Prakerja 2024 Gelombang 64, Ini Syarat Mendaftarnya!
Populix

Prakerja 2024 Gelombang 64, Ini Syarat Mendaftarnya!

2 tahun yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Anda tentu sudah mendengar soal Kartu Prakerja. Ini merupakan salah satu program ketenagakerjaan yang digagas Pemerintah Indonesia sejak masa pandemi Covid-19 hingga saat ini Prakerja 2024.

Mengutip dari situs resmi Prakerja, Program Kartu Prakerja adalah program beasiswa pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja dan kewirausahaan.

Program ini ditujukan bukan hanya untuk pencari kerja, tetapi juga mereka yang sudah bekerja maupun buruh yang ingin mendapatkan peningkatan skill atau kompetensi, juga pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Program Kartu Prakerja bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan.

Baca juga: 7 Manfaat Hidup Minimalis & Tips Menerapkan Hidup Minimalis

Prakerja 2024

prakerja 2024 gelombang 64
Source: Freepik

Program ini telah mencapai Gelombang 63, yang ditutup pada 26 Februari 2024. Pengumuman peserta yang diterima juga sudah dikirimkan secara bertahap.

Jangan khawatir jika Anda sempat terlewat Prakerja Gelombang 63. Sebab, akan dibuka Prakerja Gelombang 64 pada Maret 2024.

Mengutip laman Detik.com, melihat tren dan tanggal pendaftaran sebelumnya, jadwal pendaftaran Prakerja 2024 Gelombang 64 kemungkinkan akan dibuka pada Jumat, 8 Maret 2024. Kemudian dilanjutkan pada dua pekan selanjutnya, yakni diperkirakan Jumat, 22 Maret 2024.

Akan tetapi, ini hanya prediksi. Untuk mengetahui jadwal pendaftaran pasti dapat menunggu pengumuman resmi melalui akun Instagram @prakerja.go.id.

Baca juga: Hustle Culture: Definisi, Penyebab, hingga Dampak Negatifnya

Syarat Mendaftar Prakerja

Sebelum mendaftar Program Prakerja, ada baiknya untuk mengetahui syarat-syarat pendaftarannya, yakni:

  • WNI berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 64 tahun.
  • Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
  • Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
  • Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.
  • Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Itulah informasi terkait Prakerja 2024. Bagi Anda yang berminat untuk mendaftargelombang selanjutnya jangan lupa untuk pantau Instagram @prakerja.go.id.

Nah, sambil menunggu pendaftaran Prakerja 2024 Gelombang 64, jika Anda memiliki waktu luang, Anda bisa manfaatkan waktu luang untuk berburu reward dan meraih cuan tambahan. Caranya cukup dengan bergabung menjadi responden Populix. Download aplikasi Populix dan ikuti langkah pendaftarannya di sana.

Aplikasi Populix

Baca juga: Mengenal Teknik Pomodoro agar Belajar Lebih Efektif & Fokus

Artikel Terkait
7 Ide Bisnis Ibu Rumah Tangga Modal Kecil dan Menguntungkan
Siapa saja bisa menjalankan bisnis, tak terkecuali ibu rumah tangga. Apalagi ada berbagai ide bisnis ibu rumah tangga yang mudah dilakukan dan tidak perlu modal banyak. Dengan menjalankan bisnis rumahan, tentu saja Anda bisa memperoleh penghasilan tambahan yang pastinya akan menguntungkan. Nah, berikut ini deretan ide bisnis rumahan modal kecil tetapi tetap menguntungkan yang bisa […]
Haki Adalah: Pengertian, Macam, Pentingnya, dan Cara Daftar
HAKI adalah salah satu bentuk hak yang didapatkan seseorang dari hasil olah pikir mereka. Kepanjangan HAKI adalah Hak Atas Kekayaan Intelektual.  HAKI hadir dan memberikan perlindungan kepada pemilik karya serta produk, jasa ataupun inovasi ciptaannya yang mengandung nilai ekonomis dari pelanggaran HAKI.  Dalam proses bisnis, HAKI adalah komponen penting yang harus diperhatikan. Dengan perkembangan zaman […]
Bagaimana Tren Metode Penelitian Kuantitatif di Era Digital?
Metode penelitian kuantitatif telah mengalami transformasi besar di beberapa tahun terakhir. Jika dahulu penelitian kuantitatif identik dengan kuesioner kertas, pengumpulan data manual, dan analisis statistik yang rumit, kini teknologi digital telah mengubah seluruh proses menjadi jauh lebih cepat, efisien, akurat. Perkembangan teknologi ini memungkinkan peneliti, baik di bidang akademik maupun bisnis, untuk mengumpulkan data dalam […]