Survei Populix: Begini Penggunaan OTT Platform di Indonesia
Populix

Survei Populix: Begini Penggunaan OTT Platform di Indonesia

11 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

OTT atau Over The Top mengacu pada seluruh layanan streaming yang menayangkan konten di internet. Mayoritas OTT platform beroperasi dengan sistem berlangganan, tetapi ada juga yang gratis.

Untuk yang gratis, biasanya akan ditayangkan iklan antar episode. Iklan yang tayang di OTT platform mirip dengan iklan media konvensional.

Di Indonesia, ada beberapa OTT platform yang telah terkenal, seperti Netflix dan YouTube Premium. Berdasarkan hasil survei Populix, tingkat awareness YouTube dan Netfilx di Indonesia yaitu sekitar 80%.

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Penggunaan OTT Platform di Indonesia

ott platform
Source: Freepik

Terkait OTT platform, Populix mengeluarkan Industry Report Vol. 08 yang bertajuk “Tracking Over The Top (OTT) Market Habit” pada Juli 2024.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, berdasarkan riset Populix, YouTube dan Netflix merupakan dua platform yang paling terkenal di Indonesia. Namun, brand lain seperti Vidio, Disney+, VIU, dan WeTV mulai diminati pasar.

Walaupun semakin banyak layanan video OTT, tetapi masyarakat saat ini cenderung membatasi penggunaannya hanya pada 2-3 platform OTT.

Hal itu menunjukkan bahwa pengguna menjadi lebih selektif dalam memilih platform. Alasannya bisa jadi karena mereka kelelahan berlangganan atau preferensi terhadap kenyamanan.

Baca juga: Combining Marketing and Product Quality to Get and Keep Customers

Frekuensi Menonton Melalui OTT Platform

Mayoritas orang menonton konten OTT beberapa kali seminggu. Namun, ada pula yang menonton setiap hari. Adapun persentasenya yaitu:

  • Setiap hari (33%)
  • Lebih dari 5 kali seminggu (12%)
  • 4-5 kali seminggu (18%)
  • 2-3 kali seminggu (20%)
  • Sekali seminggu (8%)
  • Setiap 2 minggu (3%)
  • Sekali sebulan (5%)

Di masa mendatang, bisa jadi pengguna lebih sering menggunakan layanan OTT. Platform OTT diperkirakan akan tetap tumbuh, tetapi mereka juga harus fokus untuk menjaga kepuasan pengguna dengan konsumsi mereka saat ini.

***

Demikian gambaran singkat Industry Report Vol. 08 yang bertajuk “Tracking Over The Top (OTT) Market Habit” yang dikeluarkan oleh Populix pada Juli 2024.

Untuk mengetahui lebih lengkap hasil riset Populix terkait penggunaan OTT platform di Indonesia, Anda dapat mengunduh report-nya di sini! Pun jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

download report populix

Baca juga: Perlakuan Tidak Menyenangkan di Tempat Kerja Masih Kerap Terjadi

Tags:
Artikel Terkait
5 Penyebab Start Up Bangkrut, Harus Diwaspadai!
Belakangan, pandemi Covid-19 memukul sebagian besar roda perekonomian Indonesia. perusahaan rintisan atau start up jadi salah satu yang paling terdampak. Ada sejumlah start up bangkrut setelah masa pendemi. Airy misalnya, start up online travel agency (OTA) resmi gulung tikar pada 31 Mei 2020. Melalui laman resminya, Airy sampaikan merosotnya bisnis travel karena Covid-19 jadi alasan […]
Gen Z: Peduli Mental Health, Tapi Abai Kualitas Tidur
Bagi Gen Z, topik kesehatan mental sudah bukan hal yang tabu lagi. Obrolan tentang stres, burnout, hingga pengalaman menjalani terapi kini terasa lebih terbuka dan mudah dipahami. Namun, di balik meningkatnya kesadaran tersebut, ada satu hal sederhana yang justru sering luput dari perhatian, yaitu kualitas tidur. Sebagian orang mungkin tahu bahwa tidur yang cukup itu […]
5 Manfaat Reward App untuk Kemajuan Bisnis, Wajib Tahu!
Siapa, sih, yang tidak senang jika bisa mendapatkan reward? Di era serba digital, reward bisa didapat dari berbagai macam cara, termasuk dari reward app. Saat ini telah banyak aplikasi yang berlomba untuk memberikan reward kepada para penggunanya agar mereka tetap setia menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, reward app pun dapat menarik khalayak untuk menggunakan aplikasi […]