Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?
Populix

Gen Z di Dunia Kerja, Benarkah Suka Pindah Kerja?

8 bulan yang lalu 2 MENIT MEMBACA

Pandangan terhadap Gen Z di dunia kerja cukup beragam, ada yang positif ada pula yang negatif. Namun, Gen Z kerap dianggap sebagai generasi yang cenderung suka pindah tempat kerja, dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Tentu ada alasan di balik kebiasaan Gen Z tersebut. Misal, bisa jadi jika Gen Z merasa lingkungan kerjanya tidak mendukung kesejahteraan mereka atau tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka, maka mereka memilih untuk pindah daripada bertahan.

Akan tetapi, perilaku atau kebiasaan tersebut menimbulkan persepsi bahwa Gen Z kurang memiliki komitmen terhadap pekerjaan.

Padahal, mungkin saja pindah kerja bagi mereka merupakan cara untuk menemukan pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan dan tujuan mereka, bukan sekadar tanda kurangnya komitmen.

Baca juga: Tren Investasi Digital, Begini Hasil Survei Populix!

Fenomena Gen Z di Dunia Kerja, Dianggap Kurang Komitmen

Terkait karakteristik Gen Z di dunia kerja, Populix telah meluncurkan whitepaper bertajuk “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja“. Dalam whiterpaper tersebut membahas lebih dalam mengenai karakteristik Gen Z di dunia kerja untuk lebih memahami aspirasi dan tantangan profesional mereka yang sebenarnya.

Salah satu contohnya yaitu soal durasi Gen Z bertahan di tempat kerja mereka saat ini.

Berdasarkan hasil survei Populix, ternyata terdapat kesenjangan antargenerasi dalam ekspektasi masa kerja di suatu perusahaan.

Responden non-Gen Z menyatakan komitmen jangka panjang untuk pemberi kerja mereka saat ini, atau berkisar lebih dari 6 tahun.

Sedangkan Gen Z memberikan pernyataan yang sebaliknya, yakni durasi atau masa kerja yang lebih pendek. Mayoritas responden Gen Z memilih untuk bertahan antara 1-4 tahun.

stereotip gen z di dunia kerja
Source: Populix

***

Demikian gambaran singkat terkait stereotip Gen Z di lingkungan kerja. Untuk hasil survei selengkapnya, langsung saja untuk whitepaper kami yang berjudul “Stereotip Gen Z di Dunia Kerja.” Sedangkan jika butuh data lebih detail lagi atau butuhkan bantuan riset, Anda dapat menghubungi tim riset Populix.

populix research service

Baca juga: Tren Affiliate Marketing di Kalangan Publik dan Pengusaha

Tags:
Artikel Terkait
Hipotesis Alternatif: Pengertian, Jenis, Contoh
Terdapat dua jenis hipotesis dalam penelitian, salah satunya yaitu hipotesis alternatif. Mengutip laman Research Connections, hipotesis alternatif adalah hipotesis eksperimental yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan nyata antara dua kelompok atau lebih. Hipotesis alternatif sering kali bertentangan dengan hipotesis nol. Misalnya jika hipotesis nol memperkirakan sesuatu benar, maka hipotesis alternatif memperkirakan sesuatu itu salah. Pahamil lebih […]
12 Cara Menyusun Proposal Skripsi yang Baik dan Benar
Sebelum menyusun skripsi sebagai salah satu syarat lulus sarjana, mahasiswa S1 terlebih dahulu akan membuat proposal skripsi. Oleh karenanya, para mahasiswa perlu tahu cara menyusun proposal skripsi yang baik dan benar. Mahasiswa perlu membuat proposal skripsi karena ini menjadi dasar untuk mendapat persetujuan pihak institusi sebelum memulai penelitian skripsi. Umumnya proses pembuatan proposal skripsi dapat […]
Platform Survey Berbayar, Solusi Raih Lebih Banyak Responden
Platform survey berbayar bisa menjadi solusi modern bagi mahasiswa yang sering menghadapi tantangan mencari responden yang sesuai dengan kebutuhan riset. Sebab, proses mencari dan mengumpulkan data secara manual bisa memakan waktu, tenaga, bahkan biaya tambahan.  Dengan menggunakan platform survey berbayar, mahasiswa dapat mendistribusikan kuesioner penelitian secara lebih efisien dan menjangkau responden yang relevan dengan profil […]