7 Manfaat Hidup Minimalis & Tips Menerapkan Hidup Minimalis
Populix

7 Manfaat Hidup Minimalis & Tips Menerapkan Hidup Minimalis

2 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Hidup minimalis adalah suatu konsep menjalani kehidupan secara sederhana, tidak berlebihan, dan mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Hal ini dilakukan dengan cara membatasi barang-barang di rumah agar Anda lebih fokus pada pengembangan diri masing-masing layaknya metode decluttering.

Hidup minimalis akan mengajarkan Anda cara untuk memisahkan hal-hal yang kurang dibutuhkan guna memberi ruang bagi berbagai kebutuhan yang seringkali tak terpikirkan. Ajaran ini tak terbatas pada benda, tetapi juga terkait pengelolaan waktu.

Bagaimana cara menerapkannya? Yuk, simak!

Konsep Hidup Minimalis

Konsep gaya hidup minimalis adalah cara pengendalian diri untuk mengontrol kebutuhan dengan memperhatikan fungsi barang-barang yang dimiliki di rumah. Jadi, seseorang akan tahu betul apa saja yang mereka butuhkan dan mempertahankannya untuk diri sendiri.

Gaya hidup ini dapat menjadi sarana memaksimalkan potensi dan sumber daya yang telah kita miliki dan mengurangi hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Tentu saja dalam implementasinya tiap orang akan menerapkan cara berbeda-beda tergantung kebutuhan dan pola pikir mereka.

Konsep hidup minimalis bukan mengajarkan Anda untuk menjalani kehidupan yang pas-pasan atau serba kekurangan. Namun, strategi ini justru berkorelasi pada upaya perbaikan manajemen keuangan.

Harapannya, di masa depan Anda bisa menyisihkan cukup dana untuk menabung atau berinvestasi sehingga membuahkan hasil di masa tua.

Bacajuga: Hustle Culture: Definisi, Penyebab, hingga Dampak Negatifnya

Manfaat Hidup Minimalis

manfaat hidup minimalis
Source: Freepik

Menerapkan gaya hidup minimalis dalam keseharian dapat mendatangkan beberapa manfaat sebagai berikut.

1. Hemat secara Finansial

Hidup secara minimalis akan melahirkan kebiasaan hemat karena Anda tahu mana kebutuhan yang memang harus dipenuhi segera.

Dengan begitu, pengeluaran akan terkontrol karena Anda tidak perlu membeli benda-benda kurang penting. Dalam arti lain, gaya hidup ini juga bisa menghindarkan seseorang dari sifat konsumtif.

2. Membantu Menabung atau Berinvestasi

Sebagaimana disinggung di atas, filosofi hidup yang satu ini berkorelasi pada penghematan keuangan. Jadi, Anda bisa menambah anggaran untuk menabung atau berinvestasi guna kesejahteraan di masa mendatang.

3. Mengurangi Stres

Terlalu banyak barang di rumah terkadang membuat kita stres karena mudah sekali berantakan. Belum lagi jika Anda masih sering memiliki keinginan untuk membeli berbagai macam benda yang sebenarnya tidak begitu diperlukan.

Nah, hidup secara minimalis dapat membantu untuk mengurangi rasa stres ini karena mindset kita telah diatur agar membeli dan menyimpan segala sesuatu yang dibutuhkan saja.

4. Menghemat Waktu dan Energi

Dengan menerapkan konsep minimalis, Anda juga bisa menghemat waktu dan energi untuk mengurus berbagai benda serta perabotan di rumah. Jadi, tiap waktu luang dapat dialokasikan pada berbagai kegiatan produktif.

5. Baik bagi Lingkungan

Manfaat lain dari hidup minimalis adalah mengurangi limbah rumah tangga karena Anda hanya akan membeli barang-barang yang dibutuhkan.

6. Memberi Ruang pada Hal Penting

Menghilangkan tumpukan barang-barang yang tidak dibutuhkan dapat membantu untuk memberi ruang pada hal-hal penting. Misalnya, dengan menambahkan rak buku bacaan atau membiarkannya sebagai tambahan space istirahat agar ruangan lebih luas.

7. Sarana Berbagi

Konsep hidup secara minimalis tak hanya mengajarkan Anda untuk mengurangi barang-barang yang tidak dibutuhkan, tetapi juga memberikannya kepada orang lain apabila masih layak pakai. Dengan demikian, Anda pun berkesempatan berbagi pada sesama.

Baca juga: Etos Kerja: Pengertian, Fungsi, Prinsip dan Cara Menumbuhkan

Cara Hidup Minimalis

Dalam buku Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay dijelaskan bahwa ada 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan gaya hidup ini, yakni sebagai berikut.

