Segmentasi Pasar: Pengertian, Contoh, Tujuan dan Jenisnya
Populix

Segmentasi Pasar: Pengertian, Contoh, Tujuan dan Jenisnya

1 tahun yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Berhasil atau tidaknya sebuah bisnis bisa dilihat dari beberapa aspek termasuk bagaimana bisnis itu bisa mempengaruhi konsumen yang dituju hingga mereka ingin berkontribusi pada bisnis Anda. Ini lah mengapa Anda perlu mengetahui sebuah istilah yang dinamakan sebagai segmentasi pasar.

Berikut ulasan mengenai pengertian, cara menentukan, hingga contoh segmentasi pasar!

Apa itu Segmentasi Pasar?

Segmentasi pasar adalah strategi perusahaan untuk mengetahui target konsumen dengan lebih baik sehingga bisnis yang dijalankan dapat membawa hasil yang optimal. Selain diambil dari definisi secara umum, berikut pengertian segmentasi pasar menurut para ahli.

Segmentasi Pasar Menurut Para Ahli

Basu Swastha Dharmmesta dan T. Hani Handoko

Pada tahun 2013 mengatakan, segementasi pasar adalah membagi pasar menjadi suatu segmen-segmen sasaran penjualan tertentu yang akan dicapai dengan menggunakan marketing mix.

Kotler dan Amstrong

Segmentasi pasar adalah pembagian sebuah pasar menjadi suatu kelompok pembeli yang berbeda. Tujuannya untuk membentuk kelompok pasar yang homogen, sehingga di dalam pasar tersebut dapat ditargetkan untuk memasarkan sebuah produk tertentu yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan karakteristik pembeli.

Jenis Segmentasi Pasar

Strategi segmentasi pasar sendiri umumnya dibagi menjadi empat jenis, yaitu segmentasi demografis, geografis, perilaku, dan psikografis.

a. Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis melihat beberapa aspek seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, status menikah, dan lainnya. Jenis segmentasi demografis sering diterapkan perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran bagi produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Memang variabel yang sudah disebutkan lebih mudah untuk diketahui dan diukur dibandingkan dengan variabel dalam jenis segmentasi pasar yang lain. Sehingga segmentasi ini seringkali dinilai lebih mudah untuk dilakukan.

b. Segmentasi Geografis

Dalam segmentasi geografis mengelompokan targetnya berdasarkan aspek lokasi, contohnya tempat tinggal calon konsumen. Jenis segmentasi ini bisa dipertimbangkan karena kebutuhan dan kegunaan suatu produk atau jasa akan berbeda-beda tergantung pada cuaca, keadaan tanah, dan lokasinya.

c. Segmentasi Perilaku

Penerapan segmentasi ini akan membantu Anda mengetahui bagaimana perilaku konsumen terhadap sebuah bisnis. Beberapa variabel yang dilihat dalam segmentasi perilaku adalah pengetahuan, sikap, reaksi, dan penggunaan produk oleh seorang konsumen.

Segmentasi perilaku seringkali berhubungan dengan proses decision making (pengambilan keputusan). Jika diterapkan dengan baik, Anda juga bisa menyusun strategi untuk membangun brand loyalty dari konsumen bagi bisnis sendiri.

d. Segmentasi Psikografis

Sedikit berbeda dengan ketiga jenis yang telah disebutkan, segmentasi psikografis melibatkan aspek psikologis dari calon pelanggan. Biasanya proses penyesuaian segmentasi ini sedikit lebih rumit karena Anda perlu tahu persis mengenai selera sasaran pasar.

Untuk menerapkan strategi segmentasi psikografis, Anda bisa melakukan survei kepada kelompok konsumen tertentu. Segmentasi ini memungkinkan Anda untuk mengetahui preferensi target pasar terhadap perusahaan dan produknya, contohnya adalah gaya hidup.

Baca juga: Bisnis Plan: Pengertian, Tujuan, Isi dan Cara Membuatnya

Dasar Segmentasi Pasar

Menentukan calon konsumen dalam segmentasi pasar memerlukan pertimbangan dan penilaian tertentu. Ada beberapa syarat yang mendasari konsumen itu agar masuk ke dalam pasar yang dituju perusahaan. Beberapa dasar segmentasi pasar diantaranya:

  1. Target pasar bisa diukur, misalnya dari segi jumlah atau usia
  2. Bisa diakses
  3. Skala target pasar cukup besar
  4. Bisa dibedakan
  5. Pasar yang dituju bisa memberi keuntungan untuk perusahaan
  6. Bisa menjadi sasaran dari program pemasaran yang dilaksanakan

Tujuan Segmentasi Pasar

Setiap perusahaan tentu memiliki visi-nya masing-masing. Visi tersebut akan berpengaruh juga terhadap tujuan segmentasi pasar yang direncanakan. Lengkapnya, simak beberapa poin tujuan segmentasi pasar berikut:

a. Sasaran pasar lebih jelas

Salah satu alasan dilakukannya segmentasi pasar adalah karena pasar bersifat heterogen. Segmentasi pasar akan memunculkan kelompok-kelompok kecil yang memiliki kesamaan (homogenitas) dan akan mempermudah perusahaan dalam menyusun strategi bisnis mereka.

