10 Cara Menjadi Freelancer, Pemula Wajib Tahu!
Populix

10 Cara Menjadi Freelancer, Pemula Wajib Tahu!

1 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Profesi sebagai freelance atau pekerja lepas ternyata cukup digemari khalayak. Waktu yang fleksibel dan tidak terikat kontrak kerja dalam jangka lama membuat para freelancer nyaman dengan pekerjaannya. Namun, kita perlu tahu cara menjadi freelancer agar tetap untung.

Pasalnya, penghasilan freelancer cenderung tidak pasti, jika dibandingan dengan pekerjaan tetap atau kontrak. Bisa saja bulan ini Anda mendapat penghasilan cukup banyak, tetapi bulan depan penghasilan tersebut berkurang. Hal itu bergantung pada pekerjaan yang Anda peroleh setiap bulannya.

Nah, inilah beragam cara menjadi freelancer, termasuk untuk Anda yang masih pemula, serta cara menjadi freelancer bagi pelajar.

Cara Menjadi Freelancer untuk Pemula agar Tetap Untung

Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi freelancer, ada baiknya simak terlebih dahulu tips-tips ini!

1. Tentukan Tujuan

Sebelum menjadi freelancer, cobalah untuk tentukan tujuan terlebih dahulu. Misalnya, apakah freelance ini akan menjadi pekerjaan utama Anda, atau pekerjaan sampingan?

Jika menjadi pekerjaan utama, kira-kira berapa penghasilan yang harus Anda dapatkan dalam satu bulannya agar kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi? Sementara jika menjadi pekerjaan sampingan, cobalah untuk mulai mengatur atau membagi waktu agar pekerjaan utama Anda pun tidak terbengkalai.

Dengan menetapkan tujuan di awal dapat membantu Anda menentukan langkah selanjutnya dalam memulai menjadi freelancer.

2. Tentukan Jasa yang Anda Berikan dan Target Klien

Kira-kira kemampuan apakah yang bisa Anda jual? Apakah menulis, fotografi, editing, design, atau lainnya? Anda bisa saja memilih lebih dari satu jasa yang akan Anda jual kepada calon pelanggan. Namun, yang pasti Anda memang benar-benar terampil saat melakukannya sehingga klien tidak kecewa saat menggunakan jasa Anda.

Setelahnya, Anda juga bisa menentukan target klien seperti apa yang Anda harapkan. Anda bisa mengidentifikasi calon klien atau pelanggan berdasarkan faktor demografi dan masalah yang mereka hadapi.

Baca juga: 10 Tips Memulai Bisnis Franchise untuk Pemula

3. Tetapkan Tarif

Menentukan tarif Anda sebagai freelancer dapat membantu menentukan harga ideal dan pastinya realistis untuk setiap pekerjaan yang akan Anda terima. Melansir laman Clockify, inilah faktor-faktor yang bisa membantu Anda dalam menetapkan tarif:

  • Pengalaman
  • Tingkat pendidikan
  • Harga ideal di industri atau bidang yang Anda tekuni
  • Lokasi pekerjaan Anda

4. Tetapkan Target Penghasilan

Anda tetap harus membuat target penghasilan setiap bulannya. Hitung semua pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari, menabung, hobi, serta kebutuhan darurat. Jangan sampai penghasilan atau pendapatan Anda dari freelance tidak bisa mencukupi pengeluaran bulanan Anda.

5. Perluas Jaringan

Salah satu kunci suksesnya freelancer yaitu memiliki jaringan yang luas. Sebab, hal ini memungkinkan Anda mendapatkan pekerjaan baru berdasarkan rujukan atau rekomendasi yang diberikan dari klien sebelumnya ataupun kerabat.

Untuk memperluas jaringan, Anda bisa mencoba berbagai cara, di antaranya:

  • Ikut webinar atau seminar
  • Menghadiri acara tertentu
  • Bergabung dengan komunitas atau grup
  • Aktif di LinkedIn ataupun media sosial lainnya

6. Susun Portofolio

Semakin banyak portofolio Anda dan semakin baik hasilnya, tentu hal ini akan menjadi nilai jual Anda di mata calon klien. Kumpulkan semua bukti hasil karya Anda yang memang menggambarkan keahlian dan pengalaman Anda.

Akan tetapi, bagi pelajar atau mahasiswa yang belum memiliki pengalaman kerja, portofolio bisa dikumpulkan dari berbagai tugas kuliah yang telah Anda kerjakan. Pilihlah yang menarik dan hasilnya memang baik.

Baca juga: 10 Persiapan Merantau Kerja, Bekal untuk Pemula!

7. Cari Mentor

Akan sangat membantu jika Anda memiliki mentor atau kerabat yang memang sudah profesional dalam dunia freelancer, dan ia dapat memberi Anda masukan maupun nasihat terkait membangun karier sebagai freelancer.

8. Tetapkan Deadline

Tetapkan tenggat waktu atau deadline setiap tujuan pencapaian Anda. Misalnya, Anda harus menetapkan kapan Anda akan mendapatkan klien pertama, kapan harus menyelesaikan tugas pertama sebagai freelancer, dan lainnya. Mengutip laman Indeed, memberikan tenggat waktu yang ketat untuk diri sendiri dapat membantu Anda memenuhi tanggung jawab dengan lebih efektif.

9. Percaya Diri

Percaya diri adalah satu kunci sukses dari apa pun, termasuk saat Anda memutuskan untuk menjadi freelancer. Berawal dari percaya diri, yakinlah bahwa Anda bisa mendapat klien sesuai yang Anda harapkan setiap bulannya, serta dengan percaya diri ini juga diharapkan Anda bisa totalitas dalam menyelesaikan pekerjaan.

10. Tingkatkan Keterampilan

Seiring berjalannya waktu, Anda perlu upgrade skill agar nilai jual Anda sebagai freelancer pun meningkat. Tentu mau, dong, mendapatkan pemasukan yang lebih banyak dari sebelumnya? Saat ini sudah banyak kelas online yang bisa Anda manfaatnya untuk upgrade skill.

Itulah 10 tips atau cara menjadi freelancer. Berminatkah untuk mulai menjadi freelancer? Jangan lupa untuk simak terus artikel Populix untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya.

Baca juga: Bisnis Jastip: Cara Memulai, Keuntungan, dan Jenisnya

Artikel Terkait
7 Tips Mengatur Keuangan Mahasiswa Saat Bulan Ramadan
Bulan Ramadan atau bulan puasa kerap membuat pengeluaran mahasiswa menjadi lebih boncos, karena banyaknya ajakan buka puasa bersama. Nah, jika kondisi ini terjadi kepada kamu, maka kamu perlu tahu tips mengatur keuangan mahasiswa saat bulan puasa. Sah-sah saja jika kita mengiyakan beberapa ajakan buka puasa bersama atau bukber. Namun, jangan sampai karena terlalu sering bukber […]
Besaran Gaji Content Creator dan Faktor yang Memengaruhinya
Dahulu kerap dipandang sebelah mata, tetapi kini profesi content creator justru banyak diminati, terutama oleh anak muda. Salah satu alasannya karena gaji content creator yang dianggap cukup menjanjikan. Besaran gaji content creator tentu sangat bervariatif, karena dipengaruhi juga oleh beberapa faktor. Contoh yang paling mudah yaitu dipengaruhi jumlah pengikut atau followers di media sosial. Selain […]
Responden Penelitian: Karakteristik, Syarat, dan Contohnya
Saat melakukan penelitian, responden adalah salah satu hal yang pasti Anda perlukan. Biasanya, responden inilah yang akan menjawab kuesioner dalam penelitian, khususnya penelitian kuantitatif. Sedangkan pada penelitian kualitatif, responden umumnya berperan aktif lewat kegiatan wawancara. Berikut Populix sajikan ulasan seputar apa itu responden secara lengkap, mulai dari pengertian dan contohnya. Yuk simak! Apa Itu Responden […]