti foto yang blur, format foto KTP tidak sesuai dengan yang diminta, dan lain sebagainya.

Nah, supaya proses verifikasi data diri lancar, berikut ini Populix akan memberikan tata cara foto KTP yang baik dan benar. Yuk simak caranya di bawah ini:

Pastikan Kartu Identitas adalah milikmu sendiri

Sebelum kamu mengunggah foto KTP, pastikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan data diri asli kamu dan langsung diambil dari kamera ponsel sendiri. Pastikan juga NIK, foto, dan data diri lainnya terbaca jelas (tidak blur atau gelap). Harap diketahui, pada halaman unggah foto sudah disebutkan jika besar ukuran foto tidak boleh lebih dari 10MB dengan format JPG/JPEG.

Perlu diingat bahwa 1 orang hanya boleh memiliki 1 akun. Jika ditemukan memiliki lebih dari 1 akun, maka Populix akan melakukan pemblokiran/penghapusan akun beserta reward/poin yang telah dikumpulkan.

Cara mengambil foto KTP yang baik dan benar

Posisikan KTP sesuai dengan kotak frame pada aplikasi Populix saat pengambilan gambar. Pastikan agar posisi KTP yang akan difoto tidak miring dan jelas secara keseluruhan (dari ujung ke ujung), sehingga hasil foto tidak terpotong.

Hindari pantulan cahaya saat mengambil gambar. Adanya pantulan cahaya pada foto KTP, membuat informasi data diri kurang jelas terbaca.


Saat mengambil gambar, pastikan kamu memegang smartphone dan posisi KTP stabil/tidak bergerak, agar hasil gambar fokus dan tidak blur. Posisi HP yang benar saat mengambil gambar adalah vertikal atau tegak lurus/berdiri. Harap diperhatikan juga agar posisi pengambilan foto kartu identitas tidak terlalu jauh dan pencahayaan bagus, sehingga foto KTP tidak gelap dan tidak terlalu kecil untuk dibaca.

Nah, setelah kamu sudah tau bagaimana kriteria dan cara foto KTP yang benar, pastikan juga kamu memiliki koneksi internet yang stabil saat melakukan upload foto KTP agar bisa diproses dengan baik. Jika kamu yakin bahwa koneksi internet kamu sudah stabil namun masih mengalami kendala, mohon pastikan kembali informasi yang kamu berikan saat registrasi di awal (pre-screening) sudah sesuai dengan data pada Kartu Identitas (e.g informasi tanggal lahir, domisili, jenis kelamin, dan lain sebagainya).

Apabila data sudah sesuai dan masih terjadi error dalam proses unggah KTP, kamu bisa melaporkan kendala tersebut ke tim Support kami, melalui chat box pada situs www.populix.co atau email support@populix.co. Harap diketahui bahwa proses review dan verifikasi memakan waktu maksimal 3×24 jam kerja.

Apakah Aman Untuk Mengunggah KTP Untuk Aplikasi Populix?

Populix memerlukan foto KTP untuk melakukan validasi terhadap responden yang bergabung. Jangan khawatir, kami menjamin privasi dan keamanan data diri responden terjaga. 

Untuk menjamin kepercayaan responden, Populix platform survei online berbayar sudah terdaftar di ESOMAR (European Society for Opinion and Marketing Research) yang merupakah komunitas peneliti pasar di dunia, sehingga memiliki kredibilitas yang terjamin.

Jadi, tunggu apa lagi, anda bisa langsung mendaftar menjadi responden Populix dan dapatkan cuan sebagai reward anda mengisi studi. Jangan lupa coba Populix survei online yang terpercaya dan hindari modus penipuan survei online di internet.

Artikel Terkait
Mengapa Invoice Online Lebih Menguntungkan daripada Invoice di Excel?
Di era digital saat ini, kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan dalam berbagai aspek, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan pembuatan invoice. Di Indonesia, masih banyak pebisnis, terutama UMKM, yang mengandalkan Excel untuk pembuatan invoice.  Menurut data dari Asosiasi UMKM Indonesia, lebih dari 60% UMKM di Indonesia masih menggunakan cara manual seperti Excel untuk pembukuan dan invoice […]
Cakupan Penelitian: Pengertian, Cara Menentukan, Contoh
Dalam proses riset, kita sering mendengar tentang istilah cakupan penelitian. Lantas, apa yang dimaksud dari cakupan penelitian? Menurut penjelasan Afribary, Alternative Online Libraries for Higher Education in Africa and Emerging Markets, pada unggahan LinkedIn, cakupan penelitian adalah sejauh mana area penelitian Anda akan dieksplorasi, dan parameter studi akan beroperasi. Cakupan penelitian dikenal juga dengan istilah […]
Mengenal Bar Chart, Pengertian hingga Contohnya dalam Penelitian
Bagan batang atau bar chart adalah salah satu jenis grafik yang menggunakan batang atau balok untuk membandingkan data berdasarkan kategori yang berbeda secara visual. Bar chart dapat berupa horizontal atau vertikal. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam bar chart ini adalah panjang atau tingginya batang. Semakin besar panjang atau tingginya, semakin besar nilainya. Simak terus […]