Laporan Penelitian: Pengertian, Struktur, dan Cara Membuatnya
Populix

Laporan Penelitian: Pengertian, Struktur, dan Cara Membuatnya

9 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Sebuah penelitian dilakukan untuk memberikan kontribusi dalam ilmu pengetahuan. Untuk itu, penting untuk membuat laporan penelitian sebagai dokumentasi atas proses, analisis data, hasil dan kesimpulan dalam penelitian tersebut. Laporan penelitian adalah bagian untuk menyajikan temuan penelitian kepada masyarakat untuk mengembangkan pengetahuan yang lebih lanjut. 

Apa Itu Laporan Penelitian? 

laporan penelitian adalah
Source: Freepik

Melansir Formplus, laporan penelitian adalah dokumen yang dibuat dengan baik untuk menguraikan proses, data, dan temuan penyelidikan sistematis tentang sebuah penelitian.

Dokumen tersebut berfungsi sebagai laporan langsung dari proses penelitian serta dianggap sebagai sumber informasi yang obyektif dan akurat.

Mengapa Laporan Penelitian Penting Dibuat? 

Laporan merupakan bagian penting dalam sebuah penelitian. Di dalamnya, juga  mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang dapat diselidiki di masa depan. Laporan juga difungsikan sebagai presentasi tertulis yang bisa diakses oleh peneliti maupun orang berkepentingan.  

Baca juga: Latar Belakang: Pengertian, Isi, dan Cara Membuat

Struktur Laporan Penelitian

struktur laporan penelitian
Source: Freepik

Laporan penelitian umumnya mengikuti struktur yang teratur untuk memastikan informasi disajikan dengan jelas dan sistematis. Melansir The University of Melbourne, struktur umum laporan penelitian meliputi:

1. Judul

Judul harus singkat, spesifik topik, informatif, serta menunjukkan tujuan dan ruang lingkup studi dengan jelas. Sertakan kata kunci dalam judul sehingga mesin pencari dapat dengan mudah mengaksesnya. 

2. Abstrak

Abstrak ditulis dengan singkat dan umumnya dalam satu paragraf yang mencakup ruang lingkup, tujuan laporan, gambaran umum metodologi, ringkasan temuan atau hasil utama, hingga kesimpulan utama. 

3. Pendahuluan 

Dalam pendahuluan, umumnya tertulis apa isi penelitian, rencana penelitian, mengapa penelitian itu perlu dilakukan dan metode yang digunakan.

4. Tinjauan Pustaka 

Peneliti harus mencantumkan tinjauan penelitian terbaru yang relevan dalam bidang yang dibahas dalam penelitian. Tinjauan pustaka harus disusun secara terfokus, teratur, dan relevan untuk mengembangkan topik penelitian. 

Baca juga: Frekuensi: Definisi, Jenis Distribusi Frekuensi, Contoh

5. Metode Penelitian

Tujuan menuliskan metode penelitian adalah merinci bagaimana penelitian dilakukan sehingga orang lain dapat memahami dan meniru pendekatan tersebut. 

6. Hasil 

Bagian hasil memuat ringkasan singkat dan faktual tentang temuan dalam penelitian. Hasil juga bisa ditampilkan dalam grafik atau tabel untuk mempermudah pemahaman.

7. Pembahasan 

Pembahasan merupakan bagian peneliti menafsirkan hasil, menjelaskan temuan, dan menjelaskan signifikansinya dalam konteks penelitian lain.

Kecukupan teknik pengambilan sampel, ruang lingkup, implikasi jangka panjang, masalah dalam pengumpulan atau analisis data, serta asumsi dasar juga dibahas dalam pembahasan.  

8. Kesimpulan 

Kesimpulan dalam laporan penelitian ditulis cukup singkat dan harus mengikuti poin-poin yang diangkat dalam pembahasan.

Bagian ini juga harus membahas apakah temuan tersebut bisa berguna atau konklusif dan apakah penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Jika perlu, maka cantumkan saran untuk perbaikan penelitian di masa depan. 

9. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi semua sumber yang dikutip dalam laporan penelitian tersebut. Biasanya setiap departemen atau institusi pendidikan memiliki format pilihan, gaya referensi, dan persyaratan presentasi tersendiri. Penting untuk mencari tahu format yang disepakati. 

10. Lampiran

Berbagai materi pendukung seperti data mentah, perhitungan terperinci, atau surat yang relevan bisa disertakan pada bagian lampiran. Umumnya terletak di bagian paling akhir dari laporan penelitian. 

