Range: Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh pada Riset Pasar
Populix

Range: Pengertian, Fungsi, Rumus, Contoh pada Riset Pasar

2 tahun yang lalu 4 MENIT MEMBACA

Istilah range sangat berkaitan dengan data. Mengutip laman Research Connections, range adalah ukuran seberapa luas data (nilai) untuk suatu variabel tertentu tersebar.

Semakin besar rentangnya, maka semakin tersebar pula datanya. Rentang dihitung dengan mengurangkan nilai titik data terendah dari nilai titik data tertinggi.

Range tentunya pun berkaitan dengan data hasil proses penelitian atau riset. Simak penjelasan lebih lanjut tentang range!

Apa Itu Range?

range adalah
Source: Freepik

Melansir laman Scribbr, dalam statistik, range adalah sebaran data Anda dari nilai terendah hingga tertinggi dalam sebarannya. Ini adalah ukuran variabilitas yang umum digunakan.

Seiring dengan ukuran tendensi sentral, ukuran variabilitas memberi Anda statistik deskriptif untuk meringkas kumpulan data Anda.

Range atau rentang dihitung dengan mengurangkan nilai terendah dari nilai tertinggi. Rentang yang besar berarti variabilitas yang tinggi, sedangkan rentang yang kecil berarti variabilitas yang rendah dalam suatu distribusi.

Baca juga: Desain Penelitian Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis

Fungsi Data Range

Range umumnya memberi Anda indikator variabilitas yang baik bila Anda memiliki distribusi tanpa nilai ekstrem. Ketika dipasangkan dengan ukuran tendensi sentral, range tersebut dapat memberi tahu Anda tentang rentang distribusi.

Akan tetapi, rentang tersebut bisa salah jika Anda memiliki outlier dalam kumpulan data Anda. Satu nilai ektrem dalam data akan memberikan rentang yang sangat berbeda.

Fungsi Range dalam Data Penelitian

data range adalah
Source: Freepik

Dalam penelitian, range merujuk pada rentang dari sejumlah data atau variabel yang diamati. Fungsi range dalam data penelitian adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi Outlier

Range dapat membantu mengidentifikasi adanya outlier. Jika ada nilai yang jauh di luar rentang data yang lain, ini bisa menjadi petunjuk adanya data yang tidak biasa atau kesalahan pengukuran.

2. Mengukur Variabilitas

Range membantu mengukur sejauh mana variasi atau perbedaan antara nilai-nilai data. Semakin besar range, semakin besar variasi dalam data tersebut, dan semakin besar pula variasi yang harus diperhatikan dalam analisis.

3. Visualisasi Data

Fungsi lain dari range yaitu dapat digunakan untuk visualisasi data, seperti pembuatan grafik box plot. Grafik ini menunjukkan kuartil data bersama dengan nilai minimum dan maksimum (range), membantu peneliti untuk lebih memahami distribusi data.

Baca juga: Z Test Adalah: Pengertian, Rumus, dan Jenisnya

Rumus Menghitung Range

Rumus untuk menghitung range atau rentang adalah:

R = H – L

Keterangan:

  • R = Rentang
  • H = Nilai tertinggi
  • L = Nilai terendah

Rentang adalah ukuran variabilitas yang paling mudah untuk dihitung. Untuk menemukan rentangnya, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Urutkan semua nilai dalam kumpulan data Anda dari rendah ke tinggi.
  • Kurangi nilai terendah dari nilai tertinggi.

Proses ini tetap sama terlepas dari apakah nilai Anda positif atau negatif, atau bilangan bulat atau pecahan.

Baca juga: Observasi Partisipan Adalah: Definisi, Kelebihan, Kekurangan

Contoh Range dalam Riset Pasar

contoh range
Source: Freepik

Sebuah perusahaan yang menjual produk teknologi ingin memahami kisaran harga smartphone yang ditawarkan oleh pesaing utama di pasar smartphone Indonesia.

Mereka melakukan riset pasar dengan mengumpulkan data harga smartphone dari empat merek terkemuka di Indonesia. Berikut adalah data harga smartphone:

  • Merek A: Rp5.000.000
  • Merek B: Rp4.500.000
  • Merek C: Rp6.200.000
  • Merek D: Rp4.750.000

Untuk menentukan range harga smartphone di pasar Indonesia, perusahaan tersebut dapat menggunakan rumus berikut:

Range = Nilai Maksimum – Nilai Minimum

Dalam contoh ini, nilai maksimum adalah Rp6.200.000 (Merek C) dan nilai minimum adalah Rp4.500.000 (Merek B). Oleh karena itu, range harga smartphone di pasar Indonesia adalah:

Range = Rp6.200.000 – Rp4.500.000 = Rp1.700.000

Jadi, range harga smartphone di pasar Indonesia adalah Rp1.700.000. Ini berarti harga smartphone dari empat merek terkemuka tersebut berkisar antara Rp4.500.000 hingga Rp6.200.000 di pasar Indonesia.

Dengan informasi ini, perusahaan dapat memahami sejauh mana variasi harga smartphone di pasar ini dan membuat keputusan strategis dalam merancang dan menawarkan produk mereka.

***

Dalam dunia yang terus berkembang, pemahaman yang mendalam tentang range menjadi kunci kesuksesan dalam riset, tak terkecuali riset pasar.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana riset pasar dapat memberikan wawasan yang berharga bagi bisnis Anda, jangan ragu untuk memanfaatkan layanan riset pasar Populix for Enterprise dan mulailah menjelajahi dunia potensi yang tak terbatas.

Jadikan range sebagai kunci sukses Anda dalam mengembangkan bisnis dan mengambil keputusan yang tepat.

riset pasar Populix for Enterprise

Baca juga: Hipotesis Alternatif Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh

Artikel Terkait
Matcha Cafe Jakarta: Key Success Factors You Should Know
The global matcha market is growing rapidly, and Jakarta is embracing the trend. Over the past year, multiple new matcha cafe spots have opened across the city, with consumers willing to wait in long lines just to try them. These people come not only to try the drink but also to be part of the […]
Transaksi Bisnis dengan Kartu Kredit: Pilihan atau Keharusan?
Di Indonesia, penggunaan kartu kredit belum sepopuler metode pembayaran lain seperti transfer bank, QRIS, hingga e-wallet. Sesuai dengan data dari Euromonitor, transaksi digital di Indonesia pada tahun 2023 masih didominasi oleh penggunaan dompet digital, QRIS, transfer bank, dan uang tunai​​.  Padahal, pembayaran dengan kartu kredit menawarkan berbagai manfaat yang penting untuk dipertimbangkan. Tentunya, ini menjadi […]
Bagaimana Tren Metode Penelitian Kuantitatif di Era Digital?
Metode penelitian kuantitatif telah mengalami transformasi besar di beberapa tahun terakhir. Jika dahulu penelitian kuantitatif identik dengan kuesioner kertas, pengumpulan data manual, dan analisis statistik yang rumit, kini teknologi digital telah mengubah seluruh proses menjadi jauh lebih cepat, efisien, akurat. Perkembangan teknologi ini memungkinkan peneliti, baik di bidang akademik maupun bisnis, untuk mengumpulkan data dalam […]