7 Metode Proses Riset Pasar dan Langkah Melakukannya, Jangan Abaikan!
Populix

7 Metode Proses Riset Pasar dan Langkah Melakukannya, Jangan Abaikan!

11 bulan yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Market research atau riset pasar adalah kegiatan penelitian di bidang pemasaran. Terdapat serangkaian langkah proses riset pasar yang perlu dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi yang relevan.

Proses riset pasar adalah langkah atau cara-cara yang dilakukan untuk mengumpulkan, menganalisis, serta memahami informasi tentang pasar tertentu. Baik itu pasar produk, konsumen, dan layanan.

Lantas, bagaimana cara melakukan proses riset pasar dan apa saja metode yang bisa dilakukan? Simak penjelasannya berikut ini!

Langkah Proses Riset Pasar

proses riset pasar adalah
Source: Freepik

Inilah cara-cara yang termasuk dalam proses riset pasar.

1. Identifikasi Tujuan Riset Pasar

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu tentukan tujuan riset pasar dengan jelasa. Contohnya, apakah Anda ingin mengetahui tren industri saat ini, preferensi konsumen, potensi pertumbuhan, ataupun ukuran pasar?

2. Tentukan Metode Riset

Pastikan metode yang Anda pilih sesuai dengan tujuan riset. Ada beragam metode yang biasa dilakukan, seperti uji produk, wawancara, survei, observasi langsung, analisis data, hingga analisis statistik.

3. Kumpulkan Data Primer Kebutuhan Riset

Merupakan data yang merujuk pada data yang dikumpulkan secara langsung dari sumbernya. Untuk mengumpulkan data primer, Anda dapat menggunakan wawancara ataupun survei.

4. Kumpulkan Data Sekunder Kebutuhan Riset

Merupakan data yang merujuk pada data yang telah ada dan dikumpulkan oleh pihak lain. Misalnya berupa laporan industri, studi pasar, publikasi akademis, statistik pemerintah, serta berbagai sumber data lainnya yang relevan.

Keberadaan data sekunder sangat penting karena dapat membantu Anda memperoleh pemahaman awal tentang pasar sebelum melakukan riset lebih lanjut.

Baca juga: Proses Bisnis: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

5. Analisis Data

Analisis data dilakukan setelah seluruh data terkumpul. Langkah ini melibatkan penggunaan metode statistik dan teknik analisis lainnya untuk mengidentifikasi tren, pola, dan hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.

6. Interpretasi Hasil

Proses riset pasar selanjutnya yaitu mengevaluasi temuan riset Anda dan menginterpretasikan hasilnya. Identifikasi segala hal yang dapat Anda simpulkan dari data dan bagaimana itu dapat memengaruhi keputusan serta strategi bisnis Anda.

7. Buat Laporan Riset

Susunlah laporan yang ringkas, tetapi tetap informatif merangkum segala temuan riset. Jangan lupa sertakan metodologi riset, data yang dikumpulkan, analisis, dan rekomendasi berdasarkan hasil riset.

Perlu Anda ketahui, laporan riset bermanfaat untuk membuat keputusan bisnis lebih baik.

8. Implementasikan Hasil Riset

Setelah mengetahui keseluruhan temuan riset, kembangkan itu untuk membuat strategi pemasaran yang relevan, modifikasi produk ataupun jasa, serta keputusan lain untuk memajukan bisnis Anda.

Baca juga: Panduan Lengkap Riset Pasar untuk Startup, Ini Langkahnya!

Metode Proses Riset Pasar

marketing research process
Source: Freepik

Berikut ini sejumlah metode riset pasar yang biasa dilakukan.

1. Wawancara

Merupakan interaksi secara langsung antara peneliti dan responden. Wawancara bisa dilakukan tatap muka, melalui sambungan telepon, hingga wawancara online.

Metode ini memungkinkan peneliti menggali informasi lebih dalam tentang preferensi, sikap, dan keyakaninan konsumen.

2. Survei

Cara yang biasa dilakukan yaitu melalui kuesioner yang diisi responden. Sama seperti wawancara, survei bisa dilakukan secara langsung, secara online, ataupun melalui telepon.