Baca juga: Modifikasi: Definisi, Aspek dalam Penelitian, Contoh

Cara Membuat Laporan Penelitian 

cara membuat laporan penelitian
Source: Freepik

Untuk membuat laporan penelitian yang baik, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Merencanakan Penelitian: Rencana penelitian perlu dilakukan dengan matang. Mulai dari menentukan topik, tujuan, arah penelitian, batasan, serta format laporan yang diharapkan. 
  • Lakukan Penelitian: Mulai dari mengumpulkan data, memastikan data tersebut valid, kemudian analisis dengan metodologi yang sesuai. 
  • Buat Pernyataan: Membuat pernyataan tesis atau argumen utama untuk mengonsep laporan. Isinya merangkum poin utama dan topik laporan. 
  • Buat Kerangka Laporan: Tuliskan garis besar apa saja yang akan dicantumkan dalam laporan. Buatlah daftar poin penting, detail, dan bukti yang ingin disebutkan. Poin-poin tersebut nantinya bisa dituliskan sebagai judul dan subjudul. 
  • Buat Draf: Mulailah menulis laporan dengan membuat drat. Biasanya akan banyak informasi yang ingin dicantumkan dalam sebuah laporan. Untuk itu, ikuti kerangka laporan yang telah dibuat agar tidak melewatkan hal penting. 
  • Tulis Laporan dengan Jelas: Sampaikan laporan dengan jelas dan terperinci dalam bahasa yang mudah dimengerti. 
  • Tinjau Ulang dan Revisi: Baca seluruh draf yang telah ditulis kemudian perbaiki bagian-bagian yang kurang sesuai. Bisa juga meminta  masukan dari rekan atau pembimbing penelitian. 
  • Publikasikan: Setelah laporan final selesai, pertimbangkan untuk mempublikasikan laporan tersebut dalam jurnal ilmiah sehingga pihak berkepentingan bisa mengaksesnya. 

Demikian penjelasan tentang laporan penelitian, struktur, dan cara membuatnya. Laporan penelitian merupakan alat penting untuk menyampaikan hasil penelitian sehingga nantinya bisa diakses untuk kemajuan pengetahuan dalam berbagai bidang.

Dengan mengikuti struktur dan langkah-langkah yang sistematis, laporan penelitian akan mudah dibaca dan dipahami oleh komunitas ilmiah maupun masyarakat umum. 

***

Dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan data untuk penelitian, Anda dapat memanfaatkan layanan Poplite by Populix. Dengan berbagai fitur canggih dan kemudahan penggunaan yang ditawarkannya, Poplite by Populix adalah pilihan yang tepat untuk membantu Anda mengumpulkan wawasan berharga.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas laporan penelitian Anda. Untuk informasi lebih lanjut, langsung saja coba Poplite by Populix. Dengan Poplite, penelitian Anda akan emakin mudah dan akurat.

Poplite by Populix

Baca juga: Inferensial: Definisi, Statistik Inferensial, Contoh

Artikel Terkait
15 Ide Hampers Natal Unik dan Menarik untuk Orang Tercinta
Hari Natal adalah momen paling ditunggu-tunggu untuk berbagi kebahagiaan bersama orang tercinta, salah satunya dengan memberikan hampers natal unik dan berkesan. Anda pasti ingin menyebarkan kebahagiaan kepada orang sekitar di hari spesial tersebut, bukan? Nah, mengingat perayaan natal sudah dekat, saatnya Anda memikirkan ide hampers natal unik yang akan diberikan, entah itu makanan kekinian, kue […]
Data Primer: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
Sebagai alat bantu mencari hasil sebuah riset, peneliti membutuhkan data primer. Jenis data ini sering kali disandingkan dengan data sekunder. Data primer adalah data utama dalam sebuah penelitian. Pengertian data primer sedikit berbeda dengan data sekunder. Keduanya juga memiliki fungsi dan karakteristik masing-masing. Simak kelanjutan penjelasan lengkap tentang apa itu data primer, perbedaan dengan data […]
Jurnal Ilmiah: Pengertian, Tujuan, dan Jenis
Mungkin Anda sudah tidak asing dan sering mendengar tentang jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah adalah bentuk publikasi akademik hasil penelitian ilmiah tentang topik atau disiplin ilmu tertentu. Mengutip laman Imaginated, pada pertengahan abad ke-17 London, The Royal Society of London didirikan dengan tujuan bahwa tidak ada pengetahuan ilmiah yang akan diterima sampai dapat diverifikasi. Susunan umum […]