Populix and Chill — Pentingnya Kenyamanan Bekerja
Fadhilah Chandra

Populix and Chill — Pentingnya Kenyamanan Bekerja

3 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Perpindahan tempat kerja dari corporate agency ke startup adalah salah satu hal besar yang terjadi dalam hidupku. Awalnya tidak ada harapan apa-apa saat aku masuk ke Populix. Namun, perlahan aku mulai merasakan banyak kenyamanan bekerja sejak bergabung menjadi Popcrew (this is how we call ourselves!).

Bicara soal pentingnya kenyamanan bekerja, tentunya tidak terlepas dari budaya kerja perusahaan. Hal ini mengingatkanku dengan kebijakan CEO Netflix, Reed Hastings, dalam penerapan budaya kerja di perusahaannya, sehingga menempatkan Netflix di urutan pertama World’s Best Employers pada industri Media & Advertising menurut Forbes. Hastings percaya bahwa nilai suatu perusahaan ditunjukkan dari nilai-nilai yang dimiliki oleh orang-orang yang mereka rekrut, jaga, dan lepas. 

Kenyamanan Bekerja di Populix

Nah, gimana dengan budaya kerja di Populix? Kami menyingkatnya dengan sebutan PPX: Phenomenality, Persistence, dan X-ceeding.

Phenomenality

Untuk beberapa perusahaan, kebebasan dalam bekerja mungkin begitu sulit dirasakan, sehingga menimbulkan perasaan mencengkeram bagi pekerjanya. Namun, di Populix, perusahaan berkomitmen untuk mempertahankan pribadi yang unggul dalam bidang pekerjaannya.

Populix menginspirasi Popcrew dengan menekankan budaya kebebasan,orisinalitas, dan berorientasi pada hasil dalam bekerja. Contohnya, menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan Popcrew untuk bekerja dari manapun. Untuk aku yang berdomisili di Bogor, budaya ini benar-benar menghemat banyak waktu!

Persistence

Melalui nilai ini, Populix membentuk tim impian dengan menerapkan cara berinteraksi yang terbuka sesama Popcrew. Setiap orang punya hak yang sama untuk berpendapat, tidak memandang level dan posisinya. Apa pun masalah yang datang, kita hadapi bersama tanpa rasa canggung. Hal-hal tersebut mendorong inisiatif dan adaptabilitas, sehingga menciptakan budaya kerja yang dinamis.

Seperti yang disampaikan Hastings, “Dalam tim impian, tidak ada orang jenius yang menyebalkan karena mereka hanya akan merusak kerja tim yang hebat.”

X-ceeding

Untuk bisa lebih phenomenal dan persistence, Populix juga menjaga kolaborasi dan antusiasme karyawannya dengan berbagai kegiatan asyik untuk diikuti para Popcrew, and here comes the fun part! Populix rutin mengadakan kegiatan seperti Fun Friday dan Fun Sharing.

Melalui kegiatan-kegiatan ini, Popcrew difasilitasi dengan berbagai kegiatan untuk mengasah keterampilan dan kreativitas, serta memberikan wadah sharing informasi di luar topik-topik seputar pekerjaan. 

Lebih dari itu, Populix juga mendorong Popcrew untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri dengan memberikan Development Allowance yang dapat digunakan untuk mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan diri.

pentingnya kenyamanan bekerja
Ini lukisan pertamaku berkat adanya Fun Friday di Populix!

Semua nilai-nilai tersebut aku rasakan selama 8 bulan yang menyenangkan di Populix. Di luar itu masih banyak hal-hal lain yang mungkin tidak bisa kusebutkan satu per satu, tetapi benar-benar membuka pandanganku tentang budaya kerja yang seharusnya. That’s all I can share, and I hope every worker gets a proper workplace with a great culture like us. In Populix, we chill.

Baca juga:

Mengenal Buying Motives, Hal Penting untuk Pemilik Brand
The Power of Storytelling: Why Brands That Tell Great Stories Win Big
Apa itu Soft Skill? Arti, Manfaat, Contoh & Cara Meningkatkan

Artikel Terkait
Metodologi Penelitian & Bedanya dengan Metode Penelitian
Metodologi penelitian adalah prosedur atau teknik khusus yang digunakan untuk mengidentifikasi, memilih, mengolah, dan menganalisis informasi tentang suatu topik. Menurut penjelasan di laman University of the Witwatersrand, dalam makalah penelitian, bagian metodologi memungkinkan pembaca untuk secara kritis mengevaluasi validitas dan reliabilitas keseluruhan studi. Bagian metodologi pun biasanya menjawab dua pertanyaan utama, yakni bagaimana data dikumpulkan […]
Brand Loyalty: Definisi, Cara Meningkatkan, Contoh
Brand loyalty adalah salah satu pencapaian tertinggi pada suatu perusahaan. Istilah ini sendiri memiliki makna yang erat dengan pembelian secara berulang oleh konsumen, atau dalam bahasa Inggris disebut repeat purchase. Berbeda dengan brand awareness ataupun brand equity, brand loyalty adalah kegiatan dengan tingkat tanggung jawab yang paling tinggi dan besar dalam mempertahankan konsumen. Nah, untuk […]
Perilaku Konsumen: Pengertian, Manfaat, Faktor, Teori & Model
Teori perilaku konsumen adalah studi yang mempelajari tentang tindakan seseorang terhadap sebuah produk, jasa, brand, atau perusahaan. Proses pengambilan keputusan untuk menghabiskan uang, waktu, dan tenaga seorang pelanggan juga menjadi bagian dari studi tersebut. Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai teori ini? Simak ulasannya di bawah. Apa Itu Perilaku Konsumen? Selain strategi pemasaran, aspek lain yang harus […]