10 Tips Bisnis Frozen Food, Ini Kelebihan dan Kelemahannya!
Populix

10 Tips Bisnis Frozen Food, Ini Kelebihan dan Kelemahannya!

1 minggu yang lalu 7 MENIT MEMBACA

Bisnis frozen food merupakan salah satu ide usaha kuliner yang cukup menjanjikan. Selain memiliki banyak peminat, bisnis ini juga mudah dilakukan untuk pemula.

Yup, cara bisnis frozen food bisa Anda mulai dari rumah saja dengan memanfaatkan peralatan yang ada.

Namun, di samping berbagai kelebihannya, ada pula sejumlah kelemahan bisnis frozen food yang perlu Anda ketahui sebelum terjun dalam usaha ini. Apa sajakah itu?

Well, artikel berikut telah merangkum tips-tips memulai bisnis makanan beku lengkap dengan kelebihan maupun kekurangannya. Yuk, simak sampai habis!

Kelebihan Bisnis Frozen Food

Bisnis frozen food memang cukup mudah untuk diikuti. Bahkan, ide bisnis ini dapat Anda jalankan dalam skala rumahan. 

Selain itu, ada beberapa kelebihan lain yang dimiliki oleh jenis usaha ini. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Jenis Produk Sangat Beragam

Layaknya jenis makanan lain, frozen food juga salah satu produk yang dipasarkan dalam berbagai varian.

Dengan banyaknya pilihan, frozen food akan selalu menjadi makanan yang diminati karena tidak membosankan.

2. Produk Tahan Lama

Ketika memulai bisnis frozen food, Anda tidak perlu khawatir dengan penyimpanan stok. Sebab, produk yang dijual bisa bertahan lama di suhu dingin tanpa khawatir membusuk.

Meskipun begitu, Anda juga tetap perlu memperhatikan ketahanan dari bahan baku produk tersebut. 

Pastikan tanggal kadaluarsanya masih lama sehingga ia dapat bertahan lama dalam penyimpanan.

Baca juga: 15 Ide Bisnis Modal Kecil untuk Bantu Tambah Pendapatan! 

3. Target Pasar Luas

Bisnis dengan target pasar luas dapat membantu Anda mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Dalam hal ini, bisnis frozen food adalah salah satunya. Hingga kini, frozen food masih ramai diminati oleh konsumen karena rasanya yang enak dan praktis.

Selain itu, frozen food juga aman untuk dikonsumsi oleh seluruh kalangan karena ada beberapa produknya yang tidak harus digoreng. Misalnya seperti bakpao dan dimsum. 

Kelemahan Bisnis Frozen Food

Sebelum menuju ke tips membangun bisnis frozen food, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebagai pertimbangan. 

Salah satunya adalah kekurangan yang dimiliki. Berikut ulasan singkatnya.

1. Bergantung pada Mesin Freezer

Seperti namanya, produk frozen food adalah makanan beku yang hanya dapat bertahan lama saat berada di mesin pendingin.

Jadi, jika produk dikeluarkan dan berada di suhu ruangan dalam waktu yang lama, ada kemungkinan produk tersebut akan membusuk. 

Inilah mengapa, memiliki freezer cadangan sangat diperlukan untuk mengantisipasi kondisi tak terduga seperti mati listrik. 

2. Tanggal Kadaluarsa Kerap Terlupakan

Meskipun bisa tahan lama saat berada di mesin pendingin, frozen food juga tetap memiliki tanggal kadaluarsa.

Terkadang, karena ketahanannya inilah banyak penjual yang lupa untuk mengecek kadaluarsa produk. 

Padahal, tanggal kadaluarsa sangat penting dicantumkan dalam produk makanan meskipun itu berbentuk frozen food. 

3. Persaingan Cukup Ketat

Memulai usaha frozen food memang cukup mudah dan murah. Selain itu, produk makanan ini selalu memiliki permintaan yang stabil di kondisi apapun.

Inilah mengapa, ide bisnis frozen food akhirnya memiliki peminat yang cukup tinggi. 

Jadi, jika Anda ingin memulai bisnis frozen food, memperkuat promosi dan meningkatkan kualitas produk sangat penting demi bisa bersaing di pasar. 

Baca juga: 12 Ide Bisnis yang Cocok untuk Pemula dan Menguntungkan 

Cara Memulai Bisnis Frozen Food untuk Pemula

Untuk memulai bisnis frozen food, ada beberapa langkah yang perlu Anda pahami. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Tentukan Ide Produk

Ide bisnis frozen food  memang sangat beragam. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu ide produk yang ingin Anda jual. 

Adapun beberapa contoh produk dan tipe bisnis frozen food adalah smoothie, yogurt, sushi frozen, sayur beku, snack buah, risol mayo, cireng, nugget, dimsum, bakso, maupun pastel. 

2. Lakukan Riset Pasar

Sebelum memulai bisnis frozen food, penting untuk menentukan siapa saja target pasar yang ingin dijangkau.

Persona target market harus ditentukan secara jelas agar media pemasaran, strategi, konten atau hal-hal lainnya dilakukan dengan tepat sasaran. 

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan layanan survei online dari Poplite agar proses riset pasar lebih mudah dan bisnis Anda tepat sasaran.

3. Hitung Modal Awal

Selanjutnya, hitung modal bisnis frozen food yang dibutuhkan. 

Dalam hal ini, Anda dapat membuat rincian kebutuhan modal operasional awal baik dalam bentuk uang hingga peralatan dan tempat yang dibutuhkan.

4. Siapkan Perlengkapan Utama

Untuk bisnis frozen food rumahan, perlengkapan yang dibutuhkan adalah panci, wajan, spatula, kompor gas, blender, chopper dan lainnya.

