Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?
Populix

Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?

10 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pandangan terhadap Gen Z di dunia kerja cukup beragam, ada yang positif ada pula yang negatif. Namun, Gen Z kerap dianggap sebagai generasi yang cenderung suka pindah tempat kerja, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Tentu ada alasan di balik kebiasaan Gen Z tersebut. Misal, bisa jadi jika Gen Z merasa lingkungan kerjanya tidak mendukung kesejahteraan mereka atau tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka, maka mereka memilih untuk pindah daripada bertahan.

Akan tetapi, perilaku atau kebiasaan tersebut menimbulkan persepsi bahwa Gen Z kurang memiliki komitmen terhadap pekerjaan.

Padahal, mungkin saja pindah kerja bagi mereka merupakan cara untuk menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan dan tujuan mereka, bukan sekadar tanda kurangnya komitmen.

Baca juga: Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!

Fenomena Gen Z di Dunia Kerja, Dianggap Kurang Komitmen

Terkait karakteristik Gen Z di dunia kerja, Populix telah meluncurkan whitepaper bertajuk “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja“. Dalam whiterpaper tersebut membahas lebih dalam mengenai karakteristik Gen Z di dunia kerja untuk lebih memahami aspirasi dan tantangan profesional mereka yang sebenarnya.

Salah satu contohnya yaitu soal durasi Gen Z bertahan di tempat kerja mereka saat ini.

Berdasarkan hasil survei Populix, ternyata terdapat kesenjangan antargenerasi dalam ekspektasi masa kerja di suatu perusahaan.

Responden non-Gen Z menyatakan komitmen jangka panjang untuk pemberi kerja mereka saat ini, atau berkisar lebih dari 6 tahun.

Sedangkan Gen Z memberikan pernyataan yang sebaliknya, yakni durasi atau masa kerja yang lebih pendek. Mayoritas responden Gen Z memilih untuk bertahan antara 1-4 tahun.

stereotip gen z di dunia kerja
Source: Populix

***

Demikian gambaran singkat terkait stereotip Gen Z di lingkungan kerja. Untuk hasil survei selengkapnya, langsung saja untuk whitepaper kami yang berjudul “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja.” Sedangkan jika butuh data lebih detail lagi atau butuhkan bantuan riset, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Tags:
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Perusahaan SaaS di Indonesia & Tips Memilihnya
SaaS atau Software as a Service adalah model bisnis di mana perangkat lunak tersedia secara online melalui langganan, tanpa perlu instalasi atau pengelolaan perangkat keras oleh pengguna. Perusahaan SaaS di Indonesia pun sudah beragam macamnya.  Adapun contoh layanan SaaS meliputi aplikasi manajemen proyek, akuntansi, CRM (Customer Relationship Management), hingga sistem HR. Pengguna hanya perlu mengakses […]
Double Date Campaign: What Brands Need to Know
Double date campaigns, such as 11.11 and 12.12, have become a massive part of Indonesia’s e-commerce landscape. Every month, these campaigns are everywhere. Shopee, Lazada, and Tokopedia are all running similar flash sales and voucher drops. This raises critical questions about the true return on investment (ROI) and the impact on long-term brand health, demanding […]
10 Daftar Aplikasi WMS Gratis, No 1 Paling Lengkap!
Pengelolaan gudang yang rapi adalah kunci lancarnya operasional bisnis, apalagi bagi pelaku retail dan e-commerce yang harus menangani ribuan pesanan setiap harinya. Tanpa sistem yang tepat, gudang bisa berantakan, stok sulit dilacak, dan risiko salah kirim semakin besar. Di sinilah peran aplikasi WMS (Warehouse Management System) menjadi sangat penting. Saat ini sudah banyak pilihan aplikasi […]