7 Peran Dosen Pembimbing Skripsi bagi Mahasiswa Akhir
Populix

7 Peran Dosen Pembimbing Skripsi bagi Mahasiswa Akhir

2 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Mahasiswa akan didampingi dosen pembimbing dalam proses pembuatan skripsi. Dosen pembimbing skripsi biasanya berjumlah dua orang, yakni dosen pembimbing 1 dan dosen pembimbing 2.

Dosen pembimbing skripsi adalah dosen di perguruan tinggi yang ditugaskan untuk memberikan bimbingan dan dukungan kepada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tugas akhir.

Peran dosen pembimbing sangat krusial dalam membantu mahasiswa mencapai tugas akademiknya dengan memberikan panduan yang diperlukan dalam proses pembuatan skripsi.

Biasanya pihak program studi atau fakultas yang menentukan siapa saja dosen pembimbing skripsi untuk setiap mahasiswa yang akan menyusun skripsi.

Baca juga: 5 Risiko Menggunakan Joki Skripsi, Mahasiswa Wajib Tahu!

Peran Dosen Pembimbing Skripsi bagi Mahasiswa

dosen pembimbing skripsi
Source: Freepik

Dosen pembimbing memiliki tugas dan fungsi tersendiri bagi setiap mahasiswa yang dibimbingnya. Lantas, apa sajakah peran dosen pembimbing skripsi?

1. Pemberi Dukungan Akademik

Tugas dosen pembimbing layaknya mentor yang memberikan panduan dan nasihat terkait berbagai aspek akademik dari penelitian mahasiswa.

Contohnya yaitu membantu mahasiswa untuk memahami lebih dalam tentang teori dan metodologi yang relevan dengan topik penelitian skripsinya.

2. Motivator dan Penyemangat

Tantangan dan kesulitan pasti akan dialami mahasiswa saat proses penyusunan skripsi. Nah, di sinilah dosen pembimbing harus memberikan dukungan moral serta motivasi agar mahasiswa tetap semangat dan fokus mengerjakan skripsinya.

3. Pengawas Kemajuan Skripsi Mahasiswa

Tugas lain dari dosen pembimbing yaitu memantau perkembangan skripsi mahasiswa secara berkala dengan cara melakukan bimbingan rutin.

Dosen pembimbing harus bisa memastikan bahwa mahasiswa mematuhi jadwal bimbingan skripsi sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan.

4. Penilai dan Pengarah

Dosen pembimbing bertugas memberi masukan dan kritik konstruktif terhadap rancangan hingga hasil akhir skripsi mahasiswanya.

Mereka harus membantu mahasiswa tetap berada di jalur yang tetap dan memastikan jika penelitian yang dilakukan memenuhi standar akademik.

Baca juga: 9 Contoh Daftar Pertanyaan Sidang Skripsi dan Jawabannya

5. Sumber Informasi dan Referensi

Dosen pembimbing membantu mahasiswa menemukan literatur dan sumber informasi yang relevan dan berkualitas untuk penelitian mereka. Pun dapat memberikan rekomendasi mengenai alat analisis, teknik penelitian, dan sumber data yang tepat.

6. Pemberi Solusi

Ketika mahasiswa menghadapi masalah dalam penelitian, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis, dosen pembimbing harus dapat membantu mencari solusi dan memberikan arahan yang tepat.

Serta, bisa bertindak sebagai mediator jika terjadi konflik antara mahasiswa dengan pihak lain yang terlibat dalam penelitian.

7. Pembimbing Etika

Dosen pembimbing harus memastikan bahwa mahasiswa mematuhi kode etik penelitian, termasuk isu-isu seperti plagiarisme, hak cipta, dan integritas akademik. Tak luput, mengarahkan mahasiswa untuk melakukan penelitian yang jujur dan bertanggung jawab.

Dengan peran-peran tersebut, dosen pembimbing skripsi berkontribusi besar dalam keberhasilan mahasiswa menyelesaikan skripsi mereka dengan baik dan tepat waktu.

Tak hanya dosen pembimbing skripsi yang dapat membantu melancarkan proses skripsi mahasiswa, faktanya PopSurvey (sebelumnya Poplite) pun mampu membantu mahasiswa yang bingung mencari responden survei untuk penelitian skripsi. Dengan dibantu PopSurvey, mahasiswa bisa mengumpulkan tanggapan responden menjadi lebih cepat, mudah, dan dapat diandalkan.

Demikian informasi terkait peran dan tugas dosen pembimbing skripsi bagi mahasiswa. Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa baca artikel Populix lainnya.

PopSurvey Populix platform survei online

Baca juga: 7 Rekomendasi Software Penelitian, Bantu Pengerjaan Skripsi

Artikel Terkait
Wawancara Tidak Terstruktur: Definisi, Kelebihan, Kekurangan
Wawancara merupakan sebuah proses yang kerap dilakukan saat melakukan penelitian atau riset. Adapun salah satu jenis wawancara yaitu wawancara tidak terstruktur. Melansir laman Research Connections, pengertian wawancara tidak terstruktur adalah ketika peneliti mengajukan pertanyaan terbuka atau open-ended questions. Tujuannya yaitu untuk memberikan keleluasaan kepada responden untuk berbicara bebas mengenai suatu topik dan memengaruhi arah wawancara. […]
Longitudinal: Definisi, Kelebihan, Kekurangan, Contoh Penelitian
Dalam dunia penelitian, ada yang disebut longitudinal. Menurut penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), longitudinal adalah metode penelitian yang didasarkan pada masa tertentu yang relatif lama untuk mengetahui karakter tertentu. Tujuan dari penelitian longitudinal yaitu agar dapat memahami perubahan yang terjadi dalam variabel-variabel tertentu seiring berjalannya waktu. Apa Itu Longitudinal? Penelitian longitudinal menggunakan pengukuran yang […]
Cara Unggah Foto Kartu Identitas di Aplikasi Populix
Sudah memiliki akun Populix dan ingin lanjut mengerjakan studi? Sebelum kamu menjawab studi, setiap responden Populix diharuskan untuk melakukan verifikasi data diri terlebih dahulu dengan mengunggah kartu identitas asli berupa foto KTP. Langkah ini sangat penting agar kami dapat memastikan bahwa setiap orang yang melakukan registrasi akun di Populix merupakan responden yang valid. Tapi, mungkin […]