Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?
Populix

Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?

1 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pandangan terhadap Gen Z di dunia kerja cukup beragam, ada yang positif ada pula yang negatif. Namun, Gen Z kerap dianggap sebagai generasi yang cenderung suka pindah tempat kerja, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Tentu ada alasan di balik kebiasaan Gen Z tersebut. Misal, bisa jadi jika Gen Z merasa lingkungan kerjanya tidak mendukung kesejahteraan mereka atau tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka, maka mereka memilih untuk pindah daripada bertahan.

Akan tetapi, perilaku atau kebiasaan tersebut menimbulkan persepsi bahwa Gen Z kurang memiliki komitmen terhadap pekerjaan.

Padahal, mungkin saja pindah kerja bagi mereka merupakan cara untuk menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan dan tujuan mereka, bukan sekadar tanda kurangnya komitmen.

Baca juga: Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!

Fenomena Gen Z di Dunia Kerja, Dianggap Kurang Komitmen

Terkait karakteristik Gen Z di dunia kerja, Populix telah meluncurkan whitepaper bertajuk “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja“. Dalam whiterpaper tersebut membahas lebih dalam mengenai karakteristik Gen Z di dunia kerja untuk lebih memahami aspirasi dan tantangan profesional mereka yang sebenarnya.

Salah satu contohnya yaitu soal durasi Gen Z bertahan di tempat kerja mereka saat ini.

Berdasarkan hasil survei Populix, ternyata terdapat kesenjangan antargenerasi dalam ekspektasi masa kerja di suatu perusahaan.

Responden non-Gen Z menyatakan komitmen jangka panjang untuk pemberi kerja mereka saat ini, atau berkisar lebih dari 6 tahun.

Sedangkan Gen Z memberikan pernyataan yang sebaliknya, yakni durasi atau masa kerja yang lebih pendek. Mayoritas responden Gen Z memilih untuk bertahan antara 1-4 tahun.

stereotip gen z di dunia kerja
Source: Populix

***

Demikian gambaran singkat terkait stereotip Gen Z di lingkungan kerja. Untuk hasil survei selengkapnya, langsung saja untuk whitepaper kami yang berjudul “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja.” Sedangkan jika butuh data lebih detail lagi atau butuhkan bantuan riset, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Tags:
Artikel Terkait
7 Komponen Penting Kuesioner Penelitian Akademik, Wajib Ada!
Kuesioner penelitian akademik adalah salah satu instrumen utama yang digunakan peneliti, baik mahasiswa maupun akademisi, untuk mengumpulkan data secara sistematis dari responden. Dalam penelitian kuantitatif, kuesioner berfungsi sebagai alat bantu untuk memperoleh informasi yang dapat diukur, dianalisis, dan dijadikan dasar dalam pengambilan kesimpulan ilmiah. Melalui kuesioner, peneliti dapat memahami pola perilaku, opini, hingga persepsi individu […]
6 Contoh Loyalty Program dan Penjelasan Program Loyalitas
Sudahkah Anda mengetahui tentang apa itu loyalty program? Program loyalitas atau loyalty program adalah bentuk strategi pemasaran untuk memotivasi pelanggan agar tetap menggunakan produk atau jasa suatu bisnis. Melansir laman Investopedia, program loyalitas ditawarkan oleh perusahaan sebagai cara untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Caranya dengan menawarkan voucher, diskon, atau insentif khusus lainnya sebagai imbalan. Loyalty […]
9 Alasan Exit Interviews Pelanggan Penting Dilakukan Bisnis
Mengapa exit interviews pelanggan menjadi salah satu strategi yang paling efektif untuk memahami alasan konsumen menghentikan penggunaan produk atau layanan Anda? Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, churn rate yang tinggi dapat menggerus profitabilitas dan menghambat pertumbuhan. Perusahaan perlu memahami akar masalah churn secara lebih dalam, dan salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan […]