Tren Olahraga di Indonesia Berkembang Jadi Tren Gaya Hidup
Populix

Tren Olahraga di Indonesia Berkembang Jadi Tren Gaya Hidup

12 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Mungkin Anda pernah mendengar perkataan ‘tiba-tiba jadi atlet’ dari kalangan anak muda saat ini. Memang, belakangan tren olahraga di Indonesia sedang memarak, seperti olahraga lari, tenis, pilates, dan lainnya.

Tampaknya, olahraga pun sudah menjadi gaya hidup khalayak saat ini. Tentu saja ini merupakan tren yang sangat positif, karena memiliki pengaruh yang baik untuk kondisi kesehatan kita.

Populix pun telah memunculkan report terkait tren olahraga di Indonesia yang berjudul “Understanding Indonesia’s Sports Trends”. Kira-kira jenis olahraga apa, ya, yang paling diminati responden?

Baca juga: Rencana Batasan Usia Pengguna Media Sosial, Khalayak Setuju?

Seperti Apa Tren Olahraga di Indonesia Saat Ini?

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan kepada 1.030 responden, ternyata mayoritas dari mereka gemar berolahraga. Jenis olahraga yang mereka sukai seperti bulu tangkis dan lari atau joging.

tren olahraga di Indonesia
Source: Populix

Tak jarang, sejumlah responden pun memilih untuk bergabung menjadi anggota komunitas olahraga. Khususnya bagi mereka penggemar olahraga yang membutuhkan lebih banyak pemain seperti sepak bola, bulu tangkis, dan futsal.

Walaupun gemar olahraga, tetapi mereka kerap menghadapi kendala ketika hendak melakukannya. Keterbatasan waktu, itulah hal yang sering menghambat mereka melakukan olahraga.

Akan tetapi, mereka tetap masih bisa meluangkan waktu untuk berolahraga 1-2 kali seminggu. Adapun preferensi waktu olahraga yaitu di pagi hari, tetapi beberapa orang memilih sore hari.

Baca juga: Olahraga Lari Marathon, Apakah Khalayak Tertarik Mencobanya?

Minat Olahraga Padel di Kalangan Masyarakat Indonesia

Di sisi lain, saat ini pun padel menjadi salah satu jenis olahraga yang sedang banyak diminati. Baik pria maupun wanita, kini mulai mencoba olahraga yang mirip dengan tenis.

Riset Populix menunjukkan, hampir setengah dari responden tertarik mencoba olahraga ini. Sayangnya, hambatan seperti kurangnya fasilitas dan keterbatasan informasi tentang olahraga ini kerap menjumpai mereka.

tren olahraga di indonesia
Source: Populix

***

Dari hasil report menunjukkan jika saat ini olahraga telah berkembang menjadi tren gaya hidup, baik itu olahraga indoor maupun olahraga outdoor.

Untuk Anda yang penasaran informasi lebih detail tentang tren olahraga di Indonesia, donwload report Populix “Understanding Indonesia’s Sports Trends” secara gratis! Atau Anda dapat menghubungi langsung tim riset Populix untuk mendapatkan insight lebih mendalam.

download report populix

Baca juga: Hasil Survei: Program Makan Bergizi Gratis Raih Respons Baik

Artikel Terkait
Kenali Apa itu Harga Pokok Penjualan (HPP) & Cara Menghitung
Apa itu harga pokok penjualan? Harga pokok penjualan atau disingkat dengan HPP adalah istilah yang sering digunakan dalam manajemen keuangan untuk kepentingan bisnis, khususnya berdagang. Menerapkan cara menghitung HPP dengan benar sangatlah vital bagi perusahaan dagang sebelum memulai penjualan. Untuk memahami lebih lanjut mengenai cara menghitung HPP dan pentingnya bagi perusahaan, langsung saja simak ulasan […]
Mengenal Mental Block: Penyebab, Bentuk & Cara Mengatasinya
Pernahkah Anda mendengar apa itu mental block? Sesuai dengan artinya secara harfiah, mental block adalah kondisi mental yang dapat menjadi penghambat di segala aktivitas sehingga mengganggu tingkat produktivitas seseorang. Mental block adalah salah satu gangguan psikologis yang harus Anda usir jauh-jauh. Pasalnya, kondisi satu ini dapat membuat seseorang kehilangan sebagian atau bahkan seluruh rasa percaya […]
5 Risiko Menggunakan Joki Skripsi, Mahasiswa Wajib Tahu!
Keberadaan joki skripsi sudah menjadi rahasia umum di kalangan mahasiswa. Praktik ini bahkan kerap dimanfaatkan para mahasiswa tingkat akhir dalam mengerjakan skripsi mereka. Joki skripsi adalah pihak yang dibayar untuk menulis atau membantu dalam proses pengerjaan skripsi orang lain. Tentu saja praktik ini sangat dilarang, karena berkaitan dengan pelanggaran etika akademik. Akan tetapi, tak sedikit […]