Ini Perbedaan Google Forms dan Platform Survei Online Populix
Populix

Ini Perbedaan Google Forms dan Platform Survei Online Populix

2 bulan yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Platform survei berbasis internet seperti Google Forms dan Populix dapat digunakan untuk mempermudah pengumpulan data. Namun, apa perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix?

Tentunya, setiap platform survei ini memiliki karakteristik khusus yang berbeda antara satu dengan lainnya. 

Oleh sebab itu, penting bagi pengguna untuk mengetahui terlebih dahulu fitur apa saja yang akan tersedia dalam setiap platform tersebut.

Jika Anda ingin mengetahui situs survei online mana yang sebaiknya dipilih, yuk pahami perbedaan keduanya dalam pembahasan berikut!

Mengenal Google Forms dan Platform Survei Online Populix

Saat Anda tengah mencari tahu aplikasi apa yang dapat membuat survei secara online, nama Google Forms dan Populix mungkin akan muncul dalam pencarian tersebut.

Pasalnya, kedua aplikasi ini memiliki fitur khas masing-masing yang dapat dimanfaatkan oleh surveyor sesuai kebutuhan.

Sebelum Anda mengetahui perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix, berikut adalah penjelasan singkat mengenai keduanya.

1. Google Forms

Google Forms adalah salah satu aplikasi dari Google LLC. Aplikasi ini dikenal sebagai penyedia layanan pembuatan formulir yang praktis dan hemat karena dapat langsung diakses secara gratis bagi pemilik akunnya.

Dalam Google Forms, pengguna bisa membuat formulir yang dapat diisi oleh umum maupun kelompok tertentu.

Formulir survei dalam aplikasi Google Forms tersebut nantinya baru bisa diakses saat surveyor membagikan tautannya kepada orang-orang yang dituju sebagai responden.

2. Platform Survei Online Populix

Populix adalah aplikasi atau situs survei online terpercaya yang dikenal dapat memberikan consumer insight bagi kepentingan individu, bisnis, hingga akademik.

Sementara, bagi responden, Populix adalah survei berbayar online yang dikenal karena benar-benar memberikan reward untuk pendapat mereka.

Jika ingin melakukan survei online di Populix, maka Anda bisa menggunakan platform-nya yaitu Poplite.

Poplite diluncurkan sebagai bagian dari komitmen Populix untuk meratakan akses terhadap riset dan data yang berkualitas, akurat, cepat, serta terjangkau bagi semua orang.

Dengan Poplite, Anda bisa mendapatkan tanggapan dari responden di seluruh Indonesia dengan kriteria demografi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Mulai dari Rp50.000 saja, Anda sudah bisa membuat survei dan meluncurkannya langsung ke  target responden yang diinginkan.

Baca juga: Cara Menjadi Responden Populix, Simak Langkah-Langkahnya!

Perbedaan Google Form dan Platform Survei

Setelah memahami gambaran singkatnya, sekarang saatnya Anda mengetahui perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix.

Adapun beberapa perbedaan antara kedua platform survei tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Ketersediaan Fitur

Perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix yang pertama terletak pada ketersediaan fitur di dalamnya.

Pada Google Forms, tersedia formulir kosong yang dapat diatur sesuai keinginan penggunanya maupun template untuk membuat survei baru.

Untuk seksi pertanyaan, Google Forms menyediakan sebelas pilihan format, seperti checkbox, input teks, unggah gambar, pengaturan waktu, dan lain-lain.

Anda juga bisa mengunggah gambar ataupun video di dalamnya. Fitur lainnya yaitu berupa pengaturan tambahan untuk sistem pengisian formulir.

Pada Populix, terkait pembuatan survei tidak berbeda dengan Google Forms di mana dapat diatur dari nol atau menggunakan template yang tersedia.

Dalam seksi pertanyaan, Populix memiliki tujuh format, seperti checkbox, input teks, ranking, unggah gambar, dan lainnya.

Anda pun juga bisa mengunggah gambar atau video ke dalam survei. Untuk fitur tambahannya, Populix menyediakan pengaturan logika survei serta penentuan kriteria dan jumlah responden.

