Menghadapi New Normal dengan Riset Pasar
Populix

Menghadapi New Normal dengan Riset Pasar

5 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Pandemi yang mulai merebak pada bulan maret 2020, telah mengubah banyak hal. Banyak negara memberlakukan aturan yang membatasi mobilitas warganya guna memutus rantai penyebaran virus.

Akibat dari pembatasan secara masif dalam skala global memberikan dampak signifikan pada perekonomian. Bahkan beberapa sektor yang tampak stabil dan menjanjikan mampu runtuh hanya dalam hitungan minggu.

Kita telah memasuki era new normal. Era new normal diawali dengan kondisi pasar yang tidak menentu, mengharuskan brand untuk segera beradaptasi dan menentukan strategi bisnis baru.

Memahami Kondisi Pasar

via Freepik

Setiap brand harus mampu mengenali kondisi pasar dengan riset pasar. Melalui riset pasar, kita mampu mengetahui apa yang konsumen butuhkan hingga tren apa yang sedang disukai.

Adanya tren travelling, baik untuk keperluan bisnis maupun wisata selama satu dekade ini membuat bisnis-bisnis baru bermunculan. Untuk mengimbangi lonjakan permintaan, ketersediaan transportasi dan penginapan/hotel pun melonjak tinggi, terutama untuk daerah wisata seperti Jogja dan Bali.

Online Travel Agent (OTA) contohnya. Kehadiran OTA sebagai pihak ketiga sangat membantu konsumen untuk merencanakan perjalanan tanpa banyak energi dan waktu. Tingginya demand OTA, membuat sektor ini tumbuh sangat cepat dan mendapat banyak perhatian para investor.

Sayangnya, proyeksi riset pasar untuk OTA berubah total sejak pandemi datang. Adanya pembatasan perjalanan mengakibatkan mobilitas dan kebutuhan OTA menurun drastis. Melihat perkembangan tren travelling yang semakin menurun dan tidak pasti, beberapa perusahaan akhirnya menyatakan untuk menutup usahanya, salah satunya adalah Airy Rooms yang resmi tutup pada 31 Mei kemarin.

Menambah Produk Baru

via Freepik

Selain memahami keadaan pasar, brand juga harus peka dalam mencari kesempatan untuk berkembang melalui market research. Dengan riset pasar, maka brand dapat memetakan kebutuhan pasar dan mengkonversikan menjadi produk baru yang memenuhi kebutuhan.

Dokter dan tenaga medis menganjurkan untuk selalu menjaga imun tubuh agar tidak mudah sakit dan tertular virus selama pandemi. Bagi masyarakat Indonesia, minum jamu adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kebugaran.

Melihat tren jamu dan herbal yang semakin gencar, beberapa kedai kopi yang semula fokus pada minum kopi susu meluncurkan produk jamu dan herbal guna meningkatkan profit. Selain itu, produk-produk jamu juga dikemas dalam porsi botol untuk 4-5 porsi sehingga kuantitas penjualan lebih banyak dibandingkan dengan penjualan per cup.

Modifikasi Produk

via Instagram

Salah satu cakupan data riset pasar yang solid yaitu adanya perubahan perilaku konsumen. Dengan mengetahui apa yang berubah dengan perilaku konsumen, maka kita dapat menyusun strategi yang mampu beradaptasi dengan kondisi pasar yang lebih terkini.

Perilaku konsumen yang terjadi selama pandemi memiliki perbedaan mencolok. Jika menggunakan pola pikir lama untuk menarik konsumen tentu tidak akan tepat sasaran.

Jika biasanya lebaran digunakan sebagai ajang reuni dan berkumpul, selama pandemi tradisi ini tidak memungkinkan untuk dilakukan.Sebagai ganti penyambung tali silaturahmi, banyak konsumen yang memutuskan untuk mengirim parsel ke teman maupun kerabat.

Untuk produk-produk yang biasa dijual satuan, momen seperti lebaran ini dapat digunakan untuk pembelian bundle sebagai hantaran. Pengemasan yang menarik dapat digunakan sebagai selling point brand kita.

Pengambilan keputusan-keputusan yang strategis berdasarkan data yang tepat mampu menambah profit secara signifikan selama pandemi. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang niche baru.

Apabila ingin mulai melakukan riset pasar, percayakan kepada Populix agar Anda dapat mengambil keputusan yang tepat dan mengetahui kebutuhan konsumen lebih jauh.

Artikel Terkait
5 Mitos dan Fakta Pembuatan Kuesioner Penelitian
Pembuatan kuesioner penelitian adalah tahap krusial dalam metode penelitian kuantitatif. Sayangnya, masih banyak kesalahpahaman yang beredar terkait cara menyusun kuesioner yang efektif. Beberapa peneliti pemula menganggap jika menyusun kuesioner hanyalah merancang daftar pertanyaan. Padahal ada banyak faktor yang perlu diperhatikan agar data yang diperoleh valid dan reliabel. Selain itu, dengan kemajuan teknologi, kini proses pembuatan […]
Research Agency Indonesia: Kunci Sukses Pemasaran Lokal
Memahami pasar lokal secara mendalam menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis di era yang semakin kompetitif dan cepat berubah. Di sinilah peran research agency Indonesia menjadi sangat krusial. Dibandingkan dengan agensi riset internasional, agensi riset lokal memiliki keunggulan dalam memahami konteks budaya, kebiasaan konsumen, serta dinamika sosial dan ekonomi Indonesia. Hal tersebut membuat riset yang […]
Bagaimana Tren Metode Penelitian Kuantitatif di Era Digital?
Metode penelitian kuantitatif telah mengalami transformasi besar di beberapa tahun terakhir. Jika dahulu penelitian kuantitatif identik dengan kuesioner kertas, pengumpulan data manual, dan analisis statistik yang rumit, kini teknologi digital telah mengubah seluruh proses menjadi jauh lebih cepat, efisien, akurat. Perkembangan teknologi ini memungkinkan peneliti, baik di bidang akademik maupun bisnis, untuk mengumpulkan data dalam […]