10 Strategi Pemasaran UMKM yang Efektif di Era Digital
Populix

10 Strategi Pemasaran UMKM yang Efektif di Era Digital

2 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Bagi para pelaku wirausaha, pemahaman mengenai strategi pemasaran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sangatlah penting khususnya di era digital.

Yup, bisnis dengan strategi yang tepat akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi, menjaga hubungan konsumen, hingga mengenal kompetitor.

Apa saja rekomendasi dan contoh strategi pemasaran UMKM yang perlu Anda ketahui dan terapkan? Yuk, pelajari lebih lanjut di artikel ini!

Strategi Pemasaran UMKM di Era Digital

Perkembangan teknologi digital memaksa setiap pelaku bisnis untuk terus beradaptasi dan berinovasi demi bisa bersaing di industri, termasuk perusahaan yang berada di level UMKM.

Salah satu cara untuk menghadapi persaingan adalah dengan menggunakan strategi pemasaran UMKM di era digital.

Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan terkait penerapan strategi ini. Berikut adalah daftarnya:

1. Lakukan Riset Target Pasar

Strategi pemasaran UMKM yang pertama adalah melakukan riset target pasar. Langkah ini penting dilakukan di awal sebelum menjalankan segala bentuk kampanye dan promosi.

Dengan melakukan riset, Anda bisa mengetahui seberapa besar peluang bisnis di pasar tersebut, bagaimana tingkat persaingannya, dan apakah sesuai dengan bidang bisnis Anda.

Dalam menentukan target pasar, Anda perlu mensegmentasikan konsumen berdasarkan kategori tertentu seperti kebutuhan dan karakteristik mereka.

Pasalnya, setiap orang memiliki kebutuhan yang tidak sama serta strategi pemasaran yang berbeda pula.

2. Produk yang Dibutuhkan Konsumen

Langkah selanjutnya di dalam strategi pemasaran adalah menentukan produk yang tepat. Anda tidak bisa sembarangan memilih produk untuk dijual.

Produk haruslah dibuat atas dasar kebutuhan konsumen. Alasannya karena tidak ada orang yang mau membeli produk yang tidak mereka butuhkan.

Ketika Anda berhasil menciptakan produk yang sesuai dengan minat dan memenuhi apa yang diinginkan pelanggan, mereka akan membelinya. Bahkan, harga pun bisa saja tidak jadi masalah.

Contoh strategi pemasaran UMKM di sini adalah wireless earphone sebagai solusi atas ketidaknyamanan konsumen terkait tali yang ada di earphone biasa. 

Baca juga: Pentingnya Analisis Pasar untuk Bisnis, Ini Tujuan & Caranya!

3. Temukan Diferensiasi Produk

Setiap industri pasti memiliki kompetitor yang sudah lebih dahulu terjun ke bidang bisnis tersebut dan menjadi pemain utama yang menguasai pasar.

Anda tidak bisa memenangkan persaingan jika menawarkan sesuatu yang sama dengan kompetitor. Itulah sebabnya, diferensiasi produk menjadi hal yang penting.

Temukan suatu hal positif yang bisa ditonjolkan dari produk Anda sebagai aspek pembeda dari produk pesaing. Salah satu cara untuk menemukannya adalah dengan riset kompetitor.

Cari tahu apa yang jadi kelebihan dan kekurangan produk mereka. Ketahui juga apa yang diinginkan konsumen tapi belum disediakan oleh kompetitor.

Jika sudah, tugas Anda selanjutnya adalah melengkapi kekurangan tersebut.

4. Buat Desain Kemasan Menarik

Salah satu hal penting yang selalu jadi perhatian calon konsumen sebelum membeli suatu produk adalah kemasannya.

Ketika membeli sesuatu yang belum pernah dibeli, konsumen cenderung akan menilai kualitas produk tersebut berdasarkan kemasannya.

Tentu, kemasan yang menarik dan eye catching akan lebih banyak mendapatkan perhatian dan minat konsumen untuk membeli dan mencobanya. 

5. Terapkan Promosi Digital

Sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan teknologi, Anda perlu menerapkan berbagai strategi pemasaran UMKM berbasis digital.

Ada banyak contoh strategi pemasaran UMKM dengan channel digital seperti media sosial, online ads, KOL atau influencer, email marketing, dan Google My Business.

6. Buatlah Website Bisnis

Website adalah platform yang sangat penting jika Anda ingin menjalankan bisnis secara online. Sebab, bisnis Anda memerlukan sebuah “rumah” yang menjadi pusat aktivitas bisnis.

Melalui website, Anda bisa menyediakan informasi bisnis seperti layanan atau produk yang ditawarkan, melakukan pemasaran lewat konten dan SEO, serta menjadi tempat transaksi.