Selain itu, peralatan tambahan yang diperlukan untuk memulai bisnis frozen food antara lain freezer, plastik khusus makanan beku, mesin vakum kemasan dan alat press kemasan.

Dalam menyiapkan peralatan tersebut, jangan ragu untuk membeli dengan kualitas terbaik agar barang tidak mudah rusak.

Baca juga:  20+ Ide Bisnis Kreatif Modal Kecil untuk Dicoba di 2022 

5. Rancang Metode Pengemasan

Dalam usaha bisnis makanan, metode pengemasan adalah salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Pasalnya, hal ini dapat mempengaruhi kualitas serta ketahanan produk yang Anda jual. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan plastik khusus makanan beku yang tidak memiliki pori.

Selain itu, mesin vakum juga diperlukan untuk mengeliminasi udara di dalam kemasan agar bakteri dan benda asing lainnya tidak masuk.

Terakhir, tambahkan logo agar produk Anda lebih menarik dan memiliki keunikan di mata konsumen.

6. Pilih Jasa Pengirim yang Sesuai

Perlu diketahui bahwa makanan beku harus dikirim dengan cepat agar kualitasnya tetap terjaga.

Oleh karena itu, gunakan jasa pengiriman instan dengan box yang berisi ice gell agar produk dapat sampai di tangan konsumen dalam kondisi segar.

7. Buat Strategi Pemasaran yang Tepat

Setelah mengadakan riset pasar, kini Anda dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan target. 

Adapun salah satu strategi yang bisa digunakan adalah melalui sosial media dengan sistem PO atau Pre Order.

Nantinya, Anda dapat mempromosikannya sebelum produk tersebut jadi. Dengan begitu, produk yang dijual akan tetap fresh ketika sampai di tangan konsumen. 

Baca juga:  11 Ide Usaha Rumahan Modal 50 Ribu, Dijamin Laris Manis! 

Tips Menjalankan Bisnis Frozen Food

Usaha frozen food memang menawarkan banyak keuntungan dan sangat mudah untuk dijalankan. 

Akan tetapi, keuntungan tersebut tidak akan tercapai jika Anda sembarangan dalam menjalankan bisnis. 

Oleh karena itu, agar bisnis Anda bisa menarik banyak konsumen, mari ikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Kenali Unique Selling Point (USP) Bisnis Anda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bisnis frozen food merupakan jenis usaha dengan banyak peminat karena cukup mudah dan murah.

Inilah mengapa, diperlukan adanya unique selling point ketika Anda ingin memulai jenis bisnis ini. 

Entah itu dari segi rasa, pilihan produk ataupun cara pemasarannya, pastikan bisnis Anda memiliki unique selling point yang berbeda. 

Jika memiliki keunikan di mata pelanggan, tentunya mereka akan semakin mudah mengingat produk Anda dan kemungkinan untung pun juga lebih banyak. 

2. Pelajari Aturan Perizinan Pangan Olahan

Selain USP, lisensi atau perizinan menjadi hal penting lainnya dalam bisnis kuliner. 

Lisensi seperti PIRT, BPOM dan sertifikasi halal dari MUI sangat dibutuhkan untuk menjamin mutu dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Anda.

3. Manfaatkan Metode Promosi Online

Meskipun frozen food merupakan salah satu jenis bisnis rumahan, bukan berarti ia hanya dapat dipasarkan di lingkungan sekitar saja. 

Saat ini, sosial media sudah menjadi alat yang sangat berguna sebagai media promosi. Mulai dari Facebook, Instagram maupun TikTok, semuanya dapat digunakan untuk memasang iklan.

Demikian ulasan mengenai cara memulai bisnis frozen food beserta kelebihan maupun kekurangannya.

Usaha kuliner satu ini tergolong salah satu tipe bisnis yang cukup menjanjikan mengingat besarnya minat konsumen pada makanan beku.

Selama Anda tekun menjalani bisnis tersebut, keuntungan pasti akan turut mengiringi. Well, selamat mencoba dan good luck, ya!

Baca juga: 10 Ide Bisnis Online untuk Pelajar, Modal Kecil dan Mudah!

Tags:
Artikel Terkait
Pengertian Data Kualitatif, Teknik Pengumpulan Data & Analisis
Data kualitatif adalah salah satu jenis data dalam penelitian. Lain halnya dengan data kuantitatif yang berbentuk angka, data ini berbentuk narasi. Umumnya, data kualitatif digunakan untuk penelitian berkaitan dengan fenomena atau gejala sosial di mana memiliki pengaruh dalam suatu komunitas. Pada artikel ini, kita akan membahas lengkap seputar data kualitatif dan teknik analisisnya. Maka dari […]
7 Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Saat Tidak Mudik Karena Pandemi
Libur lebaran adalah momen yang paling ditunggu banyak umat muslim di Indonesia. Beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri biasanya dimanfaatkan oleh para perantau yang ada di ibukota untuk mudik ke kampung halaman demi bertemu dan berkumpul dengan keluarga tercinta. Namun, agenda pulang kampung yang sudah menjadi tradisi menjelang hari raya, sepertinya tidak bisa kita […]
Cara Riset Pasar Online untuk Tahu Kebutuhan Konsumen
Dalam sebuah bisnis, memahami cara riset online penting untuk mengetahui kebutuhan dan perilaku konsumen, khususnya target pasar kita. Mengapa? Dengan begitu, usaha tersebut bisa mendapatkan loyalitas dari pelanggan. Lalu bagaimana cara melakukan riset online? Jangan khawatir, di era yang serba digital seperti sekarang, Anda tidak harus terjun langsung ke lapangan. Untuk lebih jelasnya, yuk simak […]