Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?
Populix

Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?

9 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pandangan terhadap Gen Z di dunia kerja cukup beragam, ada yang positif ada pula yang negatif. Namun, Gen Z kerap dianggap sebagai generasi yang cenderung suka pindah tempat kerja, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Tentu ada alasan di balik kebiasaan Gen Z tersebut. Misal, bisa jadi jika Gen Z merasa lingkungan kerjanya tidak mendukung kesejahteraan mereka atau tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka, maka mereka memilih untuk pindah daripada bertahan.

Akan tetapi, perilaku atau kebiasaan tersebut menimbulkan persepsi bahwa Gen Z kurang memiliki komitmen terhadap pekerjaan.

Padahal, mungkin saja pindah kerja bagi mereka merupakan cara untuk menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan dan tujuan mereka, bukan sekadar tanda kurangnya komitmen.

Baca juga: Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!

Fenomena Gen Z di Dunia Kerja, Dianggap Kurang Komitmen

Terkait karakteristik Gen Z di dunia kerja, Populix telah meluncurkan whitepaper bertajuk “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja“. Dalam whiterpaper tersebut membahas lebih dalam mengenai karakteristik Gen Z di dunia kerja untuk lebih memahami aspirasi dan tantangan profesional mereka yang sebenarnya.

Salah satu contohnya yaitu soal durasi Gen Z bertahan di tempat kerja mereka saat ini.

Berdasarkan hasil survei Populix, ternyata terdapat kesenjangan antargenerasi dalam ekspektasi masa kerja di suatu perusahaan.

Responden non-Gen Z menyatakan komitmen jangka panjang untuk pemberi kerja mereka saat ini, atau berkisar lebih dari 6 tahun.

Sedangkan Gen Z memberikan pernyataan yang sebaliknya, yakni durasi atau masa kerja yang lebih pendek. Mayoritas responden Gen Z memilih untuk bertahan antara 1-4 tahun.

stereotip gen z di dunia kerja
Source: Populix

***

Demikian gambaran singkat terkait stereotip Gen Z di lingkungan kerja. Untuk hasil survei selengkapnya, langsung saja untuk whitepaper kami yang berjudul “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja.” Sedangkan jika butuh data lebih detail lagi atau butuhkan bantuan riset, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Tags:
Artikel Terkait
Unlocking SEA’s Competitive Landscape Through Research!
The competitive landscape in Southeast Asia (SEA) is uniquely complex, shaped by diverse cultures, income segments, digital maturity levels, and consumer behaviors. For brands aiming to grow or expand across the region, understanding competitors is no longer a broad, one-size-fits-all task; it requires deep, data-driven analysis tailored to individual markets. Whether entering Indonesia, Singapore, Vietnam, […]
Hustle Culture: Definisi, Penyebab, hingga Dampak Negatifnya
Bagi Anda yang ‘gila kerja’ atau biasa juga dikenal sebagai workaholic, tanpa disadari sebenarnya telah terjebak dalam situasi hustle culture selama ini. Apa itu hustle culture? Sederhananya, hustle culture adalah kondisi di mana seseorang merasa perlu untuk terus bekerja agar bisa mencapai kesuksesan sehingga mengorbankan waktu istirahatnya. Nah, apa mungkin Anda tengah mengalaminya? Bukan lagi […]
Customer Engagement Adalah: Definisi serta Cara Meningkatkan
Ada banyak faktor yang dapat mendorong kesuksesan sebuah bisnis. Salah satunya yaitu adanya jalinan hubungan atau keterikatan dengan pelanggan. Sebab, loyalitas dan partisipasi konsumen dapat tercipta secara mudah lewat teknik tersebut. Untuk itu, memahami customer engagement adalah poin utama bagi para pebisnis. Jadi jika ingin mendapatkan pembelian berulang, customer-based profits, customer loyalty, dan customer ambassadorship […]