15 Tren Marketing yang Wajib Dikuasai di Tahun 2023, Simak!
Populix

15 Tren Marketing yang Wajib Dikuasai di Tahun 2023, Simak!

2 bulan yang lalu 7 MENIT MEMBACA

Dari waktu ke waktu, tren marketing kerap mengalami perubahan. Oleh sebab itu, mengikuti tren marketing adalah hal yang patut dilakukan sebuah bisnis agar tetap bisa bertahan di pasaran.

Pasalnya, tren marketing dapat membantu dalam penyusunan strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan saat ini. Apalagi jika trennya berpengaruh bagi industri bisnis Anda.

Jika Anda sedang mencari tahu seperti apa tren marketing yang sedang hangat atau akan berkembang di tahun 2023, yuk baca daftar prediksinya di bawah ini!

6 Tren Marketing yang Wajib Dikuasai

Meskipun tahun berganti, terdapat 6 tren marketing produk yang akan tetap jaya di tahun 2023. Dengan demikian, keenam tren tersebut menjadi hal yang wajib dikuasai bagi pelaku bisnis.

Berikut adalah 6 tren marketing yang perlu dikuasai dalam pemasaran produk.

1. Mobile Optimization

Mobile optimization masih menjadi hal yang sangat penting dalam pemasaran di tahun 2023. Tentunya ini disebabkan oleh banyaknya waktu yang dihabiskan orang di perangkat seluler.

Berdasarkan statistik market share yang disajikan Statcounter GlobalStats untuk 2021–2022, 59% pengguna seluler di seluruh dunia telah memimpin pasar dibandingkan pengguna perangkat lainnya. 

Sementara itu, di Indonesia sendiri angka pengguna seluler yang memimpin pasar telah mencapai 64.5%.

Dengan demikian, sudah menjadi keharusan bagi pemilik bisnis untuk memberi pengalamanan digital yang menggunakan mobile optimization jika ingin melakukan pemasaran.

2. Voice Search

Voice search dalam tren marketing adalah salah satu strategi pembuatan konten yang tidak mengalami perubahan di tahun 2023.

Voice search ini dimanfaatkan search engine optimization (SEO) untuk mengemas informasi yang dapat menjawab pertanyaan 5W+1H dari pelanggan dengan detail dan menyeluruh.

Jika bisnis Anda belum menggunakan format tanya jawab tersebut dalam pembuatan content marketing, masih belum terlambat untuk mencobanya sekarang.

Baca juga: 10+ Strategi Pemasaran Online untuk Meningkatkan Penjualan

3. Influencer Marketing

Influencer marketing tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perlambatan. Jadi, tidak heran bila tren marketing yang satu ini akan tetap jaya di tahun 2023.

Jika dulu influencer hanya digunakan oleh segelintir bisnis, kini mayoritas sudah menggunakannya. 

Dilansir Influencer Marketing Hub, influencer telah memberikan dampak yang signifikan bagi kegiatan pemasaran. 

Dalam hal ini, pengembalian investasi yang diberikan para influencer dinilai sangat efektif. 

Bahkan banyak perusahaan yang ingin meningkatkan anggaran untuk influencer marketing di tahun 2023.

Namun, hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam mengikuti tren ini adalah harus benar-benar selektif dalam memilih influencer.

Pasalnya, jika influencer pilihan memiliki reputasi yang kurang baik maka akan berdampak pada brand image perusahaan itu sendiri.

4. Geofencing Marketing

Penggunaan data geolokasi dalam pemasaran bukanlah konsep yang baru lagi, bahkan telah diterapkan oleh banyak bisnis. 

Strategi ini memungkinkan target pelanggan lebih mudah menjangkau toko yang dekat dari jaraknya melalui pesan personalisasi.

Tentunya, Anda dapat memanfaatkan geofencing ini dalam bisnis lokal untuk mengurangi anggaran pada iklan yang hasilnya belum pasti efektif.

5. Video Marketing

Video marketing masih tetap akan menjadi tren yang terus digandrungi dalam dunia pemasaran.

Bahkan menurut survei Wyzowl mengenai video marketing, 92% marketer menganggap video menjadi bagian yang penting dalam strategi pemasarannya.

Sementara itu, untuk format video yang digemari pelanggan tetaplah video berdurasi pendek.

Format ini dianggap paling sesuai untuk menarik perhatian pelanggan dari berbagai kalangan yang terus bergerak secara cepat.

6. Jualan di Media Sosial

Saat ini platform media sosial sudah semakin marak menyediakan fitur e-commerce untuk transaksi jual beli bagi penggunanya.

Hal tersebut juga telah memengaruhi kebiasaan belanja orang-orang, di mana semakin banyak yang lebih senang menemukan produk baru di media sosial.

Anda mungkin perlu mempertimbangkan strategi marketing ini untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal bagi bisnis.

Baca juga: Cara Jualan di TikTok Shop, Dijamin Laris dan Banjir Orderan!

Tren Marketing Lainnya yang Wajib Dikuasai di 2023

Di samping mengetahui beberapa tren marketing yang tetap eksis. Adapun beberapa tren marketing yang diprediksi akan berkembang secara pesat di tahun 2023.

Beberapa tren tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Artificial Intelligence

Apakah Anda melihat banyak orang sedang kegandrungan membagikan gambar wajahnya yang diedit dengan teknologi AI? 

Atau mungkin, pernahkah Anda melihat orang-orang membuat seni dari alat berbasis AI?

Artificial intelligence atau AI adalah program kecerdasan buatan yang dapat memprediksi aktivitas penggunanya.

Saat ini AI memang mengalami peningkatan yang besar dalam bisnis. Teknologi tersebut bermanfaat untuk membantu bisnis lebih mudah melakukan personalisasi.

2. Visual Search

Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang lebih menyukai konten visual dibandingkan hanya sekadar teks.

Bukti dari pernyataan tersebut pun bisa Anda lihat langsung pada platform seperti Instagram atau Pinterest yang pertumbuhannya sangat pesat.

Hal tersebut dapat menggambarkan bahwa elemen visual memiliki daya tarik yang tidak boleh dianggap sepele dalam dunia marketing.

Perusahaan seperti Google, Pinterest, dan lainnya bahkan sudah berinvestasi dalam teknologi pencarian visual.

Teknologi ini akan terus berkembang untuk memudahkan pengguna dalam mencari produk hanya dengan menggunakan gambar atau kamera saja. 

3. Chatbot

Chatbot menjadi strategi yang perlu dipertimbangkan dalam bisnis terutama jika tidak beroperasi selama 24 jam.

Ini akan sangat membantu bagi pelanggan dalam menemukan jawaban dari apa yang ingin mereka tanyakan terkait produk tanpa perlu menunggu lama.

Di sisi lain, perusahaan pun juga bisa diuntungkan karena tidak harus mengeluarkan anggaran lebih untuk customer service yang harus memberi pelayanan setiap waktu.

4. Virtual Reality dan Augmented Reality

Dengan kehadiran pandemi COVID-19 selama beberapa tahun belakangan, toko-toko fisik atau offline ditantang berjuang untuk tetap mempertahankan bisnisnya.

Namun, pelaku bisnis online justru beroperasi dengan lebih pesat. Hal ini disebabkan oleh peralihan kebiasaan belanja secara online yang semakin meningkat.

Oleh karena itu, dibuatlah penyesuaian digital yang bisa membantu bisnis offline tetap bekembang, yaitu dengan mengintegrasikan pengalaman offline dan online.

Dalam hal ini, teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) digunakan untuk menciptakan customer experience tersebut.

Kedua hal itulah yang nantinya membantu pelanggan bisa melakukan simulasi pada produk dengan menggunakan, meletakan di rumah, dan lain sebagainya sebelum memutuskan untuk membeli.

Untuk melihat praktik mudahnya, strategi ini sudah banyak digunakan pada fitur filter di platform Instagram. 

Sebagai contoh, seseorang sudah bisa melihat foundation yang pas di wajahnya dengan menggunakan filter dari sebuah akun produk kecantikan sebelum memutuskan untuk membelinya.

Baca juga: Pengertian Marketing Mix, Fungsi dan Contoh Penerapannya

5. Tanggung Jawab Sosial

Saat ini pelanggan sudah semakin selektif dalam memilih produk. Pertimbangan mereka bukan hanya sekadar tentang nilai guna saja.