1. Buang

Jika Anda memiliki barang-barang yang sudah tidak digunakan dalam kurun waktu 90 hari dan mereka memakan terlalu banyak space di rumah, maka segera singkirkan.

2. Simpan

Jika ternyata barang-barang yang tidak Anda gunakan selama 90 hari itu dapat berguna dalam kondisi mendesak atau sudah pasti dibutuhkan suatu hari nanti, maka tetaplah menyimpannya. Contoh benda yang masuk kategori ini adalah alat pertukangan sederhana seperti obeng, palu, atau sekop.

3. Berikan

Sementara, apabila ternyata barang-barang yang tidak Anda butuhkan itu masih layak pakai, maka berikanlah kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kita dapat memulai gaya hidup ini dengan membantu sesama.

Tips Hidup Minimalis

tips hidup minimalis
Source: Freepik

Agar dapat menerapkan gaya hidup ini secara maksimal, ikutilah beberapa tips hidup minimalis sebagai berikut.

1. Fokus pada Kebutuhan

Mulailah gaya hidup ini dengan bertanya pada diri sendiri mengenai apa kebutuhan Anda, benda yang wajib ada guna menunjang kelancaran pekerjaan, serta perabotan-perabotan dasar yang harus dimiliki di rumah.

Setelah mengetahui apa saja yang dibutuhkan, fokuslah pada kebutuhan tersebut dan kesampingkan keinginan untuk membeli berbagai barang jika tidak mendatangkan manfaat atau menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari.

2. Merawat Barang-Barang

Rawat barang-barang yang ada dengan baik agar tidak cepat rusak. Selain itu, bersihkan secara teratur dan lakukan perawatan guna memperpanjang masa pakainya.

3. Bereskan Barang Tak Terpakai

Sebagaimana telah disinggung di atas, kehidupan minimalis selalu dimulai dengan membereskan barang-barang tak terpakai dengan menjualnya ke pengepul, pemulung, atau memberikan yang masih layak pakai pada mereka yang membutuhkan.

4. Jangan Boros

Setelah mengetahui apa saja yang Anda butuhkan, penting untuk menjaga pengeluaran dan mengalihkan dana sebagai tabungan atau investasi agar bermanfaat bagi masa depan.

5. Time Management

Hidup minimalis tak selalu berkaitan dengan harta, lho! Anda juga bisa menerapkan gaya hidup ini dengan cara memanajemen waktu. Bekerjalah sesuai jam kerja dan manfaatkan jatah istirahat sebaik mungkin. Mulailah menjadi pribadi produktif, tetapi tetap memperhatikan kesehatan dan kehidupan sosial.

Nah, itu tadi penjelasan Populix mengenai pengertian, konsep, manfaat, dan tips hidup minimalis. Bagaimana, apakah Anda siap untuk menerapkannya di rumah? Tak ada salahnya untuk mencoba, bukan?

Selain hidup minimalis, masih ada banyak gaya hidup lain yang bisa Anda terapkan sehari-hari agar kehidupan lebih tentram dan damai. Temukan ulasannya di blog populix. Semoga bermanfaat!

Aplikasi Populix

Baca juga: Mengenal Apa Itu Impulse Buying, Faktor Pemicu, dan Tipsnya

Artikel Terkait
Syarat Membuat SKCK Online & Offline, Alur dan Biayanya
Bingung apa saja syarat membuat SKCK dan bagaimana alur lengkapnya? Jangan khawatir! Sebab artikel ini akan membahasnya satu per satu mulai dari syarat-syarat yang dibutuhkan, langkah-langkah hingga biayanya. Seperti yang diketahui bersama, SKCK adalah salah satu persyaratan saat melamar kerja. Di manafungsinya yakni menyajikan rekam jejak kriminal seseorang. Jadi, apabila Anda berencana melamar pekerjaan dalam […]
7 Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Saat Tidak Mudik Karena Pandemi
Libur lebaran adalah momen yang paling ditunggu banyak umat muslim di Indonesia. Beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri biasanya dimanfaatkan oleh para perantau yang ada di ibukota untuk mudik ke kampung halaman demi bertemu dan berkumpul dengan keluarga tercinta. Namun, agenda pulang kampung yang sudah menjadi tradisi menjelang hari raya, sepertinya tidak bisa kita […]
Pengertian Good Corporate Governance (GCG) & Prinsipnya
Hubungan sehat antara perusahaan dan stakeholder adalah salah satu tanggung jawab yang harus selalu dijaga dengan baik oleh pebisnis. Mengatasi hal tersebut, ada sebuah konsep bisnis yang dinamakan Good Corporate Governance. Konsep GCG adalah cara pebisnis untuk mengontrol dengan baik kebutuhan yang datang dari jenis stakeholder yang beragam. Kali ini Populix telah mengupas lengkap tentang […]