Baca juga: 15 Contoh Produk Kreatif dan Inovatif untuk Memulai Bisnis

7. Berikan Layanan Terbaik

Produk yang berkualitas tidak akan ada artinya jika pelayanan yang diberikan tidak memuaskan konsumen. Oleh karena itu, strategi pemasaran UMKM yang satu ini sangat penting.

Contoh strategi pemasaran UMKM terkait pelayanan dimulai dari hal kecil seperti cara bicara ke pelanggan, fasilitas yang nyaman, serta mendengarkan kritik dan masukan.

Jangan lupa juga untuk menindak lanjuti konsumen setelah melakukan pembelian lewat after-sales service seperti promo atau bantuan konsumen terkait produk.

8. Bangun Loyalitas Pelanggan

Suatu bisnis tidak akan bisa bertahan dalam persaingan jika tidak ada konsumen loyal yang selalu setia mendukung bisnis tersebut.

Alasannya, lebih mudah untuk menjual produk atau jasa ke pembeli loyal dibandingkan harus bersusah payah mencari pelanggan baru.

Anggaplah loyalitas pelanggan seperti sebuah investasi yang perlu dibangun sedari awal sehingga Anda dapat memetik hasilnya di masa depan.

9. Perbanyak Networking dan Kerja Sama

Bisnis tidak hanya tentang perusahaan Anda saja, tapi juga terkait dengan menjalin hubungan dengan para mitra. Sebab, merekalah yang akan membantu bisnis Anda untuk tumbuh besar.

Untuk memiliki mitra bisnis, Anda perlu memperbanyak jaringan dan kenalan sehingga akan terbuka kesempatan baru untuk kerja sama. 

10. Konsisten dalam Penerapan Strategi

Konsistensi dan disiplin adalah suatu hal yang mahal karena tidak semua orang mampu melakukannya. Inilah yang membedakan antara perusahaan sukses dan yang gagal.

Banyak bisnis yang punya ide cemerlang dan produk yang berkualitas, tapi hanya sedikit yang bisa bertahan hingga bertahun-tahun. 

Hal ini juga berlaku di dalam penerapan strategi pemasaran UMKM. Konsistensi dalam menjalankan strategi yang tepat akan membuat bisnis lambat laun meraih hasilnya.

Jangan lupa juga untuk selalu melakukan analisis strategi pemasaran UMKM yang telah dilakukan supaya Anda bisa melakukan perbaikan dan meningkatkan performa bisnis.

Itu dia daftar lengkap mengenai rekomendasi, contoh, hingga analisis strategi pemasaran UMKM yang efektif di era digital.

Jika bisnis Anda ingin menjadi lebih adaptif dan kompetitif, terapkanlah setiap panduan tersebut mulai dari melakukan riset ke target pasar. 

Cara termudah untuk riset pasar adalah dengan menggunakan layanan survei online. Salah satu platform yang bisa Anda coba adalah POPLITE by Populix.

Layanan survei online ini akan membantu Anda mendapatkan data-data akurat dan relevan dari responden berkualitas yang sesuai dengan kriteria target bisnis Anda dengan lebih mudah dan terjangkau.

Yuk, gunakan Populix sekarang sebagai langkah pertama Anda dalam menerapkan strategi pemasaran UMKM #DenganData!

Baca juga: 13 Cara Marketing yang Baik untuk Meningkatkan Penjualan

Artikel Terkait
Contoh Kuesioner Kepuasan Pelanggan, Nilai Kinerja Bisnis!
Contoh kuesioner kepuasan pelanggan sangat berguna dalam menilai efektivitas suatu hasil usaha serta pelayanannya. Tentu, hasil dari kuesioner berikut dapat membantu Anda untuk menentukan strategi produk maupun jasa kedepannya. Pada dasarnya, seluruh kuesioner kepuasan pelanggan memiliki format yang serupa walau digunakan untuk berbagai industri. Temukan contoh tepat pada artikel berikut, yuk baca! Apa Itu Kepuasan […]
Panduan Cara Jualan di Shopee untuk Pemula agar Cepat Laku!
Kecanggihan teknologi membuat banyak pekerjaan bisa dilakukan secara online, tak terkecuali jualan. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, tak heran akhirnya orang memilih belajar cara jualan online di marketplace seperti Shopee. Cara jualan di Shopee pun terbilang gampang sehingga semua orang dapat melakukannya. Namun, apabila Anda masih bingung, Anda bisa simak panduan cara menjadi seller di […]
Open Ended Question: Penjelasan dan Contohnya
Saat membuat survei, kita harus menentukan akan menggunakan open ended question atau close ended question. Lantas, apa perbedaan open ended question dan close ended question? Open-ended question adalah bentuk pertanyaan yang ditujukan untuk mendapatkan jawaban yang lebih luas, atau beberapa informasi sebagai tanggapan dari pertanyaan tersebut. Sementara close-ended question adalah bentuk pertanyaan yang jawabannya lebih […]
Populix
02 Feb 2023