Brand Performance, Definisi hingga Cara Meningkatkannya
Populix

Brand Performance, Definisi hingga Cara Meningkatkannya

4 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Anda yang bekerja dalam dunia marketing atau pemasaran, mungkin sudah tidak asing lagi dengan brand performance. Brand performance adalah sebuah istilah yang berkaitan dengan kinerja atau performa suatu merek, berfokus pada peningkatan reputasi dari merek tersebut.

Brand performance pastinya juga merujuk pada tujuan perusahaan. Semakin baik brand performance suatu bisnis, maka konsumen atau pelanggan semakin paham tentang merek bisnis tersebut. Tak luput, kepercayaan konsumen pada brand pun semakin meningkat.

Simak penjelasan lebih lengkap tentang brand performance!

Baca juga: Brand Portfolio: Definisi, Contoh, Keuntungan, Elemen

Apa Itu Brand Performance?

Melansir laman Marketing Memetics, penjelasan brand performance adalah hasil dari performa atau ukuran suatu merek yang masih berkaitan dengan tujuan perusahaan. Brand performance yang baik yaitu ketika dapat menghasilkan pangsa pasar yang berkelanjutan dan profitabilitas jika digunakan secara efektif.

Brand performance atau kinerja merek ini sangat personal dan bisa bervariasi secara drastis dari satu merek ke merek lainnya. Selain itu, pun dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan sebuah bisnis.

Cara Meningkatkan Brand Performance

Ada beberapa cara dan platform yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan brand performance. Di antaranya dengan cara:

  1. Memanfaatkan influencer dan selebritas untuk mempromosikan brand
  2. Publikasi di media
  3. Media sosial
  4. Membangun partnership dengan pihak luar

Selain itu, Anda juga bisa membuat suatu aktivitas atau kampanye yang melibatkan target audiens dari brand tersebut. Untuk publikasi kegiatan tersebut bisa melalui media sosial.

Baca juga: Creativity Advertising, Ini Definisi dan Manfaatnya

Tolak Ukur Keberhasilan Brand Performance

Inilah cara mengetahui keberhasilan brand performance.

1. Performa Konten

Kita bisa lihat bagaimana performa di balik konten yang telah diproduksi untuk meningkatkan kinerja merek. Misalnya, saat membuat konten di media sosial, lihatlah seperti apa respons audiens terhadap konten tersebut. Berapa jumlah komentar yang ada pada konten tersebut, berapa jumlah like, berapa jumlah reach? Dan faktor-faktor lainnya yang bisa dihitung.

2. Aktivitas yang Berpengaruh

Ada beberapa cara untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari aktivitas yang telah dilakukan. Seperti, seberapa luas brand Anda diketahui oleh audiens, bagaimana performa website dan media sosial perusahaan Anda, serta seberapa sering perusahaan atau brand Anda di-mention oleh pihak luar.

3. Benchmarking Kompetitif

Lihat bagaimana kompetitor Anda, apakah performanya lebih baik dari brand Anda, atau kebalikannya? Coba perhatikan performa kompetitor Anda, yang didukung dengan data-data relevan.

Riset Pasar untuk Meningkatkan Brand Performance

Guna mengoptimalkan brand performance ini sebaiknya dilakukan sejak awal, yakni sejak suatu merek bisnis diluncurkan ke publik. Namun sebelum itu, para pebisnis pun bisa terlebih dahulu melakukan riset pasar untuk mengetahui merek seperti apa yang diinginkan oleh khalayak.

Selain itu, riset pasar juga bisa dilakukan untuk menentukan strategi dalam mengiklankan brand tersebut. Bentuk iklan seperti apa yang memang disukai oleh khalayak. Apalagi saat ini pun sangat banyak iklan digital yang bervariasi dan kreatif.

Nah, untuk melakukan riset pasar ini Anda bisa memanfaatkan produk dan layanan yang terdapat di Populix. Anda bisa melakukannya sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Demikianlah penjelasan terkait brand performance. Simak artikel-artikel dari Populix untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Baca juga: Segmentasi Pasar: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya

Tags:
Artikel Terkait
Apa Itu Giveaway? Arti, Cara Membuat dan Efeknya pada Bisnis
Anda pasti sudah sering mendengar istilah giveaway, atau justru kerap mengikutinya? Ya, giveaway adalah salah satu contoh strategi promosi yang banyak diterapkan oleh berbagai bisnis. Tujuan utamanya yaitu untuk menarik perhatian customer baru. Biasanya, dengan mengadakan giveaway, brand akan mendapatkan lebih banyak awareness dari audiens.  Dikatakan sebagai strategi pemasaran yang ideal, bagaimana cara mengadakan giveaway? […]
9 Perbedaan Kuliah S1 dan S2, Mahasiswa Wajib Tahu!
Saat menempuh pendidikan tinggi, banyak orang mulai bertanya soal apa perbedaan kuliah S1 dan S2? Apakah perbedaannya terletak di tingkat akademik, atau ada hal-hal mendasar lain yang memengaruhi pola pikir hingga tujuan akhir dari studi tersebut? Wajar saja jika muncul pertanyaan-pertanyaan seperti itu, terutama bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi […]
3 Cara Mendapatkan Klien Bisnis Perusahaan Menurut Pakarnya
Klien adalah sesuatu hal yang sangat penting dan dibutuhkan bagi setiap perusahaan. Oleh karenanya, para pebisnis perlu tahu tips atau cara mendapatkan klien. Menurut penjelasan Olivia Katherin Samosir, Head of Business Development Populix, klien bisnis adalah partner yang berbagi kepentingan bisnis secara saling menguntungkan untuk perusahaan, bisa konsumen individual maupun korporat. Masih menurut Olivia, adanya […]