Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!
Finna Prima Handayani

Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!

8 bulan yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Perkembangan teknologi yang semakin canggih telah mengubah beragam aspek dalam menjalani hidup, pun termasuk dalam cara berinvestasi yang kini dikenal dengan investasi digital atau investasi online.

Investasi digital tentu lebih mudah dilakukan, karena cukup dengan menggunakan gadget. Apalalagi saat ini sudah banyak platform online sebagai layanan investasi online.

Adapun beberapa jenis investasi online yaitu reksa dana, saham, obligasi, deposito, dan masih banyak jenis lainnya. Terkait investasi digital, Populix telah mengeluarkan report bertajuk “Unlocking Insights into Digital Investment Trends“.

Kira-kira seperti apa hasil riset Populix yang tertuang di dalam report tersebut?

Baca juga: Seperti Apa Penggunaan Bank Digital di Indonesia?

Mayoritas Responden Paham tentang Investasi Digital

investasi digital
Source: Freepik

Berdasarkan reportUnlocking Insights into Digital Investment Trends“, mayoritas responden memiliki pemahaman dasar tentang investasi online. Reksa dana dan saham menjadi jenis paling umum dikenal.

Banyak juga dari responden yang telah mengambil langkah untuk mempelajari tentang investasi online ini, meskipun sebagian besar dari mereka masih perlu informasi lebih lanjut sebelum memulainya.

Pemahaman tentang Investasi Digital

  • Saya memiliki pemahaman dasar tentangnya (55%)
  • Saya mengetahuinya, tetapi kurang memiliki pengetahuan terperinci (42%)
  • Saya belum pernah mendengarnya (3%)

Investasi Online dan Investasi Tradisional, Mana yang Lebih Untung?

Dari hasil survei, 47% responden survei percaya bahwa investasi digital dapat lebih menguntungkan dibandingkan dengan investasi konvesional.

Perspektif ini kemungkinan berasal dari persepsi tentang return yang lebih tinggi dan potensi diversifikasi yang ditawarkan oleh platform digital, yang dapat mengakses berbagai instrumen keuangan lebih luas di luar tabungan konvesional.

Sebaliknya, 50% sisanya menyatakan ketidakpastian, dengan alasan perlunya informasi lebih lanjut untuk menilai dengan yakin keuntungan dari investasi online.

Sikap hati-hati ini mungkin muncul dari kekhawatiran tentang kompleksitas atau risiko terkait dengan produk keuangan digital, serta keinginan untuk lebih jelas tentang bagaimana investasi ini selaras dengan tujuan keuangan dan toleransi risiko mereka.

Baca juga: Riset Populix: Judi Online Jadi Masalah Serius di Indonesia!

Kesadaran tentang Regulasi Investasi Digital

Kesadaran tentang regulasi dan pengawasan investasi online di Indonesia sangat bervariasi di antara responden. Hampir setengahnya memahami dan familier dengan aturan, menunjukkan pemahaman yang kuat tentang lingkungan regulasi.

Sementara itu, kurang dari setengahnya pernah mendengar tentang regulasi, tetapi tidak memiliki pengetahuan terperinci, dan sebagian kecil sama sekali tidak mengetahui regulasi apa pun yang terkait.

  • Saya tahu dan memahami aturan (49%)
  • Saya pernah mendengarnya, tetapi masih kurang pengetahuan terperinci (44%)
  • Saya tidak mengetahui regulasi terkait apa pun (7%)

***

Pada umumnya, berbagai golongan masyarakat saat ini telah melek dan memahami investasi digital, walaupun tingkat keterlibatannya berbeda-beda.

Untuk mengetahui lebih lengkap pemahaman responden Populix terkait investasi digital, Anda dapat mengunduh reportUnlocking Insights into Digital Investment Trends” secara gratis. Sedangkan jika Anda membutuhkan insight yang lebih detail, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Survei Populix: Begini Penggunaan OTT Platform di Indonesia

Tags:
Artikel Terkait
Fenomenologi: Pengertian, Metode Pendekatan, Contoh Penelitian
Apa yang Anda pikirkan jika mendengar kata fenomenologi? Menurut penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fenomenologi adalah ilmu tentang perkembangan kesadaran dan pengenalan diri manusia sebagai ilmu yang mendahului filsafat atau bagian dari filsafat. Di dalam dunia penelitian, ada juga yang disebut phenomenology research atau riset fenomenologi. Mengutip laman Harappa Education, riset fenomenologi adalah pendekatan […]
Pitch Deck Adalah: Definisi, Tujuan, Contoh & Cara Membuat
Pitch deck adalah salah suatu cara yang digunakan bisnis maupun startup untuk menarik perhatian client atau investor, biasanya saat menjelaskan bisnis plan mereka. Dengan demikian, memiliki pitch deck adalah sebuah keharusan, terlebih jika Anda baru saja membangun bisnis dan membutuhkan dana untuk mengembangkannya. Namun, tidak semua orang memahami bagaimana cara membuat pitch deck yang bagus. […]
12 Cara Membuat Kuesioner Penelitian yang Efektif dan Baik
Kuesioner merupakan salah satu alat penting dalam penelitian untuk mengumpulkan data kuantitatif maupun kualitatif. Namun, banyak yang masih bingung tentang cara membuat kuesioner yang efektif. Apakah Anda salah satunya? Sebenarnya, cara membuat kuesioner penelitian yang baik adalah dengan menempatkan kenyamanan responden sebagai prioritas utama. Selain itu, kuesioner yang efektif pun membutuhkan perencanaan matang dan pemahaman […]