Mengenal Profesi Market Researcher, Berbeda dengan R&D
Priscilla Olivia

Mengenal Profesi Market Researcher, Berbeda dengan R&D

3 tahun yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Menjelaskan profesi market researcher nyatanya tak semudah seperti menjelaskan profesi lainnya. Itulah yang saya rasakan setiap kali ditanya kerja di mana dan sebagai apa, saya sulit sekali menjawabnya.

Pertanyaan tersebut tidak bisa dijawab dengan simple seperti “saya finance manager” atau “saya akuntan”. Mereka langsung tahu gambaran pekerjaan itu berhubungan dengan keuangan.

Ketika saya menjawab saya seorang researcher, yang ada di pikiran orang adalah saya bekerja di lab, melakukan experience, menciptakan sesuatu seperti R&D. Tidak salah memang, tetapi kurang tepat.

Baca juga: Mengenal Peran KOL, Salah Satu Kunci Sukses Bisnismu!

Peran Market Researcher

market researcher
Source: Freepik

Sebagai seorang market researcher, saya juga melakukan experience untuk menemukan jawaban dari objective client. Misal, client saya adalah perusahaan yang bergerak di bidang food & beverage, mereka punya ide untuk mengeluarkan minuman jenis baru agar menarik perhatian konsumen.

Saya akan membantu mereka mencari tahu jenis minuman yang banyak disukai, bukan melalui research seperti yang dilakukan karyawan R&D perusahaan tersebut, tetapi melalui test product, konsep test evaluation atau Choice Based Conjoint (CBC) ke konsumen.

Begitu juga misalnya ada perusahaan yang ingin launching iklan TVC yang baru, dari advertising agency memberikan 2 opsi stimulus yang sama-sama bagus. Client juga tidak bisa memutuskan sehingga meng-hire market research company untuk menemukan jawabannya.

Di sinilah peran researcher yang akan membantu mereka untuk menguji kedua konsep tersebut ke target audience yang mereka tuju. Nantinya, data dari hasil research tersebut akan terlihat konsep mana yang lebih disukai dan lebih dimengerti pesannya, serta stimulus seperti apa yang membuat konsumen ingin membeli.

Ada banyak hal lainnya yang bisa dilakukan oleh seorang market researcher. Jika ada teman-teman yang ingin mengetahui lebih lanjut dan tertarik menjalankan research dengan Populix, mungkin ke depannya bisa saya sharing lebih jauh.

Baca juga: 8 Kendala Bisnis Retail Beserta Solusi Mengatasinya

Research Membantu Bisnis Lebih Berkembang

profesi market researcher adalah
Source: Freepik

Terkait ini, Populix memiliki layanan Populix for Enterprise, yakni full suite research yang dirancang untuk menjawab bisnis kompleks, memahami konsumen secara mendalam, serta memberikan wawasan untuk membuat strategi pemasaran.

Adapun research solution yang ditawarkan Populix for Enterprise di antaranya Market Overview, Brand Research, Advertisement Research, Product Research, dan Customer Experience. Jika penasaran dengan layanan ini, langsung aja hubungi tim Populix.

***

Pertanyaan terkait profesi market researcher ini kembali terlintas di otak saya karena sebentar lagi kita akan merayakan Idul Fitri. Untuk yang tidak merayakan pun biasanya akan ikut berkumpul bersama sanak keluarga. Pertanyaan yang paling basic biasanya sekarang kerjanya apa.

Baca juga: Mengenal Buying Motives, Hal Penting untuk Pemilik Brand

Tags:
Artikel Terkait
Apa itu CRM (Customer Relationship Management) & Manfaatnya?
Mungkin Anda masih bertanya-tanya apa sebenarnya pengertian dan kepanjangan CRM? CRM adalah adalah singkatan dari Customer Relationship Management, yakni strategi bisnis bagi perusahaan untuk mengembangkan usahanya di berbagai aspek dengan melakukan proses olah data pelanggan menggunakan bantuan aplikasi. Akan tetapi, bagaimana konsep dan penerapan CRM pada perusahaan, ya? Tak perlu bingung, berikut ulasan lengkapnya. Apa […]
5 Cara Investasi Emas untuk Pemula yang Aman & Menguntungkan
Berbeda dengan beberapa tahun lalu, kini masyarakat Indonesia mulai familiar dengan dunia investasi. Beragam jenis tanam modal dilakukan untuk mencari cuan (untung) tambahan untuk kebutuhan ekonomi mereka. Salah satu tren yang muncul di tengah masyarakat adalah cara investasi emas. Di samping instrumen investasi reksadana yang populer, emas dipilih karena dianggap lebih bebas risiko jika keadaan […]
Tren Financial Habits Milenial dan Gen Z di Era Digital
Perkembangan teknologi dan perubahan zaman berpengaruh terhadap financial habits para generasi muda, termasuk cara mereka mengelola keuangan. Di tengah kemudahan akses digital, kemunculan aplikasi finansial, serta pengaruh sosial media, Milenial dan Gen Z menunjukkan pola perilaku keuangan yang unik dan berbeda. Walaupun financial habits mereka cenderung berbeda, tetapi perjalanan keuangan kedua generasi tersebut saling melengkapi. […]