2. Pilihan Responden

Perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix yang kedua adalah ragam respondennya.

Sudah sedikit disebutkan sebelumnya bahwa untuk mendapat responden yang dituju, pengguna Google Forms perlu mengirimkan tautan sendiri.

Sementara melalui Populix, Anda dapat mengatur demografi dan jumlah responden yang diinginkan karena sudah ada fiturnya dalam pembuatan survei.

Populix memiliki lebih dari 300.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai kriteria.

3. Pemberian Reward untuk Responden

Perbedaan Google Forms dan Populix yang berikutnya yaitu sistem pemberian reward untuk responden.

Jika Anda menggunakan Google Forms dan ingin mengapresiasi responden, maka pemberian reward harus dilakukan di luar aplikasi. 

Dengan demikian, Anda perlu meminta informasi tambahan dari responden terkait cara penyaluran hadiah.

Di samping itu, Anda perlu menyiapkan anggaran tersendiri untuk memberikan hadiah tersebut kepada mereka.

Sedangkan pada Populix, sistemnya akan berjalan dengan otomatis, di mana pemberian reward akan dihitung, diproses, dan disalurkan dalam aplikasi.

Untuk anggarannya, apabila Anda telah membayarkan tagihan pembuatan survei, maka perhitungannya juga sudah sekaligus dengan pemberian hadiah pada responden.

4. Layanan Bantuan

Perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix lainnya adalah bentuk layanan bantuan.

Ketika Anda membutuhkan bantuan dalam Google Forms, maka akan ditautkan pada laman Help Center yang berisi panduan tertulis mengenai pemakaian formulir.

Sementara, bentuk layanan bantuan survei Populix tersedia dalam dua jenis, yaitu panduan tertulis dan kontak yang dapat dihubungi.

Anda juga bisa memilih, apakah ingin menghubungi tim pemberi bantuan Populix lewat email atau melalui WhatsApp. 

Itulah penjelasan mengenai perbedaan Google Forms dan platform survei online Populix yang perlu Anda ketahui. 

Kini, Anda sudah tidak bingung lagi untuk memutuskan pilihan, kan? Jadi, tunggu apalagi? Yuk buat survei yang cepat, praktis, dan akurat dengan Poplite by Populix!

Baca juga: Modus Penipuan Survei Online, Begini Cara Menghindarinya

Artikel Terkait
Consumer Insight: Pengertian, Contoh & Cara Mengoptimalkannya
Consumer insight adalah salah satu komponen penting dalam aspek riset pasar yang harus dikuasai oleh perusahaan.  Adapun manfaat dari memperhatikan consumer insight adalah membantu perusahaan dalam memperoleh ide produk baru dan inspirasi komunikasi iklan. Selain itu, memahami kebutuhan pelanggan dari consumer insight juga dapat membuat loyalitas mereka meningkat, lho. Menarik sekali, bukan? Yuk, ketahui apa […]
Hustle Culture, Budaya Kerja yang Memiliki Dampak Buruk
Bagi Anda yang ‘gila kerja’ atau biasa juga dikenal sebagai workaholic, tanpa disadari sebenarnya telah terjebak dalam situasi hustle culture selama ini. Apa itu hustle culture? Jadi sederhananya, hustle culture adalah kondisi dimana seseorang merasa perlu untuk terus bekerja agar bisa mencapai kesuksesan sehingga mengorbankan waktu istirahatnya. Nah, apa mungkin Anda tengah mengalaminya? Bukan lagi […]
Manajemen Risiko adalah: Tujuan, Manfaat, Fungsi, dan Proses
Manajemen risiko adalah salah satu hal yang sangat penting dalam proses bisnis.  Ini berkaitan erat dengan pendekatan dan metodologi dalam menghadapi ketidakpastian pada sebuah usaha.  Manajemen risiko terdiri dari berbagai kegiatan seperti perencanaan, memimpin, mengorganisir, koordinasi, serta pengawasan program.  Nah, hal apa yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan upaya manajemen risiko? Simak penjelasan lengkapnya pada ulasan […]