Survei membantu mengumpulkan informasi terkait preferensi, kebutuhan, dan perilaku konsumen.

3. Observasi Langsung

Metode ini melibatkan pengamatan langsung terhadap perilaku konsumen di lingkungan nyata. Bisa dilakukan dengan mengunjungi tempat-tempat di mana konsumen berinterkasi dengan produk maupun layanan.

4. Focus Group Discussion

Focus Group Discussion (FGD) melibatkan pertemuan dengan sekelompok orang yang mewakili target pasar yang dituju. Biasanya FGD dipandu seorang moderator untuk mendapat wawasan mendalam terkait persepsi, sikap, dan preferensi konsumen.

5. Analisis Data Sekunder

Metode ini dapat membantu dalam memahami ukuran pasar, tren industri, dan perilaku konsumen sebelum melakukan riset lebih lanjut.

6. Uji Produk

Memberikan produk kepada konsumen potensial untuk mencoba dan memberikan feedback tentang fitur, kualitas, kegunaan, hingga kepuasaan mereka terhadap produk tersebut.

7. Analisis Statistik

Melibatkan penggunaan teknik statistik untuk menganalisis data yang dikumpulkan, seperti pengujian hipotesis, analisis regresi, analisis klaster, ataupun analisis faktor.

Metode ini membantu mengungkapkan hubungan dan pola yang ada di antara data dan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pasar.

Setiap metode proses riset pasar pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam praktiknya, mengombinasikan metode yang tepat adalah cara yang dapat dilakukan untuk mendapat gambaran tentang pasar yang dituju.

Baca juga: 10 Perusahaan Riset di Indonesia, Terbesar & Terpercaya!

Solusi Melakukan Proses Riset Pasar

proses riset pasar
Source: Freepik

Riset pasar sangat penting dilakukan karena sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan bisnis Anda lebih maju lagi sesuai dengan tren pasar ini.

Demi mempermudah melakukan riset pasar, Anda bisa menggunakan layanan Populix for Enterprise. Populix for Enterprise merupakan full site research yang dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis secara lebih kompleks.

Beragam research solution yang ditawarkan Populix for Enterprise di antaranya yaitu Market Overview, Brand Research, Advertisement Research, Product Research, dan Customer Experience.

Dengan bantuan Populix for Enterprise Anda tidak perlu bingung dan melakukan proses riset pasar. Seluruh prosesnya akan dibantu oleh tim yang kompeten.

riset pasar Populix

Baca juga: Mengenal Cara Membuat Bisnis Plan dan Beberapa Tujuannya

Tags:
Artikel Terkait
Apa itu Refinancing? Pengertian, Jenis, Manfaat & Contohnya
Refinancing adalah salah satu alternatif bagi Anda yang merasa kesulitan dalam melakukan pembayaran kredit bulanan. Tak dapat dipungkiri, persoalan financial planning semacam ini sering kali terjadi lantaran besaran bunga kredit yang cukup tinggi sehingga menyulitkan Anda melunasinya. Namun jangan khawatir, sebab dengan refinancing masalah tersebut bisa teratasi. Lalu, sebetulnya apa itu refinancing? Untuk lebih jelasnya, […]
Uji Multikolinearitas: Penjelasan, Jenis, dan Tujuan
Dalam proses riset atau penelitian, ada yang dikenal dengan multikolinearitas. Melansir laman Research Connections, multikolinearitas adalah suatu situasi di mana dua atau lebih variabel prediktor (independen) dalam suatu sampel memiliki hubungan sangat erat satu sama lain. Saat menggunakan analisis regresi, hal ini dapat menyebabkan perkiraan yang salah mengenai pengaruh masing-masing variabel tersebut terhadap variabel hasil […]
Customer Journey: Pengertian, Tahapan, Contohnya
Customer journey adalah bentuk perhatian dari suatu brand pada pengalaman konsumen saat menggunakan produk ciptaannya. Dalam hal berikut, pengguna akan membagikan alasannya ketika memutuskan membeli barang tersebut atau berpindah pada kompetitor. Berbeda dengan customer experience, aspek berikut berguna sebagai feedback dalam lingkup lebih luas yang dapat membantu mengoptimalkan kinerja serta memberikan ide inovasi baru guna […]