Hal tersebut juga akan memudahkan proses penentuan marketing mix (product, promotion, price, place, people, process, physical evidence). Sehingga, desain produk dan strategi pemasaran bisa bekerja lebih efektif.

b. Perkembangan bisnis

Melakukan proses segmentasi juga bisa membantu dalam mengembangkan perusahaan itu sendiri. Secara tidak langsung, perusahaan akan lebih mengetahui mengenai target konsumen dan pesaing atau kompetitor mereka.

Perusahaan juga akan dengan mudah mengetahui peluang-peluang apa saja yang bisa diambil. Dengan begitu, perusahaan tersebut bisa mengatur strategi bisnis yang tepat untuk perkembangan mereka di masa depan.

c. Strategi komunikasi lebih efektif

Dengan homogenitas yang muncul berarti sebuah perusahaan akan bisa dengan mudah mengetahui seluk beluk target pasar mereka. Sehingga strategi komunikasi yang dilakukan juga akan lebih efektif.

Cara Menentukan Segmentasi Pasar

Namun bagaimana cara Anda menentukan segmentasi bagi bisnis yang dijalankan? Berikut beberapa langkah yang bisa diambil.

Pengumpulan dan Analisis Data

Langkah pertama adalah dengan melakukan pengumpulan dan analisis data. Berbagai cara yang bisa Anda pilih dalam melakukan survei terhadap calon konsumen. Dua diantaranya adalah dengan menyebarkan kuesioner atau mengadakan focus group discussion (FGD).

Pertanyaan seputar produk dan segmentasi bisa Anda sertakan dalam kuesioner atau diskusi. Tujuan dari tahap awal ini adalah untuk mendapatkan data awal untuk mengetahui informasi apa saja mengenai pasar yang dituju.

Untuk hasil yang lebih maksimal namun proses yang efisien, Populix memiliki layanan Populix untuk bisnis bagi para perusahaan besar maupun kecil. Dengan begitu, proses pengumpulan dan analisis data bisa diselesaikan secara lebih cepat.

Seleksi dan Penyusunan

Kemudian, dalam tahap ini Anda bisa melakukan pengelompokan hasil yang didapatkan baik dari kuesioner maupun diskusi tadi. Penyaringan hasil juga bisa dilakukan dalam tahap seleksi dan penyusunan.

Setelah adanya pengelompokan dan penyaringan hasil, maka akan terlihat jelas kelompok-kelompok yang ada dalam suatu pasar. Dengan begitu, Anda bisa menentukan dengan jelas desain produk apa yang cocok bagi kelompok yang mana.

Contoh Segmentasi Pasar

Misalkan saja Anda merupakan seorang produsen mie instan. Anda ingin produk yang dibuat tidak sekedar mie instan biasa namun bisa menjadi favorit banyak orang dari kalangan mana saja.

Karena Anda memutuskan bahwa target atau sasaran pasar Anda berasal dari kalangan mana saja, aspek itu bisa Anda tinjau melalui segmentasi demografis. Artinya Anda memperhatikan aspek kelas sosial calon konsumen.

Sekali lagi, menentukan segmentasi pasar sangat penting untuk keberlangsungan sebuah perusahaan. Karena dengan begitu perusahaan bisa memahami konsumen dengan lebih baik dan mengevaluasi kekurangan apa saja yang masih belum mereka penuhi. Sehingga hasil diterima perusahaan akan lebih optimal. Sudah mencoba untuk menyusunnya?

Baca juga: Affiliate Marketing: Cara Kerja, Kelebihan & Tips Menjalankan

Artikel Terkait
Apa itu AIDA Marketing? Pahami Konsep dan Cara Kerja Di sini
Pemasaran adalah salah satu inti bisnis dimana strategi yang dipakai akan menentukan kesuksesan dari promosi barang atau jasa sebuah bisnis. Salah satu strategi pemasaran yang saat ini sering digunakan adalah AIDA marketing. AIDA adalah kepanjangan dari Attention, Interest, Desire, dan Action yang mengacu pada tahapan yang dilewati oleh konsumen. AIDA marketing adalah konsep pemasaran yang […]
10 Cara Bisnis Online dari Nol untuk Pemula agar Cuan
Ingin buka usaha tapi takut gagal? Jangan khawatir, ikuti saja beberapa cara bisnis online termudah berikut ini. Tak hanya praktis, tips-tips tersebut juga bisa menghasilkan omzet besar, lho! Seperti yang telah kita ketahui bersama, platform media online punya potensi menjanjikan pada sebuah bisnis. Oleh karenanya, yuk mulai terapkan cara memulai bisnis online yang efektif dalam […]
Pengertian Analisis Peluang Usaha, Cara, Tujuan dan Contohnya
Sebagai seorang pebisnis, baik pemula maupun profesional, tentunya analisis peluang usaha adalah hal yang penting dilakukan dalam mengembangkan sebuah bisnis. Tanpa melihat skala perusahaannya, analisis ini juga diperlukan agar bisnis yang Anda jalankan berkelanjutan dan sukses di kemudian hari. Lalu, apa tujuan dan manfaat yang akan didapatkan oleh pengusaha ketika melakukan analisis peluang usaha? Serta, […]