Hipotesis: Pengertian, Jenis, Cara Menulisnya dalam Penelitian
Populix

Hipotesis: Pengertian, Jenis, Cara Menulisnya dalam Penelitian

10 bulan yang lalu 3 MENIT MEMBACA

Hipotesis bukanlah sebuah istilah yang asing didengar, apalagi dalam dunia riset atau penelitian. Berdasarkan penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hipotesis adalah sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi, dsb) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan. Selain itu, hipotesis juga bisa didefinisikan sebagai anggapan dasar.

Menurut Saul Mcleod, PhD, seorang edukator sekaligus peneliti, terdapat persyaratan mendasar dari sebuah hipotesis, yakni dapat diuji terhadap kenyataan dan kemudian dapat didukung ataupun ditolak.

Lantas, seperti apa jenis-jenis hipotesis yang kerap digunakan dalam penelitian, serta bagaimana membuat hipotesis yang tepat? Simak terus artikel ini untuk tahu penjelasannya.

Baca juga: Cakupan Penelitian: Pengertian, Cara Menentukan, Contoh

Apa Itu Hipotesis Penelitian?

hipotesis adalah
Source: Freepik

Melansir laman SimplyPsychology, hipotesis adalah pernyataan yang tepat dan dapat diuji tentang apa yang diprediksi oleh peneliti yang akan menjadi hasil penelitiannya.

Hipotesis biasanya melibatkan pengusulan kemungkinan hubungan antara dua variabel, yakni variabel independen (sesuatu yang diubah peneliti) dan variabel dependen (sesuatu yang diukur oleh penelitian).

Dalam penelitian terdapat kesepakatan bahwa hipotesis ditulis dalam dua bentuk, yaitu hipotesis nol dan hipotesis alternatif (bisa juga disebut hipotesis eksperimen bila metode penelitiannya adalah eksperimen).

Jenis Hipotesis Penelitian

jenis hipotesis penelitian
Source: Freepik

Ada beberapa jenis hipotes penelitian yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

1. Hipotesis Alternatif

Jenis hipotesis ini menyatakan bahwa ada hubungan antara dua variabel yang diteliti (variabel yang satu berpengaruh terhadap variabel lainnya).

Hipotesis alternatif bisa juga disebut hipotesis eksperimental, yakni memprediksi perubahan yang akan terjadi pada variabel dependen ketika variabel independen dimanipulasi.

2. Hipotesis Nol

Hipotesis nol menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara dua variabel yang diteliti (variabel yang satu tidak memengaruhi variabel yang lain). Tidak akan ada perubahan variabel dependen karena manipulasi variabel independen.

3. Hipotesis Tak Terarah

Hipotesis nondirectional (dua sisi) memprediksi bahwa variabel independen akan berpengaruh terhadap variabel dependen, tetapi arah pengaruhnya tidak ditentukan. Itu menyatakan bahwa akan ada perbedaan.

4. Hipotesis Terarah

Hipotesis directional memprediksi sifat dari pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Ini memprediksi ke arah mana perubahan akan terjadi (misalnya lebih besar, lebih kecil, lebih sedikit, atau lebih banyak).

Baca juga: Metode Penelitian Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Cara Menulis Hipotesis

cara menulis hipotesis penelitian
Source: Freepik

Inilah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan saat hendak menulis hipotesis.

1. Identifikasi Variabel Kunci Penelitian

Untuk menulis hipotesis alternatif dan nol, Anda perlu mengidentifikasi variabel kunci dalam penelitian. Variabel independen dimanipulasi oleh peneliti dan variabel dependen adalah hasil yang diukur.

2. Operasionalkan Variabel yang Diteliti

Operasionalisasi hipotesis mengacu pada proses membuat variabel dapat diukur atau diuji secara fisik, misalnya.

3. Tentukan Arah Prediksi Anda

Jika ada bukti dalam literatur untuk mendukung efek spesifik pada variabel independen terhadap variabel dependen, tulis hipotesis arah (satu sisi). Jika ada temuan terbatas atau ambigu dalam literatur mengenai efek variabel independen terhadap variabel dependen, tulis hipotesis tak tarah (dua sisi).

4. Tulis Hipotesis Anda

Hipotesis yang baik adalah pendek (yaitu ringkas) dan terdiri dari bahasa yang jelas dan sederhana.

***

Sekarang Anda telah memahami pentingnya hipotesis penelitian dalam mengarahkan upaya ilmiah Anda. Namun, bagaimana Anda dapat menguji hipotesis Anda dengan lebih mudah dan efisien? Anda bisa memanfaatkan survei online Poplite by Populix.

Dengan Poplite by Populix, Anda dapat dengan cepat dan mudah merancang hingga menganalisis survei secara online. Platform ini menawarkan beragam fitur yang memungkinkan Anda menjangkau responden yang tepat, mengumpulkan data berkualitas tinggi, dan mendapatkan wawasan mendalam untuk menguji hipotesis penelitian Anda.

Tunggu apa lagi? Yuk, jelajahi kemudahan dan efisiensi melakukan survei online dengan Poplite by Populix. Segera buktikan betapa Poplite by Populix dapat menjadi mitra yang andal dalam menguji hipotesis penelitian Anda yang akurat dan dapat diandalkan. Mari satukan upaya kita dalam mencapai hasil penelitian yang berkualitas dan bermakna!

survei online populix

Baca juga: Kuesioner Adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis, Cara Membuat

Artikel Terkait
AIDA MArketing adalah: Definisi serta Implementasi Konsep
Pemasaran adalah salah satu inti bisnis di mana strategi yang dipakai akan menentukan kesuksesan dari promosi barang atau jasa sebuah bisnis. Salah satu strategi pemasaran yang saat ini sering digunakan yaitu AIDA marketing. AIDA marketing adalah Attention, Interest, Desire, dan Action yang mengacu pada tahapan yang dilewati oleh konsumen. AIDA marketing adalah konsep pemasaran yang […]
Apa itu Brand Equity? Manfaat, Contoh, dan Cara Membangunnya
Pernahkah Anda mendengar apa itu brand equity? Jadi, brand equity adalah salah satu alasan mengapa produk luncuran baru bisa langsung dibanjiri konsumen. Sejumlah perusahaan dengan brand equity tinggi bahkan bisa menjamin jumlah konsumen mereka sebelum merilis produk baru. Mengapa bisa demikian? Menurut dua ahli ekonomi tersohor, yaitu Keller dan Kotler, pengertian brand equity adalah sebuah […]
Survei Populix Ungkap Desain Minimalis dan Personalisasi AI Menjadi Tren UI/UX di Masa Kini 
Jakarta, 25 September 2023 – Di era digital saat ini, smartphone telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, di tahun 2022, sebanyak 89% penduduk Indonesia telah menggunakan smartphone. Bahkan, survei Populix pada bulan Agustus 2023 juga mengungkap bahwa 33% responden menyatakan memiliki lebih dari satu smartphone dan […]