Pelanggan akan melihat bagaimana pengaruh produk maupun perusahaan pada lingkungan.

Di samping itu, pelanggan juga kerap mempertimbangkan bagaimana perusahaan bertindak pada masalah-masalah sosial di sekitar. 

Pelanggan ingin terus memastikan bahwa mereka memilih produk dari perusahaan yang reputasinya baik.

6. Privasi Pelanggan

Tren marketing yang tidak boleh terlewatkan untuk Anda pahami, yaitu berkaitan dengan privasi pelanggan.

Pelanggan sudah semakin sadar mengenai datanya sehingga akan lebih baik bagi perusahaan untuk memberikan rasa aman pada mereka dalam membagikan data.

Jadi, untuk mendukung kelancaran bisnis di tahun 2023, pastikan bahwa perusahaan Anda bisa melindungi privasi pelanggan dengan baik.

7. Representasi dan Inklusivitas dalam Marketing

Representasi dan inklusivitas dalam marketing yang baru beberapa tahun terakhir dipraktikkan akan semakin gencar di 2023.

Dalam hal ini, Anda perlu mengusung strategi pemasaran yang bisa mewakili banyak target dan karakter konsumen.

Misalnya saja dari berbagai usia, tipe tubuh, ras, dan lain sebagainya. Tentunya, bisnis yang mampu mendukung adanya keragaman dan inklusi akan lebih menarik di mata pelanggan.

Itu tadi sejumlah tren marketing 2023 yang perlu Anda kuasai. Dari pembahasan di atas, bisa dilihat bahwa kegiatan pemasaran di masa depan akan terfokus pada teknologi. 

Namun, pesatnya digitalisasi maupun otomatisasi tetap harus sejalan dengan pemasaran yang manusiawi.

Maka dari itu, pelanggan akan lebih tertarik pada produk ataupun merek yang mampu mengerti mereka. 

Nah, tentunya Anda perlu memanfaatkan peluang tersebut untuk memaksimalkan bisnis dengan memahami target pelanggan.

Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan Poplite by Populix. Poplite adalah layanan survei online yang membantu pelaku bisnis untuk mendapatkan data berkualitas terkait kebutuhan pelanggan.

Dengan 300.000+ responden di seluruh Indonesia yang dapat dipilih sesuai kriteria target market Anda, hasil survei yang Anda dapatkan lebih cepat dan akurat sehingga bisa segera digunakan dalam mengambil keputusan bisnis.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk optimalkan strategi pemasaran Anda #DenganData bersama Poplite! 

Baca juga: Apa itu AIDA Marketing? Pahami Konsep dan Cara Kerja Di sini

Artikel Terkait
6 Cara Promosi Produk yang Tepat Beserta Contohnya
Bagi yang baru merintis usaha, mengembangkan usaha akan menjadi tantangan tersendiri. Anda dapat melakukan beberapa strategi agar bisnis dapat berkembang dengan baik, salah satunya yaitu strategi promosi produk. Dengan mempromosikan produk, masyarakat selaku konsumen akan semakin mengenal bisnis Anda. Lantas, apa itu promosi produk dan bagaimana cara melakukannya? Yuk langsung saja simak pembahasannya di bawah […]
Bagaimana Cara Membuat Akun Populix?
Populix merupakan consumer insights platform yang membangun basis data responden dari kalangan masyarakat umum di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk membantu bisnis dan institusi agar dapat mempelajari kebutuhan konsumennya melalui survei yang akurat, terpercaya, dan berbasis real-time. Siapa pun bisa menjadi responden Populix, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja kantoran, hingga ojek online. Setiap […]
Apa Itu Feasibility Study? Pengertian, Jenis, Tahapannya
Secara istilah, feasibility study adalah studi yang penting untuk dilakukan terutama ketika memulai sebuah proyek atau bisnis. Dengan dilaksanakannya feasibility study ini, Anda dapat menilai dan menganalisis kelayakan suatu bisnis atau proyek bila dijalankan. Oleh karena itu, dalam artikel kali ini, Populix akan membahas apa yang dimaksud dengan feasibility study dan aspek-aspek apa saja yang […]