Survei Populix: Begini Penggunaan OTT Platform di Indonesia
Populix

Survei Populix: Begini Penggunaan OTT Platform di Indonesia

10 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

OTT atau Over The Top mengacu pada seluruh layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Mayoritas OTT platform beroperasi dengan sistem berlangganan, tetapi ada juga yang gratis.

Untuk yang gratis, biasanya akan ditayangkan iklan antar episode. Iklan yang tayang di OTT platform mirip dengan iklan media konvensional.

Di Indonesia, ada beberapa OTT platform yang telah terkenal, seperti Netflix dan YouTube Premium. Berdasarkan hasil survei Populix, tingkat awareness YouTube dan Netfilx di Indonesia yaitu sekitar 80%.

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Penggunaan OTT Platform di Indonesia

ott platform
Source: Freepik

Terkait OTT platform, Populix mengeluarkan Industry Report Vol. 08 yang bertajuk “Tracking Over The Top (OTT) Market Habit” pada Juli 2024.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, berdasarkan riset Populix, YouTube dan Netflix merupakan dua platform yang paling terkenal di Indonesia. Namun, brand lain seperti Vidio, Disney+, VIU, dan WeTV mulai diminati pasar.

Walaupun semakin banyak layanan video OTT, tetapi masyarakat saat ini cenderung membatasi penggunaannya hanya pada 2-3 platform OTT.

Hal itu menunjukkan bahwa pengguna menjadi lebih selektif dalam memilih platform. Alasannya bisa jadi karena mereka kelelahan berlangganan atau preferensi terhadap kenyamanan.

Baca juga: Combining Marketing and Product Quality to Get and Keep Customers

Frekuensi Menonton Melalui OTT Platform

Mayoritas orang menonton konten OTT beberapa kali seminggu. Namun, ada pula yang menonton setiap hari. Adapun persentasenya yaitu:

  • Setiap hari (33%)
  • Lebih dari 5 kali seminggu (12%)
  • 4-5 kali seminggu (18%)
  • 2-3 kali seminggu (20%)
  • Sekali seminggu (8%)
  • Setiap 2 minggu (3%)
  • Sekali sebulan (5%)

Di masa mendatang, bisa jadi pengguna lebih sering menggunakan layanan OTT. Platform OTT diperkirakan akan tetap tumbuh, tetapi mereka juga harus fokus untuk menjaga kepuasan pengguna dengan konsumsi mereka saat ini.

***

Demikian gambaran singkat Industry Report Vol. 08 yang bertajuk “Tracking Over The Top (OTT) Market Habit” yang dikeluarkan oleh Populix pada Juli 2024.

Untuk mengetahui lebih lengkap hasil riset Populix terkait penggunaan OTT platform di Indonesia, Anda dapat mengunduh report-nya di sini! Pun jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

download report populix

Baca juga: Perlakuan Tidak Menyenangkan di Tempat Kerja Masih Kerap Terjadi

Tags:
Artikel Terkait
Pengertian Free Ongkir, Syarat, dan Strateginya untuk Bisnis
Apa itu free ongkir? Free ongkir adalah salah satu strategi bisnis yang kerap digunakan e-commerce untuk menarik minat pelanggan. Bagaimana tidak, mendapatkan free ongkir artinya pelanggan dapat berbelanja online tanpa harus membayarkan biaya pengiriman alias gratis. Seperti Anda ketahui, pengiriman barang umumnya dikenakan ongkos. Tarifnya pun beragam, tergantung jenis layanan, sisi keamanan, hingga alamat yang […]
Double Date Campaign: What Brands Need to Know
Double date campaigns, such as 11.11 and 12.12, have become a massive part of Indonesia’s e-commerce landscape. Every month, these campaigns are everywhere. Shopee, Lazada, and Tokopedia are all running similar flash sales and voucher drops. This raises critical questions about the true return on investment (ROI) and the impact on long-term brand health, demanding […]
What Drives Personal Care Product Choices in Indonesia
The market for personal care products in Indonesia is undergoing rapid change, particularly among young professionals who have their own ideas about what makes a product worth purchasing. For imported brands, success depends on understanding buyers who think carefully before spending their money. The biggest challenge is figuring out what “value-for-money” actually means to these […]